Showing posts with label bokep gratis. Show all posts
Showing posts with label bokep gratis. Show all posts

Thursday, June 28, 2018

June 28, 2018

Cerita Sex Ngentot dengan Tante Binal - www.ceritasexnesia.blogspot.com

Rekan baikku ini menjadi kenikmatan khayalan hiburan seksual bersama. Cerita cewek hiperseks yang berusia 22 tahun ini mempunyai postur tubuh yang ideal dan menggoda. Dengan tinggi 165 cm dan berat tubuh selama 50 kg menciptakan tubuhnya proporsional. Belum lagi ukuran Payudara-nya yang berukuran 34B menciptakan pria manapun hendak melepas hasrat seks mesum dengannya.
Kulit hitam manis dan rambutnya tidak banyak ikal meningkatkan keindahan tubuhnya. Belum lagi unsur tubuh dari cewek hiperseks ini yang bakal bugil telanjang disaat beradegan seks mesum dengannya. Cewek hiperseks yang tidak jarang kali menggoda guna dikecup, dicumbu dan dihirup sepuasnya dan melepas gejolak birahi seksual pria. Inilah kisah seks mesum mengenai cewek hiperseks hot selengkapnya.
Lily, berusia 22 tahun. Dia ialah sahabat baik Ria. Posturnya 165 cm/50 kg. Payudaranya berukuran 34B. Orangnya hitam manis, rambutnya agak ikal. Matanya tajam masing-masing kali berkata seakan-akan menginvestigasi isi hati lawan bicaranya. Bibirnya penuh, tidak tebal, tidak tipis, paling seksi. Menurutku, unsur terseksi dari Lily terdapat pada bibirnya. Sangat menggoda guna dikecup, dicumbu dan dihirup sepuasnya. Apalagi bila Lily memakai lip gloss supaya membuat bibirnya tidak jarang kali tampak basah. Benar-benar menggoda. Wajahnya paling innocent alias bertampang tak punya dosa, terlihat lugu sekali.
Tapi tidak boleh salah, di balik wajahnya yang imut, terdapat nafsu birahi yang membara. Ada hasrat seks yang tidak jarang kali menggebu. Tiada hari baginya tanpa memikirkan sex. Aku mengetahuinya sesudah Lily berterus cerah padaku apa yang dia rasakan. Lily bercinta kesatu kali di ruang belajar 3 SMP, pada ketika usianya masih 15 tahun. Sejak umur 12 tahun, dia sudah mengerjakan masturbasi dan kemudian pacar kesatunya menemukan kegadisannya. Lily tidak pernah menyesali masing-masing momen seksualnya. Dia tidak jarang kali menikmatinya.
Suatu hari aku menerima SMS dari nomor handphone Ria..

“Hai Boy.. Lagi ngapain? Aku Lily. Kenalin yah! Aku sahabatnya Ria. Aku pengen kenal denganmu. Kalau anda bersedia, hubungi aku di nomor 081xx ya! Thanks” Aku segera membalasnya. Tetapi melewati nomor Ria.
“Hai lily.. Kamu kini dengan Ria? Mana si Ria? Aku inginkan dia SMS aku”
Saat tersebut aku lebih hendak bertemu Ria sebab aku telah lama tidak bertemu dengannya.
“Ria lagi mandi. Boy, anda SMS di hape-ku saja ya” Balas Lily.
Yah, aku tahu kelaziman Ria. Kalau mandi lama sekali. Boros air, boros sabun, boros shampoo, boros listrik, boros waktu.. Pokoknya boros. Tidak percaya? Bayangkan, dia mandi sekitar 45-60 menit! Ria sendiri yang bercerita padaku. Aku hingga terheran-heran. Atau aku saja yang tidak cukup pengetahuan mengenai lamanya perempuan mandi ya? Dibandingkan dengan lama mandiku yang melulu 10 menit, si Ria jauh lebih lama. Akhirnya aku menyimpulkan untuk ber-SMS dengan Lily saja si cewe hiperseks.
“Ada apa kok mohon SMS di HP-mu? Kan sama aja di HP-nya Ria..?” tanyaku.“Ah.. Biar lebih privacy saja. Boy, gila.. Ria udah kisah tentang apa yang kalian kerjakan di kamar ini!” Aku jadi terkejut. Wah, Si Ria suka membocorkan rahasia rupanya. Tapi aku jadi maklum pada saat menilik bahwa si Lily ini memang sobat baiknya. Ya, tidak apalah.
“Cerita apa lagi? Dia puas nggak?” tanyaku pada Lily.
“Puas, man! Katanya lo jago banget kissing-nya. Jago banget foreplay-nya! Jangan kepala besar ya!”, jawabnya.
“Wah.. Kalau kepala besar sih enggak. Kalo penis besar iya.. Haha..” balasku usil.
“Tapi katanya lo ga duratif ya? Ga lama lo udah terbit ya?”
Bum!! Aduh malunya aku. Si Ria, tega-teganya empiris kesatuku dikisahkan begitu.
“Ah, tersebut kan ML kesatuku. Wajar dong aku gak tahan lama. Kalau kini sih udah jago!” balasku membela diri. Cowok mana yang rela disebutkan tidak tahan lama?
“Ah yang bener.. Sekarang udah duratif nih?” goda Lily. Aku jadi penasaran dengan si Lily ini.
“Emangnya anda sendiri udah berani ML?” pancingku.
“Yah, elah.. Boy. Ya udahlah! Gue terus cerah aja ama lo. Gue suka banget tahu!”
Perkataan si Lily menciptakan penisku ereksi. Keterusterangannya paling langka kutemui. Biasanya perempuan akan menutupi hasratnya. Apalagi pada cowok yang baru kesatu ditemuinya. Tapi si Lily ini.. Berani sekali!
“Oh ya? Paling lo omong kosong doank..” pancingku lebih jauh.
“Hehe.. Lo mancing gue ya, Boy? Gak usah gitu.. Ntar malam telepon gue ya!”
Siang hingga malam aku bekerja seraya sesekali memikirkan Lily. Dunia ini memang luas, sarat keunikan. Dulu, melulu membicarakan urusan yang berbau seksual saja paling tabu. Tapi kini dengan kemerdekaan media, dengan kecepatan informasi yang nyaris tanpa filter, siapa pun dapat mencari dan menemukan apa saja yang ia mau termasuk sex. Informasi mengenai sex dapat dengan paling mudah diperoleh di internet. Tak heran dalam masa-masa singkat, kebiasaan ‘sex tersebut tabu’ sudah terkikis.
Aku paling yakin bahwa wanita laksana Lily, yang sangat merasakan sex, sangat tidak sedikit di Indonesia, tetapi melulu sedikit yang berani berkata, “Ya, saya suka dan merasakan sex”. Tetapi lambat laun, aku percaya bahwa jumlah wanita laksana Lily bakal semakin berkembang.
Malamnya aku menelepon Lily. Kami berbicara tidak sedikit hal. Tapi memang ulasan utama kami ialah sex. Lily mengakui dirinya cewek hiperseks. Tetapi dia tidak suka berganti-ganti pasangan. Dia punya pasangan tetap. Frekuensinya saja yang sering. Hampir masing-masing hari Lily bercinta. Gila.., aku bayangkan tentu lelah sekali masing-masing hari bercinta. Lalu kami pun menciptakan janji guna bertemu di rumahnya.
Dari lokasi tinggal aku mandi, menggosok gigi, menyiapkan dua buah kondom, handheld desinfectant dan membereskan bulu-bulu di wajahku. Aku memang tidak suka merawat kumis dan jenggot. Kurang bersih kesannya. Walaupun kucukur habis, tetap saja terlihat bila aku berbakat punya kumis. Justru tampak seksi, kata Ria dan Ita. Dengan tidak banyak parfum, kaos putih bersih dan jeans biru, aku berangkat ke lokasi tinggal Lily. Di sepanjang perjalanan aku menebak-nebak setangguh apa Lily, bagaimana aksinya di ranjang. Apakah agresif, pasif atau jangan-jangan suka yang aneh-aneh di atas ranjang laksana menyakiti dan disakiti?
Memikirkan Lily dan perilaku sex-nya menciptakan penisku berdenyut-denyut. Di bayanganku telah menari-nari sosok perempuan telanjang yang bakal bercinta denganku. Yang bakal kugumuli, yang bakal kucumbu, kenikmati sepuasnya. Ah.. sebentar lagi aku bakal bercinta.. Sebentar lagi aku bakal menghunjamkan penisku ke vagina Lily. Sebentar lagi..
Lily bermukim serumah dengan neneknya. Orang tuanya bekerja di luar negeri. Sewaktu aku datang, neneknya sedang pergi. Pembantunya sedang menyeterika baju sambil menyaksikan televisi. Lily menemuiku dengan menggunakan celana pendek dan kaos you can see. Seksi sekali. Darahku berdesir sesudah menyadari bahwa Lily tidak menggunakan bra. Wah.., jangan-jangan dia tidak gunakan celana dalam juga, pikirku. Lily segera menggandeng tanganku dengan mesra. Matanya melirikku nakal. Busyet nih anak, menggemaskan sekali, pikirku lagi.
“Udah makan, Say..?” tanyanya seraya jarinya menohok lembut perutku.
“Hm.. Udah. Kamu?” jawabku. Aku meremas jarinya.
“Ouch.. Kok diremas sih? Kalau yang ini udah makan?” tanyanya sambil melayangkan tangannya menyentuh penisku dengan cepat. Ugh.., penisku bereaksi. Lily ini pintar sekali menggodaku. Aku tertawa ringan. Memang penisku belum ‘makan’ lumayan lama.
“Kita masuk kamarku aja yuk.. Ada televisi di kamar” ajak Lily.
Aku melirik penolong Lily yang pun sedang melihatku. Kulihat penolong Lily tersenyum padaku seraya terbatuk-batuk. Wah, telah tahu gelagat dia rupanya, pikirku.
Kamar Lily lumayan luas. Ada televisi, lemari es, AC dan kamar mandi. Mirip dengan kamar hotel. Aku unik nafas panjang membayangkan kesenangan yang sebentar lagi aku peroleh.
“Hayo.. Mikir apa?” goda Lily seraya memelukku dari belakang.
Pintu sudah terkunci. Kurasakan kamar Lily paling dingin sebab AC. Pelukan Lily terasa hangat di punggungku. Bahaya sekali.. Dengan segala godaan dan stimulasi yang dilaksanakan Lily, menciptakan pikiranku sudah sarat dengan angan-angan sex. Sangat riskan karena bila angan-angan itu aku ikuti terus, aku bakal mudah diungguli Lily nantinya. Aku berjuang rileks mendinginkan pikiranku. Aku berjuang tenang.


“Gak mikir apa-apa kok.. Kamu sendiri mikir apa?” tanyaku. Aku memungut remote dan mengobarkan televisi. Kubaringkan tubuhku di atas ranjang. Spring bednya enak sekali. Sambil mendekap guling aku acuhkan Lily. Aku memilih menyaksikan TV. Lily ikut berbaring di sampingku.
“Aku mikirin anda Boy.. Sejak tadi malam aku gelisah” bisik Lily.
Lily sengaja membisikkan kata-kata tersebut di telingaku sampai membuat telingaku merinding. Ugh.., Lily menjilat telingaku! Aku paling sensitif di telinga, sampai-sampai jilatannya di telingaku seketika membangunkan birahiku. Mataku refleks memandangnya. Lalu Lily menciumku. Bibirnya yang seksi tersebut melumat-lumat bibirku. Oh.., dia tidak pun berhenti. Terus menerobos masuk, menghisap bibirku. Lidahnya menari-nari di rongga mulutku, menggali lidahku yang pun mulai menggeliat. Aku mulai meresponsnya. Kubalas hisapannya. Kubalas jilatannya. Kubalas dengan sarat semangat.
Aku menyukai teknik Lily menciumku. Tegas dan powerful sekali cumbuannya. Caranya memadukan bibirnya yang sarat dengan lidahnya yang lincah mengindikasikan pengalamannya dalam bercumbu. Nikmat sekali ciumannya. Nafasnya pun menunjukkan ketenangannya. Lily tidak terburu-buru namun dahsyat dalam mencumbu. Dia dapat mengatur nafasnya dengan luar biasa. Hembusan nafasnya semakin menghangatkan suasana. Apalagi matanya tidak pernah terpejam. Dia menatapku terus dengan berani.
Aku mencungkil ciuman kami kemudian bangkit berdiri dan minum. Aku mesti menata ritme sebab penisku telah mau meledak rasanya. Aku paling terangsang karena tersebut aku mesti mendinginkan diri. Baru minum seteguk, Lily telah merengkuhku kembali, membaringkanku dan aku ditindihnya. Lily pulang mencumbuku dengan tubuhnya di atas tubuhku.
Luar biasa, Lily semakin berani. Ciumannya semakin powerful dan cepat. Kadang dia menyerbu leherku. Menjilat dan sesekali menggigitku. Kemudian kembali menghirup telingaku. Tangannya pun tidak bermukim diam. Menjambak rambutku dan memegang powerful wajahku. Hebat, aku salut dengan lily. Cewek hiperseks yang satu ini dapat memaksimalkan potensinya. Ciumannya di bibirku pun tidak monoton. Ada saja variasi gerakannya. Caranya mengurangi bibirku, metodenya menghisap dan menjilat pun bervariasi. Nikmat sekali.
Perlahan aku menikmati pantat Lily bergerak. Dengan tenang Lily menggesek penisku dari luar. Saat tersebut kami masih sama-sama berpakaian. Wow.., ini ialah pengalaman kesatuku. Kurasakan penisku menggeliat bangkit. Semakin lama semakin tegang dan keras. Gesekan Lily menciptakan penisku berdenyut-denyut nikmat. Memang dahsyat goyangan cewek hiperseks ini.
“Enak, kan.. Boy?” bisik Lily. Ya kuakui enak sekali.
“Enak.. Tapi apa vaginamu dapat merasakan? Kamu kan masih menggunakan celana?” tanyaku hendak tahu.
Aku tidak yakin Lily menikmati hal yang sama dengan yang kurasakan.
“Bisa Boy, namun aku mesti menggesek dan mengurangi agak keras..” jawabnya.
Aku mengupayakan mengikuti alur permainannya. Sebetulnya aku sudah hendak menelanjanginya. Gesek menggesek begini memang nikmat, namun tetap saja jauh lebih nikmat bercinta langsung. Aku mulai bergerak memungut posisi duduk. Tanganku bergerak unik kausnya. Benar, Lily tidak menggunakan bra. Payudaranya langsung kusambut dengan mulutku. Aku benamkan mukaku ke belahan payudaranya. Menghisap putingnya dan tanganku mulai meremas payudaranya.
Lily pun menarik kausku. Perlahan Lily mulai menjawab mencium dadaku. Menjilat putingku dan tangannya unik lepas celanaku. Penisku menyembul dengan gagah. Direngkuh oleh tangan halus Lily. Penisku mulai diremas dan dikocok oleh tangan Lily. Tangannya pun memijat naik turun dari kepala ke pangkal penisku. Oh.., nikmatnya, aku telah lama menunggu saat-saat nikmat laksana ini.
Aku bergerak mengarah ke selangkangan Lily. Kulepas celananya. Benar dugaanku, dia telah tidak menggunakan celana dalam. Kurasakan vaginanya telah basah. Vagina Lily bersih dari bulu. Rupanya ia mencukur berakhir bulu kemaluannya. Kami pun memungut posisi 69. Aku membuka kaki Lily lebar-lebar dan mulai menjilati vaginanya. Pelan.. Aku merasakan vaginanya. Tanganku pun dengan terampil memicu vaginanya. Mencari klitoris dan g-spotnya.
Penisku sendiri kumasukkan ke mulut Lily. Sambil naik turun, penisku bercinta dengan mulut Lily. Cukup susah ternyata posisi 69. Tidak semudah yang tidak jarang kulihat di film-film biru. Baru sejumlah menit aku telah lelah sedang di atas tubuh Lily. Kami berganti posisi. Tetap 69 melulu saja posisiku di bawah. Dengan posisi ini Lily lebih aktif mengerjakan penisku. Oralnya hebat. Tangannya dapat bekerja sama dengan mulutnya sampai membuat penisku keenakan. Kami benar-benar melakukannya tanpa suara. Bagaimana dapat bersuara sedangkan mulut kami sedang sibuk mengoral satu sama lain? Hanya desahan nafas kami yang memburu.
Pikiran tenang ialah kunci bercinta. Setelah sukses menguasai pikiranku, aku jadi rileks. Oral dari Lily kunikmati dengan santai. Hasilnya, aku tidak menikmati gerakan orgasme dari penisku. Aku jadi tahan lama. Lily sendiri tampaknya tidak kuat menyangga gempuran oralku. Vaginanya semakin basah dan kesudahannya dia merasakan orgasme. Cairan orgasmenya lumayan banyak. Tubuh Lily mengejang sejumlah saat merasakan orgasmenya. Mulutnya melepas penisku.
“Aahh.. Hebat Boy. Oralmu dahsyat! Enak sekali!” puji Lily.
Pengalaman memang membuatku semakin hari semakin hebat. Aku terus memicu Lily. Kali ini kami pulang ke posisi normal. Aku memeluknya dari atas. Tubuhku menindih tubuh Lily. Tanganku tetap memicu vaginanya. Sementara mulut kami pulang bercumbu. Di sela-sela cumbuan, aku mengajaknya bicara.
“Kok cepat, tadi udah nyampe?” tanyaku.
Aku memang heran dengan Lily yang gampang orgasme dengan oral saja. Tidak sama dengan Ria, Ita atau Tante Yeni.
“Iya.. Aku memang gampang orgasme. Jadi, bikin aku multi orgasme, Boy..” jawab Lily.
Wah, beruntung sekali lelaki yang dapat bercinta dengan Lily. Tidak perlu sulit payah menciptakan Lily orgasme. Aku kembali menghirup Lily. Kali ini semua tubuhnya aku cium dan jilati. Mulai dari semua wajah, telinga, leher, payudara, perut, punggung, pantat, tangan dan kakinya! Semua aku jilat dan cium dengan lembut. Cukup santap waktu lama dan menghabiskan energiku. Tapi hasilnya, Lily mulai menggeliat menandakan birahinya mulai naik kembali. Aku mesti sabar dan dengan tekun merangsangnya. Titik lemah Lily ialah di vagina dan perutnya. Jadi aku memusatkan merangsang tubuhnya di dua titik itu. Pelan, refleks kaki Lily mulai tersingkap lebar. Vaginanya paling merah. Tanpa bulu kemaluan membuatnya terlihat segar. Aku sengaja menatapnya agak lama seakan menganalisis pusat kesenangan dunia itu.
“Aduh.. Malu.. Jangan dilihatin gitu dong..” rajuk Lily. Tapi tersebut cuma basa-basi. Kulihat Lily sangat merasakan vaginanya kuamat-amati.
“Indah sekali, Lily. Seksi sekali..” komentarku.
Ya, aku dengan bebas dapat mengamati vaginanya. Merah menggoda menantang. Terhidang sejelas-jelasnya di depanku. Vagina Lily tiba-tiba seakan hidup dan berkata, “Tunggu apa lagi? Ayo masuk!” Aku menyangga nafas. Penisku pun sudah berontak hendak menerjang masuk.
Perlahan, penisku menjebol vaginanya. Mulai kugerakkan tubuhku bercinta dengan Lily. Setiap gesekan penisku di vagina Lily kunikmati. Lily dengan terampil mengimbangi gerakanku. Tubuh kami bergerak selaras. Menyatu. Kami bercinta! Setiap kali penisku menggesek vaginanya, Lily mendesah. Lama-kelamaan suara Lily semakin keras. Aku pun tidak segan menerbitkan desahanku.
“Arg.. Arg.. Ya, terus.. Enak.. Kamu luar biasa..”
“Oh.. Terus.. Ya.. Ouch.. Oh..”
Berbagai macam kata yang tidak terkontrol terbit dari mulut kami. Kami terus saling memacu birahi. Memburu kesenangan tiada tara. Penisku terasa panas. Denyutannya semakin menjadi-jadi. Jika ambang orgasme tiba, aku berhenti sejenak. Kami berganti posisi. Kemudian bercinta lagi. Ganti posisi lagi. Bercinta lagi.. Enak sekali. Kami sama-sama tahan lama.
Kini aku memangku Lily. Agak sakit terasa di penisku saat Lily menurunkan tubuhnya sampai membuat penisku menjebol vaginanya. Desahan Lily semakin keras. Kami bersaing mencapai finish.
“Kamu siap, Boy? Aku punya teknik rahasia..” tanya Lily.
“Jurus apa..?” aku penasaran.
Tiba-tiba kurasakan vagina Lily mengapit penisku. Agh.. Enak sekali. Vaginanya laksana membesar dan mengecil, mengapit dan melepas penisku. Aku laksana dibawanya terbang semakin tinggi. Melayang semakin tinggi. Kenikmatan yang kurasakan semakin memuncak. Setiap detil tubuhku sarat dengan keringat kenikmatan. Begitu pula dengan Lily. Tubuhnya bergetar dan bergoyang merasakan percintaan kami.
Tak lama lantas aku mulai menikmati gelombang orgasmeku datang. Aku kembali menyangga diri. Kucabut penisku dan kami berganti posisi menjadi doggy style. Kembali aku memasukkan penisku. Lily menungging membelakangiku. Pantatnya sarat dan seksi. Aku menghunjamkan dan mengocok penisku dengan cepat dan kuat.
“Keluarin di mana nih?” tanyaku meyakinkan dimana aku mesti orgasme.
“Di dalam saja. Aku udah minum obat kok..”
“Arg.. Argh..” Hanya desahan nafas kami yang semakin memburu. Kami telah bercinta lumayan lama. Lily tangguh juga. Dia terlihat sangat merasakan ini semua. Wajahnya memerah dilanda birahi.
“Ayo lebih powerful dan cepat, Boy.. Aku sudah nyaris sampai..” ajak Lily.
Yah ini barangkali sudah saatnya. Aku memacu lebih cepat. Desahan nafas dan lenguhan kami kian cepat. Aku terus memompa penisku. Maju mundur, putar, maju mundur.. Terus hingga akhirnya kurasakan orgasmeku kian dekat. Lily pun semakin dekat.
“Iya.. Terus.. Terus..” teriak Lily.
Aku berjuang mati-matian menahan supaya tidak orgasme duluan. Otot-ototku berusaha memperlama ereksiku. Agh.. Nampaknya aku mulai tidak tahan. Sudah terlambat guna menghentikan ini semua. Sebentar lagi aku bakal orgasme.. Srr.. Crot.. Sr.., aku orgasme hingga tubuhku terkejang-kejang. Ada hentakan-hentakn di tubuhku ketika aku orgasme. Tapi aku masih tetap menghunjamkan penisku. Aku hendak mengantar Lily menjangkau orgasme keduanya.
“Ah.. Arh.. Argghh.. Ya.. Ya..”
Akhirnya tubuh Lily bergetar paling kuat. Tangannya memegang erat sprei dengan powerful dan menariknya! Matanya terpejam dan mulutnya tersingkap lebar menerbitkan jeritan panjang.. Lily orgasme! Aku hampir gagal membuatnya orgasme yang kedua kalinya. Untung sekali aku dapat bertahan lumayan lama. Aku berjanji bakal lebih baik lagi beda kali.
“Wah.. Maaf Lily.. Kamu powerful sekali. Aku hampir tidak dapat membawamu orgasme yang kedua..” aku mohon maaf dengan tulus seraya memeluknya.
“Wah.., aku yang makasih sekali ama lo, Boy. Kamu powerful lho.. Kita dapat orgasme sama-sama.. Aku senang sekali..” jawabnya melegakan hatiku.
Aku pulang menciumnya. Ini ialah after orgasm service-ku. Aku membelai-belai tubuhnya dan meremasnya dengan ringan. Memijat tengkuk dan punggungnya. Kami lantas bercakap-cakap. Dengan jujur Lily mengakui bahwa dia sangat memerlukan sex. Baginya memang sex ialah faktor utama. Dia mengakui tidak dapat hidup tanpa sex. Kemudian sampailah aku pada pertanyaanku..
“Kalau diajak memilih lelaki yang sex hebat namun dengan individu buruk atau lelaki dengan pribadi spektakuler tapi sex buruk, anda pilih mana?” Lily terdiam. Bingung.
“Gimana ya.. Mestinya aku inginkan pilih yang sex-nya hebat aja deh. Tapi kok ya tidak yakin. Itu pilihannya mengikat tidak? Maksudku.. Sampai pernikahan ya?”
“Iya.. Keputusan yang mengikatmu hingga tua. Sampai mati.” jawabku.
“Aduh.. Pusing. Yang mana ya? Sex hebat tapi bila tiap hari di sakitin, ditinggal selingkuh, tidak diberi nafkah, anak-anak ditelantarkan.. pun percuma. Tapi biar seluruh baik, bila tanpa sex ya nggak enak.. Gimana ya. Eh, namun dia tidak impoten kan?”
“Kalau tidak impoten gimana, bila impoten gimana?”
“Kalau tidak impoten, nggak apa-apa. Aku pilih yang pribadinya baik deh. Sex buruk dapat aku ajarin. Asal tidak boleh impoten permanen.” Lily mulai mengejar jawabannya.
“Kalau impoten?” desakku. Ini ialah pertanyaan yang sangat sulit dipilih.
“Wah.. Benar-benar bingung aku. Kalo gitu aku pilih yang sex-nya hebat aja deh. Mungkin pelan-pelan pribadinya dapat tambah baik..” jawab Lily. Pilihan yang masuk akal.
Aku lega kembali menemukan jawaban detil. Informasi pulang kudapatkan dari Lily. Yah.. Aku masih mesti bertanya pada Tante Yeni dan Ria.

Friday, June 15, 2018

June 15, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Kakak Ipar - www.ceritasexnesia.blogspot.com

Tentu saja kedatanganku disambut gembira oleh pasangan muda itu, khususnya oleh kakakku, Mbak Elin (nama samaran). Kelihatannya ekonomi kakakku masih paspasan. kisah sex Rumah yg dikontrak ialah rumah petak dan melulu berkamar istirahat satu, ruang tamu kecil dan ruang santap merangkap dapur, serta kamar mandi kecil. Dgn situasi rumah laksana itu, aku darurat tidur bersamasama Mbak Elin dan suaminya Mas Ari.

Aku istirahat di sebelah kanan, Mbak Elin di tengah dan Mas Ari di sebelah kiri. Malam tersebut aku berbincangbincang dgn kakakku hingga larut malam, kulihat Mas Ari sdh tertidur lebih dulu. Sampai kesudahannya kami kehabisan kisah dan tertidur. Kurang lebih jam 04:00 pagi Mbak Elin bangun dan terbit kamar guna urusan dapur. Aku tahu ini ialah kebiasaan sewaktu remaja. Dia tidak jarang kali bangun sangat awal.

Cerita dewasa terbaru, Sebenarnya aku jg terjaga saat ia turun dari lokasi tidur, namun aku tetap di lokasi tidur sebab malas. Dalam keremangan lampu 5 watt, kulirik Mas Ari kakak iparku yg masih kelihatan istirahat pulas di sebelahku tanpa terhalang oleh tubuh Mbak Elin, walaupun jarak kami lumayan jauh.Dalam tidurnya yg telentang dgn mengenakan piyama warna abuabu, tanpa sengaja kulihat ke arah selangkangannya. Kulihat sesuatu yg mencuat tinggi dari balik celananya.

Hatiku berdesir terdapat perasaan hangat menyelusuri tubuhku, kutahan nafasku. Aku tdk berani bergerak dan aku tetap purapura istirahat walaupun kupincingkan mataku untuk merasakan pemandangan yg syuur itu. Tibatiba Mas Ari mengembalikan badan menghadap ke arahku, kupejamkan mataku. Aku purapura masih tertidur lelap. Tibatiba kurasakan tubuh Mas Ari digeserkan mendekatiku, entah disengaja atau tdk, namun gerakannya paling hatihati, barangkali takut aku terbangun.


Aku tetap purapura masih istirahat dalam posisi telentang, jantungku berdegup keras, aku tdk tahu apa yg mesti kuperbuat. Kuatur nafasku, hendak rasanya aku melompat turun dan terbit kamar. namun desiran hangat yg mempercepat peredaran darahku membuatku membatalkan niatku.Tangan Mas Ari laksana tanpa sengaja menempel ke tanganku, aku tetap tdk bergerak. Tdk berapa lama, kurasakan tangannya menindih tanganku, dan itu lumayan lama hingga aku bingun mesti melakukan apa. Ketika dilihatnya aku diam saja, kurasakan dia mulai membelai lengan dgn lembut dan kurasakan kehangatan yg paling menyenangkan.

Tangannya terus membelai ke atas leherku, aku menyangga kegelian. Melihatku diam saja, Mas Ari semakin berani dan tangannya mulai turun guna merabaraba buah dadaku dari luar daster. Tdk lama kemudian, tali daster dan tali BHku diturunkan dan tangannya menerobos masuk ke dalam buah dadaku. Aku menggelinjang saat jarinya meremas buah dadaku dgn lembut, dan mengeluselus puting susuku.

Nafasku memburu, aku kian terangsang, bahkan Mas Ari tanpa sadar sudah merapatkan tubuhnya ke tubuhku. Kaki kirinya sudah menindih kedua lututku yg diam mustahil berontak, sebab hasratku membuatku bingung. Kurasakan penisnya yg sudah mengeras di balik piyamanya menempel ketat di pinggul kiriku. Dan aku masih purapura tidur.

Dilepaskan tangannya dari BHku, tangan kirinya merayap di pahaku, kemudian menyusup di bawah daster dan membelai paha atas unsur dalam dan kesudahannya berhenti di pangkal paha. Dielusnya dgn lembut bibir kemaluanku yg masih rapat terbungkus dgn celana dalam, kurasakan kehangat dan perasaan nikmat mengalir di dalam dinding kemaluanku.

Elusan di atas celana di depan memek, kadangkadang diselipkan jari tanganya dari samping celanaku menciptakan dinding memekku berdenyut lembut dan enak. Aku menikmati bahwa kepunyaanku sdh basah. Tiba saatnya Mas Ari memasukkan tangan kirinya ke dalam celanaku melewati pusar, ketika tersebut aku sadar dan aku takut bila Mbak Elin tibatiba masuk, maka kupegang tangannya dan kutahan supaya Mas Ari tdk meneruskan niatnya. namun tangannya tdk mau terbit dari celanaku dan aku tetap menahannya.

Kubuka mataku, kutatap wajahnya. Mas Ari tersenyum, namun aku tdk dapat menjawab senyumnya. Aku hendak marah kepadanya atas kelancangannya, namun aku tdk dapat, sebab dalam gejolak rangsangan yg membuaiku sebetulnya aku sdh kehilangan rasioku. Aku menikmatinya dan penolakanku lebih mempunyai sifat kekhawatiranku akan timbulnya Mbak Elin dari pintu kamar yg tdk terkunci. Dalam suasana demikian kuarahkan pandanganku ke pintu kamar. Mas Ari menciduk apa yg kumaksud.

Ditariknya tangannya dari celanaku, dan dia segera turun dari lokasi tidur dan segera menguncipintu kamar. Aku tdk tahu apa yg mesti kuperbuat, seharusnya aku bangun dari lokasi tidur dan segera terbit kamar, sampai-sampai dapat terhindar dari tindakan Mas Ari yg lancang itu, namun tdk. Bagian dalam memekku masih berdenyut dgn lembut, aliran darahku dan birahiku masih belum turun dari kepala. Sensasi ini belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan dgn pacarku saja aku masih sekedar bergandgn tangan saja. Entah apa yg kubayangkan ketika itu.

Kubalikkan tubuhku menghadap tembok membelakangi Mas Ari yg pulang dari arah pintu. Direbahkannya tubuhnya rapat di belakangku sambil unik pundakku ke arahnya, sampai-sampai aku pulang dalam posisi telentang dan dia mengupayakan menciumku, namun aku mengelak dari ciumannya. Kugelengkan kepala ke kiri dan ke kanan, hingga akhirnya Mas Ari dapat menangkap mulutku dgn mulutnya. Saat tersebut aku sdh tdk bisa lagi menyangga kuasa nafsu birahi dari dalam tubuhku yg masih perawan ini.

Itulah kesatu kalinya aku dihirup oleh seorang lakilaki, aku masih bebal ketika dia menyedot dan menjilat bibirku. Aku tdk menyerahkan tanggapan yg seharusnya perempuan berikan saat dicumbu seorang lelaki, aku masih kaget, nafasku tdk beraturan, namun nafsuku bangkit kembali. Tanpa sadar kupeluk pundaknya eraterat saat tangannya meremasremas buah dadaku. Kurasakan payudaraku mulai mengeras, lagipula ketika puting susuku dipelintir ke kanan dan ke kiri berulangulang dgn lembut. Sensasinya sungguh diluar dugaanku.

Ketika bibirnya mulai menjalar ke leherku, tangannya pindah dari dada ke arah selangkangan, kubiarkan Mas Ari membuka ujung bawah daster dan menelusup ke bawah celana dalam. Diusapusapnya rambut kemaluanku untuk sejumlah lama, dan lantas jari tangannya mulai terasa menggesek dinding memek dan lantas ke atas ke arah klitoris.
Aaahh.., terdapat rasa ngilu yg paling nikmat.

Beberapa lama jarinya membelai dan menggeletarkan klitorisku, tanpa sadar kuikuti iramanya dgn menggoyang pingulku. Kenikmatan sdh menjalar ke semua kelamin, ke pinggul dan bahkan ke unsur pantatku. Aduh nikmat sekali.

Aku mengerang dan mendesah pelan sarat kenikmatan. Ketika Mas Ari unik tangannya dari dalam celana, aku merasa kecewa, ternyata tdk, ia ternyata mencungkil celananya ke bawah sampai-sampai penisnya yg sudah berdiri dgn kokoh menyeruak keluar. Kepala yg membesar sudah mengkilat. Dibimbingnya dgn lembut tangan kiriku ke arah penisnya dan aku tdk kuasa lagi menolaknya. Kugenggam dan kuremasremas dgn lembut batang panjangnya.

Inilah kesatu kalinya aku menyaksikan sekaligus menyentuh perangkat kelamin seorang lakilaki. Dadaku bergetar sarat birahi, lantas ketika jarinya pulang memainkan klitorisku, sedang jari lainnya semakin masuk ke dalam liang senggamaku, maka kukocok penisnya semakin cepat.

Kudengar nafasnya mengejar disertai desis yg pendek dari mulutnya. Dinding dalam liang kewanitaanku berdenyut semakin dalam. Kujepit jarinya dgn bibir bawahku, aku tdk tahan lagi, kesenangan sdh menjalar sampai ujung rambut. Tibatiba denyutan yg powerful datang dari arah liang rahimku. Aku menyangga nafas, aku menggelinjang dan kujepit jarinya dgn kuat. Aku telah menjangkau puncak, liang kewanitaanku berkedutkedut dgn kuat.

Aahh.., dan pada ketika yg nyaris bersamaan, Mas Ari menekankan pinggulnya ke pahaku, dan penis yg berada dalam genggamanku terasa berkedutkedut dgn kuat, dan kurasakan air maninya menyemprot dan mengairi pahaku.

Aaahh.., melulu desisan yg bisa kukeluarkan dari mulutku.

Beberapa detik aku terbaring dgn lemas bersebelahan dgn tubuh hangatnya Mas Ari. Dgn malas aku bangun, kubuka pintu kamar dan segera aku ke kamar mandi. Aku fobia bertemu Mbak Elin yg masih sibuk di dapur menyiapkan sarapan pagi kami.


Saat di kamar mandi, aku sempat menginginkan sensasi kesenangan yg berlangsung sejumlah menit yg lalu. Ada perasaan senang bercampur dgn perasaan fobia bergejolak di dalam diriku ketika kubersihkan kemaluanku di kamar mandi. Mas Ari masih telentang di lokasi tidur seraya tersenyum menatap wajahku saat aku terbit dari kamar mandi dan langsung mengarah ke ke dapur menolong Mbak Elin yg tdk memahami adanya sensasi estetis di kamar itu.

Hari tersebut jg kuputuskan aku mesti pulang ke kotaku, aku tdk mau urusan tersebut terjadi lagi. Bukan aku tdk menyukainya, namun aku tdk hendak rumah tangga kakakku menjadi berantakan garagara kehadiranku yg membangunkan birahi suaminya. Mbak Elin kaget saat aku pamitan guna pulang. Aku memberikan dalil bahwa terdapat tugas kuliah yg tak sempat kuselesaikan.

Friday, May 11, 2018

May 11, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Tante Janda Imut - www.ceritasexnesia.blogspot.com


Sebenarnya aku masih tergolong seorang pelajar SMU namun di sini aku hendak menceritakan kisahku yang pernah mengerjakan adegan layaknya dalam kisah dewasa bareng seorang janda imut. Namaku Andri dan masih duduk di ruang belajar dua SMU, keseharianku melulu pergi sekolah dan nongkrong bersama teman sekaligus seraya berbagi empiris tentang kisah dewasa yang pernah kami lakukan.

Sudah tidak sedikit temanku yang pernah merasakan kisah sex meskipun masih duduk di ruang belajar Satu SMU. Tapi aku tidak hingga akhirnya menginjak ruang belajar dua akupun mengerjakan hal itu, tanpa aku duga sebelumnya sebab baru kesatu kali mengerjakan dengan seorang janda pula. Tapi janda tersebut begitu imut dan paling ayu aku biasa memanggilnya mbak Dewi dan dia masih berumur selama 29 tahun.

Hari tersebut mbak Dewi lewat depan rumahku, aku yang sedang mencuci motorku hanya dapat mencuri pandang padanya. Karena saat tersebut juga ibuku dan ayahku sedang duduk santai minum teh di teras depan rumah, ketika mbak Dewi memberi salam sama ibu ayahkupun menyerahkan senyumnya ” Pagi bu Johan.. ” Ibuku membalas tapi dengan muka dingin ” Pagi Wi… ” Katanya dan langsung melotot pada ayahku.

Sedangkan aku hanya dapat tersenyum menyaksikan tingkah ayah dan ibuku, tapi pria mana yang tidak tergoda oleh tubuh sesksi mbak Dewi saat dia melenggang lewat depan seorang lelaki. Begitu pun dengan aku sebab sudah tahu bila mbak Dewi bakal pergi kepasar yang berada satu kilo dari rumah, akupun langsung mengobarkan motorku guna mengejarnya tanpa sepengetahuan orang tuaku.

Ternyata benar tidak berapa lama lantas aku lihat Mbak Dewi berlangsung di trotoar ” Ayo mbak saya anter … sekalian inginkan ke pasar juga.. ” Dia tersenyum dan berbicara ” Dik Andri nggak usah aahh.. bentar lagi pun sampai… ” Tapi aku tetap menawarkannya dan kesudahannya diapun inginkan ikut denganku. Terasa senang rasa hatiku kala tersebut ketika mbak Dewi memegang pinggangku dari belakang.

WWW.VIPRCTI99.NET Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Akupun mengerjakan hal yang dapat menguntungkan aku, saat melewati jalan yang agak berlubang dengan sengaja aku melewatinya dan ” Aauuww… pelan-pelan dik An….. ” Katanya dengan lebih erat mendekap tubuhku, akupun menggodanya dengan bilang ” Nggak papa mbak pegangan saja…. ” Kataku dengan nada membujuk dan aku yakin bila dia tersipu malu di belakangku.

hampir masing-masing hari aku menggoda mbak Dewi saat kami berpapasan hingga akhirnya pada suiatu hari, dia mengajakku guna mengantarnya ke lokasi tinggal tantenya yang terdapat di wilayah cakung cukup jauh dari kotaku, namun aku mau mengantarnya lagipula hari tersebut kebetulan hari minggu dan akupun memang telah terbiasa tidak kembali seharian sampai-sampai orang tuaku tidak tidak sedikit bertanya.

Aku merasa ketiban durian runtuh hari itu, bagaiaman tidak bila mbak Dewi yang tidak jarang kali menjadi bunga mimpiku mengajakku dan dengan mesranya dia peluk tubuhku dari belakang. Sampai akhirnya saat melewati jalanan sepi dengan sengaja aku memegang tanganya dengan lembut dan aku tidak menduga dia tidak mempedulikan aku melakukan urusan tersebut dan aku senang di buatnya.

Begitu hingga di lokasi tinggal tantenya mbak Dewi langsung mengajaku guna masuk dan diapun terlihat membual akrab dengan tantenya yang masih muda juga. Dan tidak berapa lama kemudia aku lihat tantenya terdapat yang menjemput kemudian pergi dengan orang yang membawa mobil itu, sebab dari dalam ruang tamunya aku tidak dapat menyaksikan apa seorang cowok atau cewek yang menjemputnya.

Saat tersebut mbak Dewi menatapku dengan demikian tajam saat tersebut aku memahami untuk aku mendekatinya, dan benar saja saat wajahku begitu dekat wajahnya diapun langsung melumat berakhir bibiurku dan aku balas dengan lebih ganas lagi ” Ooouugggh.. sayang… mbak.. dari dulu suka anda Andri…. aaaagggggghhhhh…. ” Katanya seraya terus melumat berakhir bibir dan pun wajahku.

Layaknya pemain dalam kisah dewasa dia begitu lihai emmbuka bajuku dan baju yang dia pakai. Kini tubuh kami telah sama-sama telanjang bulat, saat tubuh kami bersentuhan ketika itulah aku merasa kontolku menegang dan mengganjal perut mbak Dewi saat aku peluk tubuhnya, diapun mendorong tubuhku kemudian meliaht ke arah kontol yang menegang itu.

Dengan lembutnya dia elus kontolku dengan tangannya lantas dia masukan dalam mulutnya ” Aaaggghhhh… aaaagggghh… mbak….. aaaggghh …pelan.. mbak…. ” Kataku sebab tidak tahan dengan kuluman mulut mbak Dewi, namun begitu dia pelankan kulumannya aku justeru semakin geli dan merasa nikmat pun pada akhirnya, ketika itulah aku pejamkan mataku.

Karena tidak kuat pun akupun mengajak mbak Dewi guna segera berbaring di lokasi tidur ” Ayo.. mbak.. Andri nggak powerful lagi… aaaagagggggghhh…. ” Kataku ketika itu, laksana dalam adegan kisah dewasa mbak Dewi bangun dan dia mendorong tubuhku guna lebih dekat pada lokasi tidur, ketika itulah dia merebahkan tubuhnya dan merentangkan tangannya untuk menciduk tubuhku guna menindihnya.

Saat itulah aku masukkan kontolku dan langsung menerbos dengan masuk kedalam memeknya yang telah basah, sebab begitu aku masukkan kontolku langsung menerobos masuk dalam memeknya dan akupun bergerak di atas tubuhnya ” Ooouuuuugghhh… oooouuuggghhh… aaaagaggghhh… aaaaagggghh… aaaggghh ” Desahan mbak Dewi membuatku hendak segera menyelesaikan permaian ini.

Karena aku pun sudah merasa tidak mampu untuk menyangga kontolku supaya tidak bergerak dalam mememknya tapi kesudahannya ” Ooooouuuggh.. mbak… ma..af.. itu… su…dah …keluar… aaaaggggghhhh….aaaaggggghhh….. ” Akupun merintih saking nikmatnya permainan kisah dewasa ini, dengan eratnya aku dekap tubuh mbak Dewi begitu pun dia peluk tubuhku dan menghirup wajahku.

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

Wednesday, May 9, 2018

May 09, 2018

Cerita Sex dengan Kimcil Binal Yang Masih Rapet - ceritasexnes.blogspot.com

Aku duduk santai di taman kota pagi ini, sebab saat ini aku sedang menantikan seseorang yang aku ajak ketemuan disini. Namaku Rizki seorang cowok yang masih mengerjakan penjajakan dengan seorang wanita mempunyai nama Lisa, gadis manis yang jauh lebih muda dariku. Karena ketika ini umurku 33 tahun sementara Lisa masih berusia 20 tahun aku mengenalnya lewat temanku.

Pertama kali menyaksikan Lisa aku sudah membubuhkan hati padanya sebab senyum manisnya dan pun tutur katanya yang lembut. Maklum saja dia gadis jawa pribumi karena tersebut dia memang tampak mempunyai wajah ayu juga, di lokasi kerja aku selalu menginginkan wajah Lisa dan telah tidak sabar menantikan saat-saat laksana ini meskipun agak lama pun aku menunggunya.

Aku menyaksikan sekelilingku nampak tidak sedikit pasangan kekasih sedang merajut cinta. Aku yakin bila mereka telah pada pernah mengerjakan adegan laksana dalam kisah ngentot, sebab di lokasi umum saja mereka begitu mesra lagipula di lokasi yang melulu ada mereka berdua. Aku tersenyum dengan jalan pikiranku sendiri pulang aku mencampakkan punggungku pada kursi taman.

Tidak lama lantas terlihat Lisa mendekatiku, akupun menyerahkan senyuman termanisku padanya. ” Hei… maaf lama ya nunggunya… ” Aku mempersilahkan dia duduk dan membalas ” Nggak pa-apa kok.. sekalian aku cuci mata dari tadi… ” Kamipun membual lama di taman itu sampai kesudahannya aku menyuruh Lisa beranjak dari tempat tersebut dan menggali tempat untuk membual lebih nyaman lagi.

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

Saat tersebut juga aku menembak Lisa guna aku jadikan pacarku, dan alangkah senanganya aku saat dia membalas iya. Kamipun menjalin hubungan pacaran sejaka saat tersebut dan mulai saat tersebut aku menyerahkan perhatian lebih pada Lisa yang masih duduk di bangku kuliah. Dan aku yang telah dewasa mesti dapat mengerti masing-masing kemauannya yang seringkali masih bersikap kekanakan.

Tapi aku mesti memaklumi urusan itu, akupun sering menyuruh Lisa terbit sekedar santap ataupun nonton. Tapi sampai saat ini aku belum pernah mengerjakan hubungan intim laksana dalam adegan kisah ngentot, sebab aku mengawal supaya urusan tersebut jangan hingga terjadi, entahlah aku begitu hendak melindungi lisa dengan sepenuh hatiku barangkali ini yang disebut cinta.

Tapi urusan tersebut tidak dilangsungkan lama sebab menginjak dua bulan hubungan kami kesudahannya aku dan Lisa mengerjakan adegan layaknya dalam adegan kisah dewasa tersebut. Saat tersebut Lisa datang ke kantorku, dia langsung berangkat dari kampusnya sebenarnya sore tersebut hujan turun dengan lebatnya. Tidak tega aku menyaksikan sebagian bajunya basah oleh air hujan karena tersebut aku menyuruhnya duduk di ruanganku dulu.

Kantor telah mulai sepi sebab sore tersebut semua staf telah pada pulang. Akupun melulu duduk sambil mendekap tubuh Lisa yang kedinginan sebetulnya aku hendak melakukan lebih namun aku dapat menahanya. Tapi begitu Lisa mendongakkan kepalanya dan memblokir matanya seraya membuka bibirnya padaku ketika itulah aku mendaratkan bibirku pada bibirnya yang merekah.

Sampai kesudahannya aku lebih tak waras lagi mengerjakan hal layaknya dalam adegan kisah dewasa ngentot. Kini mulut kami telah sama-sam mengulum bibir kami setiap dan dengan mesranya Lisa mengulum bibirku seraya mendesah ” Oooouuuggghhh….. oooouuuggghhh… aaagggghhhh….. aaaagggghh… ” Desahnya membuatku semakin bergairah saja dan akupun melumat bibir Lisa.

Mungkin sebab masih muda Lisa paling bergairah mengerjakan adegan laksana dalam kisah dewasa ngentot kali ini. Dengan melepas pakaian yang dia kenakan saat tersebut akhirnya tubuhnya telah mulus di depanku aku cium masing-masing lekuk tubuhnya dan aku lihat teteknya yang seakan menantang aku guna segera meremasnya. Akupun langsung meremas tetek Lisa dengan kedua tanganku.

Sampai kesudahannya aku lihat dia merintih tidak tahan dengan remasan keras tanganku ” Oooouuuggggghh…. aaaaagggggghhh…… sa… yang….. aaaaaagggghhhh… te… rus….. sa… yang….. aaaagggghghh… ” Semakin keras desahan Lisa kala tersebut dan akupun menikmati semakin bergairah merasakan toketnya yang begitu lunak dan terasa hangat itu, kemudian aku benamkan wajahku.

Pada toket Lisa lantas aku berpindah melepas celanaku hingga akhirnya aku acungkan kontolku pada memeknya yang sejak tadi telah aku buka ” Aaaaaggghh… pelan…. pe… lan…. aaaaagggggghhh….. aaaaaaggggghhhh….. aaaaaaaggggghhh…. ” Lalu aku goyang pantatku perlahan di atas tubuh Lisa dan pulang aku dengar Lisa mendesah merasakan goyangan pantatku.

Akhirnya akupun tidak tahan guna segera mempercepat goyangan pantatku ” Ooouugggh… aaaaggghhh….. oooouuuggghhh…. aaaaagggghh… ” Kini aku yang mendesah seraya terus bergoyang hingga akhirnya akupun merasa bila kontolku bakal segera mencungkil sperma kentalku dalam memek Lisa, akupun mempercepat hentakan kontolku dan semakin tegang pun tubuhku.

Dengan mengurangi lebih dalam lagi kontolku, seakan dapat menjebol rongga memek Lisa. Aku dekap semakin erat tubuh Lisa seraya ” OOoooouuuuggggghhhhh…. ooooouuggghh… aaaaagggghhhh… “Tumpah telah lendir hangat dari dalam kontolku. Lisapun menikmatinya dia dekap tubuhku sambil menyerahkan ciuman berulang kali pada wajahku dan pun seluruh leherku, aku yakin diapun menikmati puncak kepuasan.

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 
May 09, 2018

PEMBANTU CHINESE DI PERKOSA

PEMBANTU CHINESE DI PERKOSA

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli
bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Tuesday, May 8, 2018

May 08, 2018

AMOY CHINESE PANLOK COLLECTION NYEPONG

AMOY CHINESE PANLOK COLLECTION NYEPONG

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli
bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Monday, May 7, 2018

May 07, 2018

AMOY CHINESE PANLOK COLLECTION MASTURBASI PAKE DILDO

AMOY CHINESE PANLOK COLLECTION MASTURBASI PAKE DILDO

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli
bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Sunday, May 6, 2018

May 06, 2018

AMOY COLLECTION BDSM

AMOY DI BONDAGE

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Thursday, May 3, 2018

May 03, 2018

BOKEP AMOY CHINESE COLLECTION VOL 1

BOKEP AMOY CHINESE COLLECTION VOL 1

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online
May 03, 2018

VIDEO BOKEP NGENTOT AMOY DI KOSAN

VIDEO BOKEP NGENTOT AMOY DI KOSAN 

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Wednesday, May 2, 2018

May 02, 2018

CERITA SEX VAGINA HANGAT SEKRETARIS MONTOK - www.ceritasexnesia.blogspot.com

Sebagai lelaki yang sudah memasuki dewasa sekarang aku hendak hubunganku dengan Lisa lebih serius lagi, tapi mengapa dia tidak inginkan meresmikan ikatan kami sampai detik ini, akupun tidak tahu juga. Biasanya masing-masing gadis yang hendak di lamar oleh cowoknya bakal merasa senang tetapi tidak dengan Lisa pacarku, sebenarnya kami sudah nyaris dua tahun pacaran dan sama-sama mengenal family masing-masing.

Usia kamipun usdah lumayan menurutku, Lisa 23 tahun dan aku memasuki 27 tahun. Awal aku mengenalnya saat dia masuk ke perusahaan ini dan bekerja sebagai staf manajemen, ketika itulah aku jatuh cinta padanya dan tidak butuh lama bagiku guna menembaknya dan kesudahannya tersambut pun oleh Lisa masa-masa itu. Dia begitu lembut bahkan padaku saja dia biasa memanggil mas Raka.

Padahal aku memanggilnya dengan panggilan Bebs, supaya dia lebih merasa dekat lagi denganku. Selama ini pun kami belum pernah mengerjakan adegan laksana halnya dalam kisah sex, aku selalu mengawal Lisa guna tidak hingga merusak kehormatannya. Bagiku dia ialah calon yang pas bikin aku jadikan istri kelak, tidak saja mempunyai wajah cantik tetapi pribadinya pun baik.

Sebenarnya tidak sedikit pria di kantor ini yang naksir pada Lisa tetapi aku lebih beruntung dari mereka. Akhirnya merekapun mundur teratur sebab sudah tahu bila akhirnya kami jadian, tapi bila mau jujur sebenarnya ketika ini aku merasa cemburu pada pak Peter anak dari direktur perusahaan ini. Yang baru saja masuk dan langsung memilih Lisa guna dijadikan sekretaris pribadinya. Diapun masih berumur 27 tahun.

Namun aku mengupayakan untuk menghilangkan rasa cemburuku, lagipula aku tahu Lisa tidak mungkin melakukan hal yang macam-macam. Meskipun tidak sedikit teman satu kantor yang tidak jarang menggodaku dengan bilang bila aku akan berlomba dengan pak Peter yang lebih segalanya dari aku, aku melulu tersenyum menanggapi semua tersebut meskipun dalam hati aku merasa perih juga.

Terkadang aku melamunkan apa aku mesti mengerjakan adegan layaknya dalam kisah sex sangat hot dengan Lisa. Supaya dia lebih mencintaiku dan tidak berpaling pada orang lain, namun aku segera tepis benak kotor itu, bagaimanapun pun keluarga kami saling mengenal satu sama beda aku mesti percaya pada Lisa. Aku tidak hendak dia merasa terbebani dengan pikiranku.

Akupun merahasiakan kecemburuanku dan bersikap sewajarnya di depan dia. Hingga hari-hari selesai dan sudah nyaris enam bulan Lisa menjadi sekretaris pak Peter, dan parahnya aku merasa sikap Lisa berubah akhir-akhir ini, aku pikir bahkan aku merasa bila dia sengaja menjauhiku. Bahkan kencang berhembus kabar bila Lisa tidak jarang jalan bersama dengan pak Peter.

Namun aku terus saja bersikap seolah aku tidak mendengar apapun sejauh aku tidak melihatnya sendiri aku anggap itu melulu gosip. Sempat aku beranggapan bagaimana bila aku mengerjakan adegan kisah sex saja dengan Lisa, laksana yang dianjurkan teman-temanku tapi sekarang Lisa semakin jauh saja dia tidak jarang tidak terdapat di rumahnya pun dengan dalil banyak kegiatan yag mesti dia lakukan.

Hingga pada sebuah hari saat jam tidur kantor secara tidak sengaja aku menyaksikan Lisa berada di tempat parkir mobil kebetulan siang tersebut begitu sepi. Karena sudah tidak sedikit mobil yang terbit untuk santap di luar atau yang lain, namun dengan mengendap aku buntuti Lisa ternyata dia masuk kedalam mobil pak Peter. Bagaimana dia dapat masuk sementara pak Peter tidak terdapat di sana.

Mobilpun melaju perlahan dan aku sadar bila Lisa sendiri yang mengemudikan mobil tersebut, kesudahannya akupun membuntutinya dengan mobilku. Ternyata dia berhenti di suatu hotel yang tidak jauh dari kantor Lisa langsung mengarah ke salah satu kamar hotel, saat aku memahami kamar yang di tuju akupun langsung mengarah ke recepcionist hotel guna meminta kunci duplikat.

Sebenarnya pihak hotel tidak memberikannnya padaku bahkan mereka dengan kerasnya tidak mengizinkan itu. Tapi aku tidak kehabisan akal bila yang di dalam tersebut istriku dan andai pihak hotel tidak menyerahkan kunci aku akan menyuruh LSM ke hotel tersebut, kesudahannya merekapun menyerahkan kunci itu dengan daftar aku tidak menciptakan keributan dan akupun menyanggupinya.

Begitu bisa kunci kamarnya akupun segera mengarah ke kamar Lisa, sementara mata pihak hotel yang baru saja bersitegang padaku terus menyimak aku. Begitu hingga disana aku langsung masuk perlahan, dari balik cermin yang terdapat di kamar tersebut aku menyaksikan Lisa telah bertelanjang bulat sementara pak Peter berbaring di kasur lunak hotel dan dengan manjanya Lisa menindih tubuh Pak Peter.

Merekapun saling berciuman dan dengan cepatnya Lisa dapat melepaskan pakaian pak Peter “Ayo.. dong… pak..nggak tahaan nich..” Aku kaget mendengar ucapan-ucapan nakal Lisa, bagaimana barangkali Lisa yang aku anggap sopan sekitar ini ternyata tidak lebih dengan cewek bispak yang biasa mengerjakan adegan kisah hot laksana mesum. Dia meliuk-liuk laksana ular.

Sampai kesudahannya kontol pak Peter meningkat besar dan dengan lahapnya Lisa langsung mengulumnya dalam mulutnya yang mungil “OOouuuwww… pelaaan.. Lissss… aaaagggggghh… aaaaagggghhhh… teruuus… saaayaaang….. aaaaaagggggghh…” Desah pak Peter sambil mengelus rambut Lisa yang bukan lagi beraturan dan Lisa kelihatannya begitu merasakan kontol pak Peter.

Perlahan Lisapun mengajak Pak Peter guna terlentang dan dia menunggangi pak Peter laksana kuda yang siap menggoyangnya. Lisa mengerang sambil memasukkankontol pak Peter “OOOuugghh… beeesaaar.. sekalii paaak… aaaaggggghhh…. aaagggggh.. Lisa goyang ya….” Diapun bergerak turun naik, bahkan menerbitkan bunyi dari dalam memeknya dan aku tahu memek Lisa barangkali sudah basah.

Meskipun aku belum mengerjakan adegan laksana dalam kisah sex laksana yang mereka lakukan. Tapi aku memahami dari kisah teman dan pun dalam internet, sekarang tubuh Lisa semakin cepat bergoyang bahkan Pak Peter pun sama-sama mendesah “OOOuuggggghhh… ooouugghh.. Lisss… aaaagggghhh… aaaaggggghh.. saaayaaang… aaagggghhh..” Aku tahu mereka berdua nyaris mencapai klimaks.

Karena itulah peluang yang aku tunggu, dengan berdiri seraya memegang hp seakan merekam tindakan mereka akupun berbicara “Ayo cepat selesaikan permainan kalian..” Sontak saja mereka berhenti, Lisapun kaget seraya bangun dia berbicara “Sayang.. kamu..” Dia bangun dan berkeinginan merampas hp yang terdapat di tanganku begitu pun dengan pak Peter tetapi aku pergi dari sana. Padahal aku tidak merekam apapun lumayan membuat mereka fobia saja.

Tuesday, May 1, 2018

May 01, 2018

BOKEP KOREA PASANGAN ABG NGENTOT DI HOTEL

PASANGAN KOREA ENA-ENA DI HOTEL

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli
bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Sunday, April 29, 2018

April 29, 2018

REPOST VIDEO PASANGAN BERMESUM RIA DI PERKEBUNAN CENGKEH


WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli
bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online
April 29, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Tante Yang Semok Montok Hot - www.ceritasexnesia.blogspot.com


Tinggiku 175 cm jadi gampang untuk menggaet cewek di sekolahku, aku bermunculan di Canada ketika aku usia 7 tahun sebab papaku di tugasi di Jakarta jadinya aku ikut papa dari kecil ke Jakarta tadinya aku tidak tahu dan bagiku Jakarta asing namun lama kelamaan jadi terbiasa.

Terus cerah walau lama bermukim di Luar pemikiran aku lebih condong ke pemikiran unsur timur coz nyokap tetap berpegang teguh pada adat istiadat unsur timur and terus menanamkan adat istiadat plus prinsip2 yg keras ma anaknya.

Awal mula cerita aku ni dibuka saat musim liburan, bokap n nyokap aku balik ke Canada tuk liburan namun aku ga ikut sebab males bgt kalo hanya bentar doank liburan ke sana so aku lebih milih liburan di sini.

Sebelum berangkat Mama bilang ma aku bila nanti bosen di sini mendingan jalan – jalan ke bandung aja sekalian jenguk kakek serta tante Sari (adik mama), dan seingatku Tante Sari dah lama bgt ga ke Jakarta dan Mama hanya bersangkutan via telphone doank.

Petualangan dibuka ketika seminggu lantas aku maen ke Bandung, hari kesatu di Bandung aku habiskan melepas kangen ma kakek. hari kedua di Bandung aku mohon di antar ma supir ke rumahnya tante Sari.

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Rumahnya terletak di di antara kompleks kompleks yg lumayan elit di Bandung, sebelumnya mama telah menelfon dan mengumumkan kepadanya bahwa aku bakal datang.

”Gary…..wahh telah besar sekali anda sekarang yah,sudah tidak ngeh lagi tante sama anda sekarang… Hahaha” kira-kira begitulah katanya sewaktu kesatu kali melihatku setlah sekian tahun ga ketemu.

Wajahnya masih saja laksana yang dulu seakan tidak meningkat tua sedikitpun.

”Oh yah.. tuh supirnya diajak pulang ja nanti Gary pake aja mobil tante bila mau pulang” aku juga mengiyakan dan mengajak supir pulang. Hari tersebut kami tidak sedikit bercerita dan tak terasa mendarat waktunya guna dinner.”

makan dulu yuk Gary… tersebut sudah disiapkan makanannya sama bibi” katanya seraya menunjuk pembantunya.

”kita tidak menantikan om Tino dulu tante” aku jajaki menanyakan suaminya. ”ga usah lah tadi om telah nelf dan bilang ga akan pulang malam ini” tante Sari menjelaskan, maklum suaminya tante Sari anak di antara konglomerat di Bandung.

Rumah sebesar ini Cuma dihuni sendirian bareng pembantunya sebab walau dah lama menikah namun tante yg satu ini mang lom dikaruniai anak. sambil santap kami bercerita panjang lebar. ”kamu berani kembali sendiri semalam ini Gary” katanya seraya melirik jam dinding yang sudah mengindikasikan jam 21.00.

”ahh berani kok tante…” jawab aku. ”mendingan anda tidur disini aja malem ini deh… nanti tante yang telephone kakek, lagian diatas kan terdapat kamar kosong”.

Aku juga mengiyakan tawaran tante Sari dan dalam hati aku mengira dia menyuruhku menginap sebab takut sendirian, sumpah ga terdapat sama sekali benak negatif mengenai tawarannya.

”oh iya bila mau mandi air panas pake aja kamar mandi di kamar tante. nanti anda pakai aja bajunya om Tino. Yuk sini” ajak tante Sari. aku juga mengangguk seraya mengikutinya. kamar mandi yang dimaksud terletak di dalam kamarnya.

Lalu dia memungut T-shirt dan celana pendek guna aku,aku langsung membawa pakaian tersebut ke kamar mandi,abis mandi aku kaget ngliat tante Sari. Dia istirahat tengkurap peke aju istirahat tipis, kelihatan jelas Cdnya namun aku gax ngliat tali bra di punggungnya.

Terangsang pun ngliat pemandangan kaya gitu, kayaknya dia tertidur masa-masa nonton TV sebab Tvnya masih menyala. Aku berlangsung ke arah TV guna matiin tuh TV, menyaksikan adegan panas yg dilangsungkan di layar kaca seketika aku langsung diem n ga jadi matiin.

Aku liat kebelakang tante Sari masih tidur, sebatas iseng aku berdiri seraya nonton tuh adegan. Tiba-tiba tersiar teguran halus tante Sari dibuntuti tawa tertahannnya. Aku malu banget seraya berbalik ke belakang dan mengupayakan senyum semanis mungkin.

Wuakakaka, masa-masa aku berbalik tante Sari dah duduk tegak diatas kasur. ”kirain tante dah tidur” aku jajaki memecahkan kebuntuan benak sambil berjalan terbit kamar.

bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

”Gary.. dapat tolong pijit badan tante ga??….pegel seluruh nih” tersiar suara helaan nafas panjang dan suara kain jatuh ke lantai. ketika aku berbalik mo ngejawab tante Sari dah istirahat tengkurap but this time dah tanpa baju tidur,satu-satunya yang masih digunakan cuma celana dalam…. Thanks god.

Kayak kucing dikasih ikan asin…aku juga langsung jalan mendekati tante Sari. tidak banyak canggung langsung aku letakkan tangan di bahunya.

”Om Tino kapan kembali tante?” iseng nanya coz fobia di gerebek ma suaminya.

”hhhmmm… bila om tuh jarang pulang, banyak sekali meeting ke luar kota kayak kini ini” jawab tante Sari.

”Fffffuuuh…” Ngedenger kata luar kota helaan nafas panjang tersiar dari mulut aku. ”turun dikit donk Gary… masa di bahu terus” pinta tante Sari, aku juga langsung menurunkan pijitan ke wilayah punggung.

Tak lama lantas ”kamu duduk aja di atas pantat tante… agar lebih powerful pijitannya…” aku yang tadi duduk di sampingnya langsung memungut posisi ke atas pantatnya.

”uungnnnghh…berat pun kamu..” dengus tante Sari.

”Heehehehe…tadi katanya diajak duduk di sini…” jawab aku asal coz dah ga konsen gara2 pantatnya yang lunak banget.

Alat kelamin aku dah tegang banget, sesekali aku tekan ke belahan pantatnya tante Sari.

”Sudah belom tan..?? dah cape nih!!!” kata aku sesudah tangan dah kerasa pegel.

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

”iyah…. anda berdiri dulu deh… tante inginkan balik…”, aku berdiri dan tante Sari kini berbalik posisi.

Sekarang aku dapat ngliat wajahnya yg cantik serta payudaranya yang masih kenceng tersebut tepat di hadapan aku. puting susunya yang merah kecoklatan tampak begitu menantang.

Aku sampe takjub ngliat gituan.

”hey pijit unsur depan donk sekarang…” katanya.

Aku duduk diatas pahanya, langsung aja aku remas dengan lembut kedua teteknya.

”Geli….hihihihi” cekikikan dia. aku benar-benar dah ga dapat ngendaliin nafsu aku lagi. Aku tarik celana dalamnya dengan agak kasar, aku akui berikut kesatu kalinya ngliat perempuan telanjang secara nyata di depan mata.

Tante Sari membuka lebar kedua pahanya begitu celana dalamnya aku lepas dan langsung memknya menyeluruh dengan sang klitoris yg dihiasi bulu halus yg dipotong rapi menyusun segitiga indah.

”kamu sudah tidak jarang beginian …??”, tanyanya,

”Ehhh……. tidak koq… baru kali ini tante..” jawabku dengan nafas yang semakin memburu.. kata – kata pun telah sulit tuk aku ucapkan.

Nafas tante Sari pun sudah gax tenang, kliatan dari dadanya yg dah mulai naik turun ga teratur. ”Jilatin donk sayang….” katanya memelas dengan mata sayu yang dah paling meminta tuk aku puaskan.

Mulanya ragu pun tapi aku dekatkan pun kepala aku ke memknya. ga terdapat bau sama sekali, tentu tante Sari rajin ngerawat MQ’nya. Aku kluarin lidah menjamah memknya menjilati dari bawah mengarah ke pusar .

Beberapa menit lidah aku bermain dengan memknya tante Sari sudah merintih dan menggelinjang kecil menyangga nikmat. Aku berdiri sebentar dan mencungkil semua pakaian. Bengong dia ngliat kontl aku yg 18 cm itu, aku Cuma tersenyum dan melanjutkan permainan lidah aku di memknya dia.

Beberapa saat lantas ia meronta mengapit kepalaku dngan pahanya lalu mengurangi kepala aku dengan kedua tangannya agar lebih menempel lagi dengan memknya yang dah basah…. Ngeliat dia kyak gitu ,langsung ja aku kulum klitorisnya dan memainkannya dengan lidah di dalam mulut, sejumlah lama aku meraasakan cairan hangat semakin tidak sedikit mengalir terbit dari perangkat kelaminnya.

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

”Aaaarrrrgghhh…. jilatan anda enak banget Gary”, kata tante Sari waktu menjangkau klimaks kesatunya.

”benar-benar hebat lidah anda Gary, tante telah ga powerful lagi berdiri…dah lama tante ga puas kaya gini”, aku Cuma tersenyum kecil.. perlahan ge tarik kedua kakinya ke pinggir lokasi tidur, aku buka pahanya selebar-lebarnya dan skarang memknya dah tersingkap lebar.

Nampaknya dia masih nikmatin peristiwa tadi dan ga sadar yang sedang aku lakuin. Begitu dia sadar kontl aku telah menempel di bibir memknya. Ia menjerit tertahan, kemudian ia pura2 meronta nggak mau, aku pun ga tahu teknik memasukkan kontl aku sebab punya tante djurijahberbeda banget ma punya bule yang tidak jarang aku liat di DVD2 blue.

Lubangnya tante Sari kecil banget mana dapat masuk neh pikir aku. Tiba2 aku ngerasain tangan tante Sari memegang kontl aku dan menuntun ke memknya, ”tekan disini yach Gary… namun pelan–pelan, punya anda gede banget” pelan ia menolong senjata aku masuk ke dalam memknya.

Belum hingga seperempat unsur yang masuk dia dah kesakitan dengan tangan kirinya yg masih menggenggam kontl aku menyangga laju masuknya supaya tidak terlampau deras sedangkan tangan kanannya meremas kain sprei,kadang memukul lokasi tidur.

Aku ngerasain perangkat kelamin aku kaya di urut-urut di dalam, aku berjuang menekan lebih dalam namun tangan tante Sari menahannya. Langsung ja aku tarik tangannya and aku dorong masuk smua batangan aku yang dah tegang banget, ”Garyyy…..”, teriaknya seraya meluk badan aku kenceng banget.

Tante Sari merintih dan meronta, aku suka banget sensasi mukanya yang binal. Ga sabar lagi langsung aku pegang pinggulnya agar berhenti meronta. Langsung aku pompa tubuh tante seiring kontl aku yg terbit masuk dalam memknya, ”terusss Gary.. puasin tante lagi sayang…”, bisik tante Sari di telinga aku seraya matanya merem melek dan kukunya mencakar semua punggung aku .

setelah lamaan dikit tante Sari menggerakkan pinggulnya seiring dengan goyangan aku.

”tanteeee….. enak banget goyangannya..” aku mengupayakan ngeluari kata biar dia lebih energik nggoyang pinggulnya. Tiba – mendarat aku ngerasain memknya mengapit barang aku dgn kuat, tubuh tante Sari mulai menggelinjang hebat dengan nafas yang ga karuan.

”Tante telah mau terbit Gary… anda masih lama ga sayang, tante pengen anda klimaks bareng”, katanya dengan mata merem melek. Aku tak menjawab melulu mempercpat goyanganku, tante Sari menggelinjang dengan hebat, kurasakan cairan hangat terbit membasahi pahaku.

Kurasakan aku pun sudah inginkan keluar, kusemprotkan saja semua cairanku di dalam kelaminnya.

”Argghhhh tante… ” kataku saat cairanku mengairi alat kelaminnya dan kulihat tante Sari melulu mendesis panjang……. ”Kamu hebat .. telah lama tante tidak pernah klimaks_ anda mandi lagi yuk.. lengket nieh”, ia berlangsung ke kamar mandi dan aku mengikutinya. Kami mandi sambil berdekapan di bawah siraman shower air hangat. “Luv u so much tante….”, batinku seraya memeluknya.