Showing posts with label pengalaman sex. Show all posts
Showing posts with label pengalaman sex. Show all posts

Friday, May 11, 2018

May 11, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Tante Janda Imut - www.ceritasexnesia.blogspot.com


Sebenarnya aku masih tergolong seorang pelajar SMU namun di sini aku hendak menceritakan kisahku yang pernah mengerjakan adegan layaknya dalam kisah dewasa bareng seorang janda imut. Namaku Andri dan masih duduk di ruang belajar dua SMU, keseharianku melulu pergi sekolah dan nongkrong bersama teman sekaligus seraya berbagi empiris tentang kisah dewasa yang pernah kami lakukan.

Sudah tidak sedikit temanku yang pernah merasakan kisah sex meskipun masih duduk di ruang belajar Satu SMU. Tapi aku tidak hingga akhirnya menginjak ruang belajar dua akupun mengerjakan hal itu, tanpa aku duga sebelumnya sebab baru kesatu kali mengerjakan dengan seorang janda pula. Tapi janda tersebut begitu imut dan paling ayu aku biasa memanggilnya mbak Dewi dan dia masih berumur selama 29 tahun.

Hari tersebut mbak Dewi lewat depan rumahku, aku yang sedang mencuci motorku hanya dapat mencuri pandang padanya. Karena saat tersebut juga ibuku dan ayahku sedang duduk santai minum teh di teras depan rumah, ketika mbak Dewi memberi salam sama ibu ayahkupun menyerahkan senyumnya ” Pagi bu Johan.. ” Ibuku membalas tapi dengan muka dingin ” Pagi Wi… ” Katanya dan langsung melotot pada ayahku.

Sedangkan aku hanya dapat tersenyum menyaksikan tingkah ayah dan ibuku, tapi pria mana yang tidak tergoda oleh tubuh sesksi mbak Dewi saat dia melenggang lewat depan seorang lelaki. Begitu pun dengan aku sebab sudah tahu bila mbak Dewi bakal pergi kepasar yang berada satu kilo dari rumah, akupun langsung mengobarkan motorku guna mengejarnya tanpa sepengetahuan orang tuaku.

Ternyata benar tidak berapa lama lantas aku lihat Mbak Dewi berlangsung di trotoar ” Ayo mbak saya anter … sekalian inginkan ke pasar juga.. ” Dia tersenyum dan berbicara ” Dik Andri nggak usah aahh.. bentar lagi pun sampai… ” Tapi aku tetap menawarkannya dan kesudahannya diapun inginkan ikut denganku. Terasa senang rasa hatiku kala tersebut ketika mbak Dewi memegang pinggangku dari belakang.

WWW.VIPRCTI99.NET Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Akupun mengerjakan hal yang dapat menguntungkan aku, saat melewati jalan yang agak berlubang dengan sengaja aku melewatinya dan ” Aauuww… pelan-pelan dik An….. ” Katanya dengan lebih erat mendekap tubuhku, akupun menggodanya dengan bilang ” Nggak papa mbak pegangan saja…. ” Kataku dengan nada membujuk dan aku yakin bila dia tersipu malu di belakangku.

hampir masing-masing hari aku menggoda mbak Dewi saat kami berpapasan hingga akhirnya pada suiatu hari, dia mengajakku guna mengantarnya ke lokasi tinggal tantenya yang terdapat di wilayah cakung cukup jauh dari kotaku, namun aku mau mengantarnya lagipula hari tersebut kebetulan hari minggu dan akupun memang telah terbiasa tidak kembali seharian sampai-sampai orang tuaku tidak tidak sedikit bertanya.

Aku merasa ketiban durian runtuh hari itu, bagaiaman tidak bila mbak Dewi yang tidak jarang kali menjadi bunga mimpiku mengajakku dan dengan mesranya dia peluk tubuhku dari belakang. Sampai akhirnya saat melewati jalanan sepi dengan sengaja aku memegang tanganya dengan lembut dan aku tidak menduga dia tidak mempedulikan aku melakukan urusan tersebut dan aku senang di buatnya.

Begitu hingga di lokasi tinggal tantenya mbak Dewi langsung mengajaku guna masuk dan diapun terlihat membual akrab dengan tantenya yang masih muda juga. Dan tidak berapa lama kemudia aku lihat tantenya terdapat yang menjemput kemudian pergi dengan orang yang membawa mobil itu, sebab dari dalam ruang tamunya aku tidak dapat menyaksikan apa seorang cowok atau cewek yang menjemputnya.

Saat tersebut mbak Dewi menatapku dengan demikian tajam saat tersebut aku memahami untuk aku mendekatinya, dan benar saja saat wajahku begitu dekat wajahnya diapun langsung melumat berakhir bibiurku dan aku balas dengan lebih ganas lagi ” Ooouugggh.. sayang… mbak.. dari dulu suka anda Andri…. aaaagggggghhhhh…. ” Katanya seraya terus melumat berakhir bibir dan pun wajahku.

Layaknya pemain dalam kisah dewasa dia begitu lihai emmbuka bajuku dan baju yang dia pakai. Kini tubuh kami telah sama-sama telanjang bulat, saat tubuh kami bersentuhan ketika itulah aku merasa kontolku menegang dan mengganjal perut mbak Dewi saat aku peluk tubuhnya, diapun mendorong tubuhku kemudian meliaht ke arah kontol yang menegang itu.

Dengan lembutnya dia elus kontolku dengan tangannya lantas dia masukan dalam mulutnya ” Aaaggghhhh… aaaagggghh… mbak….. aaaggghh …pelan.. mbak…. ” Kataku sebab tidak tahan dengan kuluman mulut mbak Dewi, namun begitu dia pelankan kulumannya aku justeru semakin geli dan merasa nikmat pun pada akhirnya, ketika itulah aku pejamkan mataku.

Karena tidak kuat pun akupun mengajak mbak Dewi guna segera berbaring di lokasi tidur ” Ayo.. mbak.. Andri nggak powerful lagi… aaaagagggggghhh…. ” Kataku ketika itu, laksana dalam adegan kisah dewasa mbak Dewi bangun dan dia mendorong tubuhku guna lebih dekat pada lokasi tidur, ketika itulah dia merebahkan tubuhnya dan merentangkan tangannya untuk menciduk tubuhku guna menindihnya.

Saat itulah aku masukkan kontolku dan langsung menerbos dengan masuk kedalam memeknya yang telah basah, sebab begitu aku masukkan kontolku langsung menerobos masuk dalam memeknya dan akupun bergerak di atas tubuhnya ” Ooouuuuugghhh… oooouuuggghhh… aaaagaggghhh… aaaaagggghh… aaaggghh ” Desahan mbak Dewi membuatku hendak segera menyelesaikan permaian ini.

Karena aku pun sudah merasa tidak mampu untuk menyangga kontolku supaya tidak bergerak dalam mememknya tapi kesudahannya ” Ooooouuuggh.. mbak… ma..af.. itu… su…dah …keluar… aaaaggggghhhh….aaaaggggghhh….. ” Akupun merintih saking nikmatnya permainan kisah dewasa ini, dengan eratnya aku dekap tubuh mbak Dewi begitu pun dia peluk tubuhku dan menghirup wajahku.

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

Tuesday, May 1, 2018

May 01, 2018

BOKEP KOREA PASANGAN ABG NGENTOT DI HOTEL

PASANGAN KOREA ENA-ENA DI HOTEL

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli
bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Sunday, April 29, 2018

April 29, 2018

REPOST VIDEO PASANGAN BERMESUM RIA DI PERKEBUNAN CENGKEH


WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli
bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Sunday, April 15, 2018

April 15, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Istri Temanku - www.ceritasexnesia.blogspot.com

Perkenalkan namaku Jerry, aku berumur 29 tahun, telah menikah dan memiliki 2 orang anak. Aku bekerja sebagai konsultan di suatu perusahaan kontraktor ternama di kota Jogja. Pekerjaankulah menciptakan aku mesti tidak jarang pergi terbit kota. Suatu saat aku mesti ke Kota Mendoan, pejabat disini memintaku untuk memeriksa kesiapan pembangunan lokasi tinggal sakit yang terdapat di kota tersebut, kira –kira satu minggu aku mesti berada disana.

Hanya dalam masa-masa 3 hari saja pekerjaan tersebut terselesaikan. Masih terdapat waktu tidak sedikit tersisa bermukim di kota ini. Iseng-iseng aku buka Facebook di kamar hotel, siapa tau terdapat temen sma atau smp yang bermukim di kota ini, ya sekalian silaturahmi ataupun ketemuan. Ternyata ada pun yang bermukim di sini, namanya Eri, dia satu ruang belajar dengan ku di SMP. Segera aku message dan dia menjawab serta menyerahkan nomor WA, biar komunikasinya lebih lancar. Langsung aja aku chat si Eri.


“siang eri, ini Jerry, td anda ngobrol lwt FB”

“siang pun mas Jerry, ini Cita, Istri mas Eri, maaf mas eri nya lagi keluar, hp yang terdapat WA nya ketinggalan,”balasnya

“oh mba Cita ya, ini temen mas ery masa-masa SMP.”

“Iya, mas ery pernah cerita, punya temen akrab SMP namanya Mas Jerry, gmn kabarnya?”

“ baik informasinya hayok anda ketemuan sama family mas eri, mumpung aku di Kota Mendoan, eh gimana informasinya mba Cita”

“kabar baik pun mas,eh mas Jerry nginep dimana, nanti saya kasih tau mas eri”

“aku di hotel XXX mbak, kalo mas eri dah pulang kelak kita santap siang aja ya sekalian, lokasinya nderek aja, soalnya saya ga hapal nih heheh”

“oke deh, nanti saya ucapkan mas eri, hingga ketemu.”

Cita tersebut istrinya si Eri, kata temen-temen si Cita tersebut dulunya model dan jauh lebih muda, jadi Eri ketiban rejeki, sebab mukanya pas-pasan ketemu ama cewe cantik haha.

Mumpung malam ini ga ada pekerjaan aku iseng ke diskotik yg terdapat disebelah hotel. Sudah tiga hari disini ternyata ga tau kalo samping hotel terdapat karaoke dan diskotiknya. Mau karaoke namun sendirian, enaknya sih ke diskotik aja, siapa tau terdapat yang inginkan nemenin malam ini. Wah ternyata ramai sekali,ternyata hari ini terdapat DJ dr ibukota. Langsung ke bar pesen martell satu, kelaziman di jogja, martell sebagai umpan cewe guna mendekat. Tak berapa lama terdapat cewe yang memungut tempat duduk di sampingku, tingginya 165 cm,wajahnya manis, rambutnya sebahu, umurnya selama 20an, dia gunakan pakaian ketat dan susunya menyembul keliatan, rok mininya menciptakan pahanya yang mulus buat horny aja nih. Iseng aku tawarin minum bareng, Eh dia juga mau, kami berkenalan namun pas berisik musiknya aku ga begitu dengar namanya siapa jadi aku panggil dia mbak aja,. Karena dj nya asik anda pun terbawa suasana,ngobrol kesana kemari hingga 2 botol anda minum bareng. Sengaja aku hentikan minum sebab takut jackpot dan buat buyar. Kelihatan dia udah mabok aku tawarin stay dulu dihotel walau baru jam 11 malam. dia ga powerful berjalan, jadinya aku papah dia masuk ke kamar dan kubaringkan di ranjang. Susunya yang besar semakin buat aku terangsang, dia juga tersenyum saat aku melihatnya.

“kenapa mas, horni ya”

“iya nih, berakhir minum jadi horni, boleh endak minum susunya, biar ga mabok hehehe”

“boleh, namun susu aja ya tidak boleh yang lain”

Mendapat persetujuan, aku langsung peluk dia, aku cium bibir merahnya yang menggoda, diapun membalasnya dengan ciuman dan hisapan dan lumatan yang bener bener buas, Lidah kami saling menggelitik dan memilin, aku ciumi belakang telinganya, bulu kuduknya berdiri, tanda paling horni. Secara pelan aku pelorotin pakaiannya, ternyata dia tak menggunakan BH, susu yang sesak tersebut sudah terbebas, segera puting nya yang coklat muda aku jilatin dan hisap pelan-pelan, paling nikmat. SLRUUP SLRUPP SLRUUUP, putingnya yang awalnya ga keliatan jadi menyembul dan mengeras aku hisap terus susunya bergantian seraya tangan kananku mengupayakan membuka cawat di rok mininya. Setelah cawatnya aku buang, jari tengahku aku masukkan di sela-sela pahanya, meraba vaginanya, ternyata dia telah basah. Perlahan lahan aku gesek luar vagina dan dia juga mendesah kesenangan semakin lama semakin menggelinjang.

Sepertinya enggan kalah diapun meraih celanaku, memintaku guna gantian posisi sedang di bawahnya, segera dia buka ritsleting celanaku, membukanya dan menerbitkan kontlku dari dalamnya. Dia mengelus, mengocok dengan agak kasar dan menciptakan ku melulu melenguh, merasakan setiap kocokannya. Diemutnya kontlku membuatku semakin melayang, hisapannya dan sedotan di pucuknya membuatku keenakan, seraya dikocok kontlku dengan cepat menciptakan tubuhku serasa di awan, AAAH UUUH sensasi yang bertolak belakang dengan istri ku di lokasi tinggal memang jauh lebih nikmat.

Takut segera terbit , aku segera tarik rambutnya dan menindihnya memposisikan dia di bawah lagi, wajahku ke lubang vaginanya, aku buka pahanya dan mulai jilatin, aku sedot sedot memek nya yang sudah paling basah, seraya aku pilin-pilin dan remas-remas susunya, dia semakin bergelinjang tak karuan, AAHH…AHHH, ENAK MASSS… ADUHHH AMPUUUN ENAAAK SEEEKALIIII MASSS…. AAAH UUUUH tiba-tiba dia mengejang MAS…AKU KELUAR, mendadak aku hisap memeknya lebih kuat, sampai-sampai dia menggelinjang lebih dasyat. Cairan tersebut pun aku sedot dan rasanya nikmat, gurih.

Dalam suasana ini aku langsung masukkan kontl ku ke lubang memeknya, dia tidak banyak protes sebab ga terdapat jeda, hahaha… BLESSSS, BLEESSS, dengan tidak banyak memaksa, aku masukkan ke memeknya …AAAAHH, ENAAAK BANGEEET MASSS, jeritan panjangnya AH, MASS,… UUUHH AAHH, aku goyangkan pantatku sampai-sampai kontlku semakin masuk ke dalam memeknya yang telah basah. UUH AAAH UUUH AAAH… KONTOOOOL MU ENNAAAAK BANGEEEED MASSSS…..UUUHH AAAH. AAHHH UUUUH, AAHHH UUUH, matanya merem wajahnya mendongak keatas, tanda merasakan persetubuhan ini. Aku semakin senang, aku genjot memek nya lebih dalam, susunya bergoyang tak karuan cocok irama genjotanku, sedangkan mulutnya mendesah kenikmatan… AAAAHH ENNAAAK MASSSS, AAAHHH AAAAHH,aku nyaris nih, katanya….. AAAHHH UUUHHH AAAH UUUHH AAAH, memek mu enak nih, kataku ,,,UUUHHH AAAHH, DIKEELUAARIIN DII DALAM YAAAA MASS, JANGAAN DI PUUUTUUUSSS AAAAH , aku juga terpacu guna menggenjotnya lebih cepat, AAAH, AKUUUU KEEEELUAAAAR MAAAAS, kontolku semakin ditarik ke dalam berkedut kedut dan tersebut membuat ku semakin blingsatan jadinya, kesudahannya ga dapat ditahan lagi aku bakal crot, AAAH KITAAA BAREEENG YAAA, CROOOT, CROOOT, bersamaan spermaku muncrat di lubang memeknya. Aku membaringkan tubuhku di sampingnya, sekali kali anda berciuman, paling enak sekali malam ini. Kita tidur sejenak melepas lelah seraya berpelukan.

Jam 1 malam hpnya berbunyi, dia segera memungut hp tersebut di tasnya. Samar-samar saat menjawab tampak ada artikel HUSBAND…. wtf, ternyata dia dah punya suami…

“maaf mas, aku mesti kembali ya, ga dapat nemenin. Suamiku dalam perjalanan ke rumah, aku kira dia ga pulang.” Katanya padaku

“oh gpp say, aku panggilkan taksi ya” jawabku, kan ga barangkali aku anterin, dapat berabe nih dipukuli suaminya, hahaha

“iya say, makasih ya, anda lanjut lagi, uh anda enak banget,belum pernah laksana ini, ini nomerku 081392207xxx”,dia menyebutkan di kertas memo hotel,

“ kalo anda ke Kota Mendoan, tidak boleh lupain aku”katanya seraya pergi ke kamar mandi guna bersih-bersih. Setengah jam lantas dia pergi dengan taksi yang telah saya pesan lewat resepsionis tanpa aku anterin ke lobby, akupun melanjutkan tidur sebab kecapekan dan efek alkohol yang masih tersisa tanpa baju yang menempel.

Aku tak tau istirahat sampai bebrapa jam, hingga aku terbangun, karena merasa geli sebab kontlku seolah-olah ada yang memijat –pijat, aku buka mata, ternyata kontolku berada di kulum oleh cewe yang menggunakan seragam cleaning service hotel ini, dia masih muda dan parasnya cantik….aku pura-pura ga tau, fobia dia kaget, namun memang ga dapat dibohongi, paling nikmat, sampai-sampai aku meleguh….AAAH UUUH, cewe tersebut pun kaget dan wajahnya memucat melihatku bangun, namun segera aku pegang kepalanya agar ga melepas kulumannya. AAAH NIKMAAT MBA…TERUUUUS kataku padanya…. dengan sigap si Dina, liat namanya di seragam, mengocok kontol ku lebih cepat…. kocokannya tersebut membuatku semakin terangsang, namun aku ga inginkan cuman di kocok doang,

bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

Aku menuntun dina istirahat di ranjang, aku lucutin seluruh seragamnya, mungkin sebab dian sange, maka inginkan aja saat aku buka. Ciuman aku daratkan di bibirnya, aku lumat dia, dan dian pun menjawab ciumanku dengan ganasnya.liukan lidahnya memnyelusuri masing-masing ujung mulutku. Perlahan aku buka Bhnya, aku remas-remas susunya. Putingnya sejak tadi telah mengeras aku pilin pilin sampai-sampai dia tambah mendesah keenakan.AAAHHH, ENAAAAK PA. Aku ciumin lehernya dan jilatin semakin kebawah kearah susunya… susunya lebih banyak Dian, jadi tambah semangat… AAAH PAAK, PEEENGIIIN BANGEEET,HOORNIIIII PA…ricaunya.aku juga menyedotnya tambah kenceng….dia pun melulu mendesah AAAHH AAAHH AAAH.

Tangankupun bergelirya di selangkangannya, memeknya tembem bersih, tanpa rambut. Aku raba dan gesek gesek lembut dengan tanganku, Dian telah becek sekali, saat aku berkeinginan menjilati memeknya dia unik kepalaku…PAAAK JANGAAN, JIJIIIK, aku ga peduli, pahanya aku buka dan aku jilatin memeknya, dia semakin menggelinjang…AAAH EEENAAAAK PAAA, AAAH UUUUH, aku pun mengejar spot nya yang buat Dian terus keasyikan AAAHH TERUSSS AAAAH sebab sudah basah sekali akupun menunjukkan kontolku ke memeknya…. UUUGGH, AAAH BEESAAAR BAANGEEED, aku tidak banyak memaksa masuk sebab memeknya ternyata sempit, pelan-pelan aku goyang, BLEEESS AAAH AAAH, aku gantian mendesah keasyikan krn kontolku serasa di pijat-pijat enak, masih rapet sekali memek dian ini aku genjot agak cepat sebab keenakan….AAAHH UUUUHHH AAAAH UUUUHHH EEENAAAK AAAH UUUH si Dian semakin blingsatan, kesudahannya dia menegang, tubuhnya bergetar dan tiba-tiba dia teriak, AAAHHH AKUUUU KELUAAAR PAAAA, EEENNAAAAK.

Memeknya tambah licin, sebab dia orgasme, akupun mempercepat kontolku, sampai akhirnya CROOOT CROOOT enak sekali rasanya,meskipun telah keluar, kontolku masih aku tancepin di memeknya, pelan pelan aku cabut kontolku dan rebahan di sampingnya, aku liatin wajahnya yang nampak kecapekan, namun ada kebahagiaan di matanya.

“maaf pak, kamar bapak tadi saya ketok ga terdapat jawaban, saya masuk liat bapak telanjang, kebetulan saya lagi perlu banget, saya janda pak, suami meninggal lama dan terangsang liat bapa bugil, maaf kalo lancang pa…” katanya lirih

“Gpp Dian, aku seneng kok, panggil aku Jerry aja ya, kalo anda pengen kesini aja, aku masih disini agak lama. Eh Dian bermukim dimana emangnya?jauh dari sini?” Wah pikirku bisa gratisan tiap hari nih hehehehe.

“Ya maaf mas Jerry, saya bermukim di deket Baturaden, mampir kesana mas kalo pas main ke Baturaden, saya bermukim sama ibu kok, tp rumahnya jelek.” katanya

“Iya nanti aku main ke tempatmu ya, dapat buat nginep kan? Hhehe” peluang nih,dapat memek cuma-cuma sambil wisata.

“Boleh mas, namun puasin saya lagi ya” jawabnya tersenyum

Aku juga tersenyum dan lantas mencium bibirnya dengan lembut, hendak ke ronde ke dua, namun dia menolak, sebab takut di telusuri supervisornya. Akhirnya anda mandi bersama mesra aja berdua. Sebelum Dian pergi aku kasih Rp. 500.000,- , dia menampik tapi aku paksa agar dia menerima, dan diapun menciumku dengan horni lagi, tapi sebab HT-nya telah berisik menggali namanya, kesudahannya Dian meninggalkan kamarku.

Setelah Dian pergi, aku nyalakan HP ku, tidak sedikit sekali WA yang masuk, dari Istri,Ortu, Kantor, dan Eri. Seperti yang di janjikan kemari, Eri menanyakan apakah hari ini jadi ketemuanhari ini.

“Bro, ketemuan dimana nih?” tanyaku

“Di Mang Engkng ya Jerry separuh jam lagi bisa? Gw inginkan ke jakarta nih senja nanti” jawab Eri

“Siaap, kirimin tempatnya ya, aku ga tau nih” jawabku

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Segera setelah tempat dikirim, aku ambil mobil CRV ku di parkiran dan mengekor google map. Tak berselang lama, aku berada di tempat yang dimaksud, krn telah lama ga ketemu, aku ga tau wajahnya laksana apa, aku telpon dia, di sebelah ujung restoran terdapat seorang lelaki kurus menggunakan baju putih melambaikan tangannya. Aku pun mengarah ke ke meja tersebut.

“Lho sendirian bro?” tanyaku

“Sama istri,tapi dia lagi di kamar mandi.” Kata Erry

Akupun duduk dan memesan makanan yang enak di restoran itu.

“Wah tahan lama muda bro…katanya istri anda model yak, maaf ga datang di nikahan km” kataku bercanda

“Iya bro, aku nikah 25 tahun, istri masih 18 tahun, bisa rejeki gw bro hahahaha,” ketawa seolah pamer kalo dia juaranya. Karena tertawa agak kenceng dia terbatuk-batuk, si Eri ini pengisap rokok berat. Kami juga ngobrol kesana kemari menilik kejailan-kejailan anda semasa SMP dulu. Tak berselang lama terdapat seorang perempuan datang dari belakangku dan langsung duduk disebelah Ery. Wanita tersebut menunduk begitu anda saling bertatap muka. wajahnya disembunyikan tak berani memandang ke arahku. Ery mengenalkan wanita itu mempunyai nama Cita, istrinya. Deg… Aku terkejut hingga batuk , jantungku terasa inginkan copot. si Cita ternyata perempuan yang di ranjangku semalam. Kita bersalaman agak lama, berlagak tidak kenal, Untung situasinya dapat terkendalikan layaknya tak terjadi apa-apa antara kita. Makan siangpun berlangsung lancar, dan kesudahannya balik lagi ke hotel. Di Hotel HP berbunyi, terdapat WA dari nomer tak dikenal.

“Mas Erry ke jakarta nanti malam, anda mau kan ditemenin ya. Akupun tersenyum kegirangan. Love this City.

Sunday, April 8, 2018

April 08, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Istri Teman - www.ceritasexnesia.blogspot.com

Aku punya rekan baik, sahabat karibku di kantor. Sekarang dia telah pindah ke kantor beda yang menawarkan offering lebih bagus. Tapi kami masih bersangkutan baik sebab kami berdua punya side job sebagai fotografer pre-wedding. Dari sinilah aku jadi akrab dengan keluarganya, meskipun kebalikannya tidak.

Aku yang bermukim sendiri merantau di Jakarta tidak tidak sedikit yang dapat dishare ke temanku ini, malah malah mereka yang kuanggap sebagai keluargaku. Dengan kekariban kami, aku pun kenal baik dengan istrinya. Mereka menikah 3 tahun yang lalu. Namun sampai kini belum dikaruniai dengan buah hati oleh Tuhan.

Mereka biasanya ribut dan kawanku ini suka curcol soal urusan ini. Hingga sebuah ketika, sehabis sesi potret prewedding di wilayah Pantai Indah Kapuk, kawanku berbicara “Bro, gw udah kenal lo berapa lama sih?” “Ya dari gw masuk PT XYZ, lo kan udah lama disana yang punya kantor. mmmm… berapa lama ya? 5 tahun kali?” “Iya, sekitar ini gw udah nyaman banget bersama sama lo, kerja sama lo, gila2an pun sama lo” Heummmm… apaan nih, jangan2 ntar dia bilang, dia gay trus suka sama gw x____X. “Wah mengapa nih bro, tumben2an lo mengherankan begini?”

“Gini bro, gw terdapat satu permintaan sama lo. Lo tau kan gw sama istri gw udah 3 tahun married namun belom punya anak. Gw berdua udah periksa ke dokter dan situasi gw sama istri gw sebenernya sehat kok” “Yaaaudahalaaah” kupikir dia inginkan bilang apaan. “Mungkin emang belom dikasi sama Tuhan, kali lo diajak senang-senang dulu bro, lo berdua kan kerja, jabatan oke, gaji pun oke, lo berdua bahkan tidak jarang jalan-jalan terbit negeri” Memang betul bahwa karibku dan istrinya ini dari sisi karir berhasil luar biasa.


Sejak pindah ke kantornya yang baru, dia langsung melejit dapat menduduki posisi Senior Manager yang paling diandalkan oleh Dewan Direksi. Istrinya juga begitu, tidak jarang kali dengan gampangnya memuluskan deal-deal perusahaan, maklum istrinya bekerja di bidang penyaluran komponen pembangkit listrik. Kebayang dong margin mereka gimana?

“Yaaah bukan gitu bro, gw ngerasa hidup gw hampa aja gak terdapat anak, istri gw pun ngerasa begitu.” “Yah, terus gimana bro, barangkali lo jajaki usaha lagi aja sekitar 1 tahun maybe” “gak dapat bro, istri gw udah nyerah”. “Oookkkeeeey, trus permintaan apaan yang lo maksud?” “Gini….” dia berhenti sejenak tidak melanjutkan kalimatnya. “Gini….” “eaaaahhhh…. lama daaah” “Iye iyeee, gini, gw minta pertolongan lo untuk buat istri gw hamil.” And I said WHATTT???? “Serius bro, lo tidak boleh becanda deh, aneh2 aja.” aku terhenyak mendengar permintaan dia. Gila aja, ini kan sama aja aku menghianati karibku sendiri, seseorang yang telah kuanggap kakak. “Seriusan ini…. gw udah diskusi panjang lebar sama istri gw soal ini.”

“Gak dapat lah bro, tak waras aja lo, gw bukannya gimana2, hanya men, lo sama gw kan udah temenan lama, gw udah anggap lo kayak abang gw sendiri, mmmm…. gak ada pilihan lain apa? andaikan bayi tabung?” “gak lah, bayi tabung kemahalan, gw udah konsul sama sejumlah dokter di Indonesia sama di Singapore, biayanya gede banget, dapat dapet Honda Jazz gw, belum lagi rasio keberhasilannya hanya 65.

Gw gak dapat ambil chance hanya segitu” Kawanku ini seorang akuntan yang handal, semuanya dianggarkan dari sudut pandang matematis. Pernah kami backpackeran ke Indonesia Tengah (Bali, Lombok, Flores, Timor) yang terdapat kalo backpackeran kan ngegembel, seadanya duit. Ini dia nggak, seluruh tercatat rapi, tips tukang parkir, ongkos kereta, ongkos ferry dll.

“Yaaa, apakek, mmm…. adopsi gimana?” “nggak lah, anda gak tau orang tua si anak ini kayak gimana” “Yang nentuin sikap anak tersebut bukan siapa ortunya, namun lingkungan dia? gw yakin kal… ” kawanku sudah mencukur tidak inginkan mendengar “Gini bro, gw bukannya sembarangan mohon tolong sama lo, gw udah tau background lo, gw diam-diam research mengenai lo, family lo, riwayat medis lo jangan tanya gimana caranya, diperbanyak lagi, gw udah kenal sama lo udah lama banget, lo orangnya gak macem-macem yaaah bandel2 dikit okelah hanya kan gak parah2 amat, lo kenal baik sama istri gw, lo kenal sama bokap nyokap gw, adek-adek gw. Ya kalo lo inginkan masuk Kartu Keluarganya bokap gw, tentu dengan senang hati mereka nerima. Intinya, gw udah bicarain masalah ini panjang lebar, pro-kontra, konsekuensi dan segalanya sama istri gw dan anda berdua setuju”

“Oke, kalo boleh tau emang yang milih gw siapa, lo apa istri lo?” “kita berdua spontan kalo nggak terdapat kandidat yang lebih tepat di samping lo” Wah terharu aku mendengarnya. “Gw gak dapat mikir kini nih bro, lo boleh kasi gw waktu bikin mutusin ini gak? ini rada mengherankan dah permintaannya.”

Diam-diam setan, aku memang mengagumi istri kawanku ini. Bisa dibayangkan lah perempuan muda, mmmm gak terlampau muda sih sebab umurnya kini sudah 32 tahun, umurnya lain 5 tahun dengan umurku, berpenampilan layaknya eksekutif muda, masing-masing kali bertemu bila dia menjemput kawanku ini, dia selalu memakai blazer kantoran yang malah menonjolkan sex appealnya. Kulitnya tidak terlampau putih, tetapi bersih, rambutnya dicukur sebahu, badannya pun gak terlampau langsing.

Tingginya semampai, ideal bila diacuhkan mungkin tingginya sedaguku. Tapi the main attractionnya ialah her boobs. Her big melon boobs. Aku perkirakan barangkali ukurannya telah 34D. Mungkin pun besarnya ini ditunjang oleh body mass dia yang memang tidaklah kurus. Bahkan dalam balutan blazer kerja resmi juga yang paling tertutup, siluet bongkahan gunung kembarnya laksana menyihir guna memandangi.

Makanya masing-masing kali aku ngobrol dengan istri kawanku ini, aku selalu konsentrasi dengan ngobrol sambil menyaksikan ke pangkal hidungnya. Aku terlalu fobia untuk eye contact, tapi pun tidak inginkan mataku jelalatan ngeliatin toket gedenya. by the way, namaku Rendi, karibku ini mempunyai nama Wein sementara istrinya mempunyai nama Novi.

Sudah nyaris dua minggu aku memikirkan urusan ini tidak kunjung tuntas. Aku tau gimana nikmatnya menggenjot tubuh Novi dengan sepenuh nafsu, lagipula udah dapet izin dari suaminya. Namun aku masih merasa terdapat yang mengganjal. Aku tetap merasa tidak enak dengan Wein. Wein ini baik sekali denganku, benar-benar laksana abang sendiri. Sudah tidak terhitung berapa kali dia meminjamkanku uang guna utang2ku, meminjamkan mobilnya, meminjamkan perlengkapan kameranya. Bahkan dapat dibilang, side job fotografer pre-wedding ini modalnya dari dia sementara aku modal dengkul saja.

TINUNINUNG BBku berbunyi tanda pesan baru diterima. Dari Wein. “Bro, gimana nih, udah terdapat keputusan belom?”. Aku belum membalas, tapi tentu di ujung sana, dia telah tau bila aku sudah menyimak pesannya. TINUNINUNG pesan baru masuk lagi. “Bro, please lah, help me, I have never ask you for any help. Gw bukannya inginkan ngungkit2 apa yang udah gw pernah tolong ke lo. Tapi please…” Mungkin bila orang beda yang menyimak pesan tersebut akan terbaca bahwa Wein ini pamrih dalam memberi bantuannya. Namun tidak bagiku, aku tau serupa aku telah berhutang tidak sedikit dari kebajikan yang diserahkan Wein. “Oke bro, gw setuju. I hope this is not one of your sick jokes.” “GREAT!!!! gw kabarin istri gw.”

Hari tersebut hari Rabu, kami janjian guna ketemuan di Plasa Senayan (PS). Aku tidak jarang kali suka PS, sebab gak terlampau crowded, jadinya guna nongkrong juga enak. Kami janjian di food court. Aku sudah menantikan agak lama nyaris 20 menitan, cemilan french friesku juga udah nyaris habis, mendarat ada yang menepuk pundakku dari belakang “Hi Ren..!” salam Novi kepadaku dia mendarat dengan Wein dari arah belakang.

Aku kali ini benar-benar canggung bertemu dengan mereka, tidak seperti seringkali “Eeehh hai.. Mbak” “Mbak? Mbaak? semenjak kapan anda manggil aku Mbak?” protes Novi kepadaku “Grogi dia” celetuk Wein. Dan memang benar, aku lagi super grogi, tanganku mendadak berkeringat basah dan aku salting. “Ren, udalah nyantai aja.” “eeeh iya Novi” “Novi? duh anda rileks deh, sekali2nya anda manggil aku Novi” Betul, aku tidak jarang kali memanggil Novi dengan panggilan teteh. Karena dia dan Wein lebih tua daripadaku, lebih tua 5 tahun.

“So…” ujarku “Iya, so….” Novi mengulang kata-kataku dengan sarat semangat dan senyum. Aku hingga takut tidak boleh sampai Wein cemburu, namun nampaknya Wein oke oke saja. Wein menimpali “Makasih banget bro lo inginkan bantuin gw, ya yang kayak gw cerita, anda perlu pertolongan lo untuk…. untuk…. ya you know” “Iya, gw ngert, trus gimana prosesnya nih. Apa gw dateng tiap hari apa, berkala. kemudian ML. atau lo terdapat di situ ngeliatin gw sama teteh ntar jangan2″ “wueeeh…. ogah meen yang bener aja deh lo tidak boleh gila” kami bertiga terbahak2.

No no… gini, gw gak inginkan tau, arrangementnya antara lo sama Novi aja, kalian janjian dimana, ngelakuinnya dimana, don’t tell me. I don’t wanna know. Ntar kebayang2. Hey men, lo sobat gw hanya kalo ngebayanginnya masih gimana…” canggung deh anda bertiga. Ini dia yang sebetulnya aku takutkan. Aku fobia melukai perasaan Wein. Namun menilik ini permintaan Wein dan Novi sendiri ya mungkin dapat dikesampingkan saja.

Novi lantas menimpali. “I’ll contact you ya. btw ini terdapat hubungannya sama masa subur gw, jadi mesti dilakuin di masa-masa yang pas.” aku mengangguk tanda setuju. Malam tersebut kami lanjut nonton dan kembali ke lokasi masing2. TINUNINUNG BBMku kemasukan message, dari Novi, “Ren, kamu kelak free gak.” “Aku sih free teh, Wein emang kemana?” “Dia lagi terbit kota. “Oke teh, jadi aku ke apartemen aja nih” “Iya you can come”

Lusanya aku mendarat di apartemen, sengaja aku bilang Novi bila aku bakal datang lebih cepat barangkali sebelum gelap supaya tidak terlampau larut pulangnya. Aku menikmati deg-degan luar biasa. Jujur saja meskipun aku belum menikah, aku sudah menikmati hubungan seks dengan mantan-mantanku dulu.

Namun belum pernah kurasakan hal laksana ini, deg-degan spektakuler gak berhenti pun sejak turun mobil dari parkiran, naik ke lift hingga ke pintu apartemennya teteh. Setelah ku pencet bel 3x masih belum terdapat jawaban, kemudian aku menerbitkan BBku guna bbmin teteh, tetapi disaat bersamaan teteh membuka pintu. “Haiiiyy Reeenn, I’ve been waiting for you, come in” Eeeeuuuuhhhh…. senyum teteh buat hati melted. Aku mesti berjuang untuk tidak main hati guna urusan beginian. “Iya teh, sorry telat, tadi cari bensin dulu” “Yuk masuk”

Novi mengajak duduk diruangan tengah, di ruang tivi. Didepan tivi terhampar spreadsheet, serupa timing guna pipeline project, namun ini beda, terdapat tanggal yang berulang. Ah! Aku baru sadar, ini ialah siklus haid dan masa suburnya Novi. “Udah research ya Teh, ini kok sampe berantakan gini” “Itu dia Ren, sebelumnya aku inginkan jelasin ke anda dulu soal ini” ujar Novi yang datang dari arah dapur membawa soft drink dan ditaruh di meja kecil sebelah sofa lokasi aku duduk. Belum hingga Novi hingga ke sofa, aku turun ke bawah mengobrak-abrik spreadsheet yang diciptakan Novi, sok sok ngerti lah. Novi juga duduk di sofa setelah menempatkan kaleng soft drink di meja.

Sore tersebut Novi paling seksi, dengan rambut diikat ke belakang dengan melulu menggunakan karet, menunjukkan lehernya yang jenjang dan tengkuknya yang laksana mengundang guna aku jilati, Novi menggunakan you-can-see warna putih yang tidak terlampau tipis, tetapi aku dapat melihat tali BHnya yang berwarna hitam menyembul melingkari pundak. Rendaan bra juga tercetak di you-can-see Novi dari depan melingkar ke belakang.

Belum apa-apa aku telah mikir macam2. Bagi bawahannya dia memakai Hotpants yang lumayan pendek, celana dalamnya juga terceplak di bokongnya yang semok. Brrrr……. Novi ini benar2 didesain Tuhan untuk mendongkrak birahi lelaki sepertinya. Aku tidak dapat bayangkan gimana Wein tiap hari, tiap malam disuguhi malaikat sempurna laksana ini.

KLOP, jari Novi disentakkan di depan wajahku “Bengongin apaan hayoooo, belom apa2an udah ngayal2″ Anjir, ketauan aku memandangin dia. “Ngggg… nggak kok teh, kagum aja dan iri sam Wein dapat punya istri se-perfect Teteh” ujarku menggombal. “Bisa aja deh kamu. Jadi gini, planning aku, anda cuma ML pada masa-masa aku sedang subur. yang berarti 14 hari sebelum aku mens. Aku ini mensnya kan tidak jarang kali tanggal 25an. Jadi ya sebelum2 tersebut kita ML” Kulihat jamku, menyaksikan bagian tanggalan, masih tanggal 29.

“oooo…. kirain mulai sekarang, kan masih tanggal 29 nih teh” “Ya well, aku inginkan test drive dulu” Apa2an nih maksudnya Novi. “Maksudnya gimana Teh?” “Hhh…. anda ini lucu ya, super lugu. Kamu tau aku sengaja berhias gini bikin kamu?” AKu semakin bingung. Novi turun ke bawah duduk diatas karpet di sebelahku. Dia mendekap lengan kiriku dan menyandarkan kepalanya di bahuku.

“Kamu tau gak sebenernya mengapa kita gak dapat punya anak?” “Iya, Wein juga kisah kok, katanya kalian berdua sehat namun bingung pun kenapa gak bisa” “Itu sepotong aja ceritanya, anda tentu ingat kemalangan yang Wein alami 2 tahun lalu” Aku lantas flashback, semuanya menjadi jelas sekarang. 2 tahun yang lalu, Wein terlibat kemalangan parah di Cipularang. Bukan… bukan lokasi kecelakaannya Saipul Jamil ntar dikira jadi kisah hantu.

Saat melaju kencang disebuah turunan, mobil Wein diserempet oleh mobil yang menyalipnya dari sebelah kiri, mobil Wein miring dan menabrak pembatas jalan hingga mobilnya terbalik berkali2 sebelum kesudahannya berhenti terbalik sesudah menabrak kaki suatu jembatan penyebrangan di atas tol. Kondisi Wein luka parah, sejumlah tulangnya remuk terutama pinggul kiri ke bawah. Tubuh unsur atas Wein sama sekali tidak rusak, tetapi pinggul sampai kaki kirinya mesti di operasi sejumlah kali sampai perlu diterbangkan ke lokasi tinggal sakit di Singapura.

“Iya aku tau teh, apa karena itu We…” Novi mengangguk, aku terlalu fobia untuk melanjutkan pertanyaanku, takut menciptakan sedih Novi. “Sejak tersebut Wein kehilangan faedah seksualnya. Dia tidak dapat “bangun” lagi. Dan ejakulasi yang dia bisa hanyalah ketika dia mimpi basah. Karena kemalangan yang dia alami, dia tidak dapat menghasilkan sperma yang bagus. Dia pasti saja gak bakal jujur ke anda kalo aku tidak dapat hamil sebab dia. Selama ini aku bersangkutan dengan Wein melulu sebatas petting saja, atau dia memasturbasikanku dengan dildo2 yang dia beli.

Aku cinta Wein, tetapi aku ada keperluan yang mesti dipenuhi. Dan di samping itu, perempuan mana sih yang gak hendak punya anak.” Aku terhenyak mendengarnya. “Iya Teh, aku ngerti kok” Setelah sejumlah lama, wajah Novi menjadi ceria kembali, saking cerianya menjadi lusty lagi. “So, Ren. Kamu inginkan kan muasin aku. Cuma anda yang aku dan Wein percaya. Aku tau Wein tentu sakit hati dengan urusan ini namun ini malah usulan dari dia” “Iya Teh”.

Kami berpandangan sejumlah lama, lantas aku beranikan diri mendekatkan bibirku ke bibir Novi. Novi menyambutku dengan sarat nafsu, tangannya langsung memelukku dan badanku langsung ditindih ketika posisiku masih terduduk di atas karpet. Dengan canggung aku melulu menempatkan kedua tanganku di pinggang Novi. Ciuman kami sarat nafsu, laksana dua pasang kekasih yang telah lama tidak bertemu.

Kami saling berpacu berciuman, saling berebutan bibir atas, bibir bawah, main lidah dst dst. Perlahan tanganku dituntun untuk meremas buah dadanya. Buah dadanya yang paling besar. Tangan kananku melakukannya dengan paling baik. Good Job! tangan kiriku melingkar meremas pantatnya yang paling seksi. Sesekali kami bergulingan diatas karpet.

Setelah kami berdua ciuman dengan hotnya hingga bibir kami berdua nyut-nyutan, Novi mencungkil ciumannya. “Kamu tau, aku tidak jarang kali kagum sama anda Ren, semenjak kesatu kali ketemu. Tapi ya apa inginkan dikata, aku ini istri orang, namun look here we are now.” Aku hanya dapat tersenyum, kalo lagi sange gini seringkali otakku berhenti bekerja, jadi mendingan diam saja daripada ngomong urusan bodoh.

Lalu Novi, beranjak berdiri dan berbicara “You ready to fuck me?” “Mmmmmm…. aku gak janji Teh, aku fobia gak mampu. Lagian kan aku udah anggep Teteh kayak kakak sendiri.” Novi turun pulang dan meremas celana jeansku di unsur kontolku. “Katanya si Junior nggak tuh” seraya tersenyum nakal. Novi berdiri pulang dan berlangsung ke arah kamar tamu. “Jangan lama-lama ya nyusulnya” seraya membuka pintu kamar tamu dan menghilang ke dalam.

Aku separuh sadar langsung berdiri mengarah ke tas ranselku yang tadi kuletakkan dekat rak TV, segera bongkar celanaku, celana jins dan celana dalamku dan berganti dengan celana boxer longgar andalanku. Ku berjalan mengarah ke kamar tamu dan mengetuk sebelum masuk. Entah apa yang kupikirkan, aku masih beranggapan harus bertingkah sopan untuk Novi. Begitu aku masuk, aku mengejar Novi telah merebah di atas kasur, kasur yang seringkali kutiduri bila aku menginap disini.

Novi sudah mencopot you-can-see dan hotpantsnya. Yang terbelakang ditubuhnya hanyalah BH yang kelihatannya kekecilan sebab terlihat laksana tidak dapat menampung toket Novi yang besar, dan G-string. Novi bertumpu dengan sikunya di punggung. “Buka dong kaosnya…” sesudah kubuka kaosku, aku mendekat Novi dengan merebah di sampingnya kirinya. Novi mengolah posisinya menjadi menghadapku. Jarinya yang lentik mulai bermain-main mulai dari dadaku, turun ke bawah, masuk ke celana, pas nyaris sampai di kontolku yang telah super tegak laksana mau meledak, Novi tarik lagi jarinya keatas.

Novi lantas menciumi badanku, menjilati putingku, aku mulai menikmati nafasku menjadi tidak beraturan. Sudah horny super bos. Sambil menciumi puting kiriku, Novi lantas menaiki badanku, menunggangiku layaknya joki diatas kuda, memeknya yang masih tertutup G-string di gesek-gesekan ke kontol tegangku yang pun masih tertutup celana. Aku meremas kedua bongkah pantat Novi dan sesekali menuntun gerakan pinggulnya. Novi tampaknya merasakan yang kulakukan.

Cukup lama Novi menciumi putingku, bergantian kiri dan kanan, ciumannya mulai naik ke leher dan kami juga berciuman kembali. Ciuman kami sama panasnya laksana ciuman di sofa tadi. Sesekali Novi mencungkil nafasnya seakan tersebut yang dia tahan sekitar ini. Tangannya menjambaki rambutku, pinggulnya masih bergoyang. Pettingan ini kami lakukan lumayan lama. Kalau Novi memang Test Drive, aku barangkali memang mesti memuaskan dirinya hingga pol. Novi semakin blingsatan menciumiku, gerakan pinggulnya semakin menjadi, mengalahkan tuntunan tanganku.

Aku juga merubah posisi, kami berguling dan sekarang Novi berada dibawah ku, ku gesek-gesekkan kontolku ke memek Novi. Kakinya yang jenjang melingkar mengapit pinggulku sebagai reaksi gesekanku. Semakin powerful aku menggeseknya, semakin powerful pula jepitan. Sampai akhirnya laksana Novi membantingku ke sisi dan kami berdampingan dan jepitannya kian kencang dan bergetar jambakannya pun semakin mejadi.

“AaaaaaaaaaAAAAAAAAAAAaaahhhhhhh…….hhhhhhhhhhh ……..” Novi sedang orgasme. Orgasme Novi diblokir dengan exhale nafas panjang Novi dan dilanjutkan dengan ciuman mesra ke bibirku. Mukaku merah padam, bahagia rasanya dapat memuaskan Novi. “Gimana Teh, barusan O ya” “Ouuuwhhh iyaaaah…. udah lama aku gak ngerasain O kayak begitu, bahkan kontol anda pun belom masuk.” Novi pulang menciumi bibirku, tangannya yang lembut seraya mengelus-elus pipiku. AKu menikmati rasa sayang dari belaiannya, atau memang beginilah perilaku seksual Novi.

“Kamu gak inginkan nelanjangi aku? Aku masih menyeluruh gini?” “Jangan dulu Teh, Teteh lebih seksi kalo terdapat yang nutupin, inginkan pelan-pelan aja. Btw aku boleh sampe jam berapa ini?” “Terserah anda aja..mmm… sekuatnya anda aja…” Novi pulang menciumiku. sungguh spektakuler Novi terus-terusan menggodaku dengan body seksinya. Sambil menciumiku, Novi menggeliat-geliat, menggesek-gesekan tubuhnya ke tubuhku. Kami berdua bertukar panas tubuh, wajahnya yang nafsuin semakin meningkatkan nafsuku kepadanya.

Geliatan Novi semakin menjadi, pelan dan halus tetapi tau bagaimana mendongkrak birahiku. Hingga menggeliat turun, sampailah kepala Novi di depan celanaku. “Buka ya” “terserah Teteh, punya teteh kok” Novi membuka celanaku sama sekali tidak memakai tangan, dengan bibirnya dia unik celanaku turun kebawah. Sampai didengkul celanaku dilanjutkan dipeloroti dengan tangannya. Novi lantas menunggangiku lagi. Otomatis posisi tubuhnya berputar. Jadi saja kami dalam posisi 69 yang super seksi.


Aku telah telanjang bulat sementara onderdil Novi masih lengkap. Novi menciduk kontol tegakku. Sesekali dia menciuminya dengan lembut. “Ren, gede amat nih, aku gak yakin muat.” “Yah teh, diusahakan aja dulu, diukur pake mulut” godaku. Novi menjawab dengan cubitan pelan di pahaku. Novi perlahan menciumi sekeliling kontolku sampai basah dengan air liurnya, lantas sleebb… masuklah kontolku ke dalam mulut Novi yang di pagari dengan bibir tipis nan seksi. “Mmmmmmhhhhh…… mmmmmmhhhh……mmmmmm…..” sama sepertiku Novi sangat merasakan sepongan yang dia kerjakan ke kontolku.

Pinggul Novi yang ketika ini terdapat di atas dadaku mulai menggeliat, aku cengekeram pantat Novi dan kuremas2. “Teh, kubuka ya” aku merujuk untuk G-string Novi.. “hhheee emmmm” tanda persetujuan Novi terbit dari mulut yang masih sarat dengan kontolku. G-String Novi modelnya entah apa namanya, yang pasti melulu dengan membuka satu simpul tali di belakang G Stringnya telah terlepas.

Wow… lembah surgawi Novi benar-benar indah, putih dan tidak terdapat jembut yang tumbuh di sekitarnya, diperbanyak wangi sekali. Aku tidak langsung menjilati, jempolku mengelus2 lokasi sekitaran bibir memek Novi yang masih basah dari orgasmenya yang kesatu tadi. Kemudian kuciumi saja memeknya, lama kelamaan ciumanku pulang menjadi jilatan, tidak terdapat sudut memek yang luput dari jilatanku. Goyangan pinggul Novi semakin menjadi, jilatanku pun tidak dapat kalah, aku juga semakin menjadi menjilatnya.

Novi juga mengimbanginya dengan menghisap, menjilati, menciumi kontolku dengan liar. Bijiku juga tak luput diciumi olehnya. Saat Novi semakin turun ke bawah, aku tau dia inginkan menjilati lobang sunholeku. Aku menolak. Kutarik tubuh Novi agar mulut Novi pulang sejajar dengan kontolku dan kuarahkan kontolku ke mulutnya pulang “Jangan Teh, tidak boleh ke situ, aku gak suka” “Okemmm…… mmmm…. Ren, as you wish….mmmmmhhhhmmmm” Ya men, plis deh, dia cium silitku, aku dan dia nantinya ciuman, ya apa bedanya aku cium silit sendiri.

Aku lanjutkan menjilati memek Novi yang semakin basah. Novi pun sudah mulai panas, tanganku dengan lihai bergerak kepunggungnya, membuka kaitan BHnya dan melepasnya. Aku tidak dapat melihatnya tetapi aku dapat merasakan, toket kencang nan kenyal mengurangi pinggang depanku. Kutengok ke kananku, ternyata lemari pakaian kamar tamu terdapat cerminnya. Aku dapat melihat dengan jelas posisi kami benar benar hot. Sambil meneruskan jilatanku, aku merogoh toket Novi guna kuremas-remas dengan kedua tanganku.

Posisinya memang sulit tetapi sepertinya Novi menyukainya “Teruuuuussss…..mmmmmmhhhmmm…. teruuuss….” Novi menggumam. Setelah berapa lama, dan setelah sejumlah sedotan tiba2 paha Novi melingkar erat memiting kepalaku erat salah satu selangkanganku, dan CRrroooooottt……… terbit cairan hangat dari memek Novi. Ternyata dia O yang kedua kalinya, Novi gemeteran menyangga Orgasmenya kali ini seraya meremas pahaku dalam posisi membungkuk.

“AAAaaaaahhhhhhhhh…. ya ampuuuuuuunnnhhhh….hhhhh… anda hebat banget aku udah dua kali…” Novi langsung berbalik badan dan berbicara “Now for the main course-nya ya. Novi jongkok diatas pinggangku, berupaya guna memasukkan kontolku ke dalam memeknya, tetapi sudah sejumlah detik kelihatannya dia kesulitan, aku langsung memeluknya dan berjuang menukar posisi, membantingnya dengan lembut ke kasur dan membuka kedua kakinya. “Iya, main coursenya nih, siap-siap yah.” Ku perlahan mulai memasukkan kontolku ke dalam memeknya.

Memek Novi benar-benar sempit, aku tak mengerti, mungkin sebab sudah lama tidak pernah ditembus kontol, tapi mestinya dengan dua kali O sudah dapat dengan gampang dicoblos. Apa barangkali memeknya yang terlampau kecil dan kontolku yang kegedean. Atau memang keduanya. “Sempit nih Teh” “Lanjutin…. lanjutin… aku gak kenapa2″ dengan satu sodokkan kuat tetapi perlahan, kesudahannya Kontolku dapat menembus liang vagina Novi. “AAAAAAaaaakkkkkhhhh….” jeritan keras Novi dan cakaran di punggungku menyertai tusukanku.

AKu perlahan mulai genjot, rasanya luar biasa, Novi yang awalnya meringis kesakitan lama-lama tampak menikmati, makatanya telah merem melek gak karuan. Nafasnya bersuara tak beraturan dan seirama dengan sodokanku. Dalam posisi ini kami bergumul lama sekali, sejumlah kali Novi memiting pinggangku tetapi aku tetap sodok saja. Lalu Novi mengupayakan mengubah posisi hendak di atas. Novi mendorong tindihanku dan berbalik memindihku. Semua dilaksanakan tanpa kontolku terlepas dari memeknya.

Gantian kini Novi yang memompa kontolku. Sungguh nikmat menyaksikan wanita sesempurna Novi sedang merasakan bercinta denganku. Toketnya yang besar dan kenyal menggandul gandul seiring dengan genjotannya dia. Sesekali Novi juga melenguh dan menghela nafasnya panjang. Jika Novi telah agak capai, Novi memelukku, tetapi seringnya dia duduk diatasku memamerkan toketnya yang besar. Tangannya menuntun tanganku supaya tetap meremas buah dadanya dan memainkan putingnya. Sesekali aku juga menjilati putingnya.

Masih dalam suasana pinggulnya memompa kontolku. Aku sejumlah kali berjuang merubah posisi menjadi man on top lagi tetapi Novi menahan. ia masih hendak menguasai kontolku demi kepuasannya untuk sejumlah lama. Tiba2 genjotan Novi semakin kencang. Kedua kaki Novi memiting pinggulku dan tubuh Novi ambruk ke tubuhku dan Novi menyerangku dengan ciuman ganas. Novi O ketiga kalinya.

Aku semakin nafsu menyaksikan Novi yang telah O, mengembalikan posisi menjadi man on top, mumpung Novi sedang tidak terdapat tenaga guna melawanku. “bentar…hhhh… time outtt..hhhh” Ujar Novi menyerah. “Jangan Teh, tanggung, mari lagi.” Aku pulang menggenjot, tidak tanggung-tanggung aku menggenjot dengan rpm cepat dan konstan, Novi semakin menggila dan berteriak2. Sesekali aku mencumbu bibirnya, menjilati putingnya, menciumi lehernya, menjilati kupingnya. Diperlakukan seperti tersebut genjotan Novi dari bawah semakin menjadi.

Saat dipuncak2nya aku keluarkan kontolku. Kutarik tubuh Novi dan kubalik badannya hingga Novi nungging di hadapanku. Disuguhi dengan pemandangan berupa bemper yang paling seksi, ku langsung masukkan kontolku ke dalam memeknya dari belakang. Ku raih dua bantal guna menopang tubuhnya dan kumulai genjot kembali. Rasanya dengan posisi ini aku bakal cepat keluar.

Kugenjot dengan cepaat cepaaat aaaaaahhhhhhhhh “Teeeeeehhhh…. aku inginkan keluarrrr….” “Iyyyaaa Reeeennnnn…. keluarin ajaaaa” genjotanku kulanjutkan, rasa semriwing disekitar kemaluanku telah mengumpul tetapi entah mengapa tidak keluar2 juga. Novi kelihatannya sudah menyerah, dia tidak dapat lagi melawanku, kesudahannya dia dalam posisi tengkurap, melemparkan bantal dari bawah tubuhnya dan ambruk ke kasur. Dengan posisiku menindih Novi tanganku melingkar ke depan meraih kedua toketnya. tak luput pulang kuciumi tengkuk dan leher belakangnya. Novi yang telah tak berdaya masih terangsang dengan ciuman2ku.

Hingga akhirnya, ledakan tersebut muncul “TTttttteeeeeehhhhhhh…..AAAAaaaaaaahhhhhhh…… ….” Kubuang seluruh cairan spermaku. Belum pernah aku selega ini mencungkil spermaku ke dalam liang vagina seorang wanita. Biasanya aku memakai kondom ataupun buang diluar. Namun sensasi buang di dalam tanpa kondom memang lebih nikmat. CRrrrrroooooooooooootttt…..crrrrrttttt crrrrrtttttt…. aku dapat merasakan denyutan memek Novi menyambut datangnya sperma2ku. “Enaak ren” “Enak banget Teh” “Bukan, bukan, tadi aku bukan nanya ke kamu, aku bilang ke anda dientotin kamu tersebut nikmat banget.

Aku beruntung banget sesudah sekian lama puasa langsung dapet yang kayak kamu” Posisi kami masih dalam posisi bercinta kami sebelumnya, aku masih menindih Novi dari belakang dengan kontol masih terhujam di dalam tetapi akhirnya aku ambruk kesamping. Kuciumi pundak Novi, kubelai dengan lembut punggungnya dan kubelai rambutnya yang tadinya telah berantakan. Kami berdua juga ketiduran.

Aku terbangun menyaksikan jam telah di pukul 10.30 malam. Aku menyaksikan kesampingku, Novi tidak ada. Tidak lama lantas pintu kamar terbuka, Novi masuk pulang dan langsung menyerangku. Malam tersebut kami lagi2 bercinta sampai pagi.

Setelah test drive yang kesatu ini kami juga rutin mengerjakan seks sekitar lebih dari 1 bulan. Seringnya ketika Wein tidak terdapat di rumah, atau gantian di apartemenku atau kami ke luar kota. Sampai kesudahannya berita gembira tersebut hadir, Novi positif hamil. Wein dan Novi dan pun Keluarga besarnya gembira bukan main. Aku juga senang kesudahannya aku menjadi ayah dan juga dapat membahagiakan Wein. Namun biarlah Wein yang mengurus anak ini dengan lebih baik. Aku dan Wein juga masih bersahabat sampai kini.


Tapi yang Wein tidak tahu, meskipun telah lewat 3 tahun Novi sukses hamil dan mencetuskan anak dariku, tetapi Aku dan Novi masih tidak jarang bercinta. Mungkin saja Wein tahu dan membiarkan. Entahlah, aku tak tahu bagaimana mengakhirinya.

Monday, February 5, 2018

February 05, 2018

CERITA SEX NGENTOT BUAS DENGAN SAHABATKU SENDIRI - BONUS BOKEP 3GP - WWW.CERITASEXNESIA.BLOGPSPOT.COM



Perkenalkan, nama ku S, mahasiswa tingkat akhir di antara perguruan tinggi negeri familiar di kota Surabaya, dan kebetulan aku pun asli dari kota Surabaya tersebut, jadi aku tidak kos. Banyak orang menuliskan sih wajahku ini pas, kadang pas jeleknya kadang pas gantengnya, hahahaha.

Pada ketika Januari lalu, aku baru saja malaksanakan pekerjaan KKN di kampus ku, bertolak belakang dengan teman2ku yang beda yang telah melaksanakannya pada bulan puasa tahun lalu. Ya maklum lah, mahasiswa dengan nilai pas-pas an, IP dari 1, 2, 3 pun udah pernah, yang 4 nya belum sih ehehehe.

Kebetulan, pada ketika pembagian kelompok, aku berbarengan dengan seorang cewek yang pun sejurusan denganku, sebut saja T. Tetapi anda kenal melulu sebatas kenal sebab satu angkatan dan satu jurusan. Kalo boleh dibilang sih, paras cewek sejurusanku ini cantik lah, tingginya tidak cukup lebih selama 155cm an, rambutnya panjang terurai, dengan tubuh yang tidak gemuk dan tidak kurus, pas lah menurut keterangan dari ku.


Kalo bicara soal buah dada sih, relatif ya, tiap orang punya selera masing-masing. Bagi ukuran buah dadanya sih standar, 34a atau 34b lah. Dari sejak mula survey tempat desa yang bakal kami tempati, kami berdua tidak jarang kali bareng, jadi dengan KKN ini anda menjadi semakin dekat.

Pada ketika survey kesatu dia masih bonceng dengan rekan KKN ku, tetapi pada ketika survey ke dua, entah angin darimana dia mengajakku guna survey berdua saja, maklum pada saat tersebut teman-temanku yang beda masih pada sibuk dengan hal masing-masing.

Awalnya aku sih berpikiran santai, namun kadang terbersit di pikiranku takutnya teman-temanku yang beda berpikiran yang aneh-aneh, dan kesudahannya aku menganjurkan T untuk menyuruh teman satu lagi dengan alasan supaya rame.

Singkat kisah kita kesudahannya berangkat dengan rekan KKN ku cewek 1 lagi dengan pacarnya dan aku berboncengan dengan T. Selama perjalanan aku tidak banyak tidak konsentrasi sebab dadanya yang tidak jarang kali nempel pada punggungku, dan aku sengaja membubuhkan tas ku di depan sebab desa yang bakal kami pakai untuk KKN cukup dingin.

Selain tersebut karena jalan yang naik turun dan motorku yang model ayam jago yang jok belakangnya agak naik, membuatnya tidak jarang kali merosot dan buah dadanya yang cukup dan lunak itu nempel di punggungku, dia juga aku simaklah dari spion motorku tampak membetulkan posisi duduknya, semakin nggak karuan nyetir, dari berangkat hingga aku mengantarkannya ke kosnya, udah kemana-mana pikiran.

Singkat kisah kita mendarat di hari H dimana kita bermukim di lokasi tinggal warga yang sedang di pedesaan yang cukup dingin. Selama KKN, kemanapun kelompokku terdapat acara atau main, aku dan temanku T ini tidak jarang kali bersama, udah nggak dapat dipisah lah kalo dibilang, hehehe. Oya si T udah punya pacar juga, dan pacarnya mengamanatkan T ke ane guna jaga doi, soalnya udah pernah ketemu pun sama pacarnya T, ya ane sih iya-iya aja, toh paling pun gitu-gitu aja.

Selama 1 bulan lebih sedikit, pekerjaan KKN ya gitu aja, sekitar di lokasi kami tinggal, aku perhatiin si T bajunya ya baju rumahan biasa hanya kadang suka nerawang sampai-sampai nampak BH nya yang warna warni, tidak jarang aku ngingetin pun ke T kalo BH nya tersebut keliatan ato sejenisnya, ya maklum sih naluri dari jaman SMA kalo terdapat temen cewek yang keliatan BH nya gitu suka ngingetin namun nggak menutup bisa jadi curi-curi juga, hehehe.

Kami berdua juga semakin dekat, ketika kita foto, dia lebih tidak jarang ngerangkul aku, dan bodohnya aku justeru pasang muka bingung, ketika tanganku agak longgarpun dia nggak segan-segan guna menggandeng tanganku sampai-sampai aku pun menikmati tonjolan buah dadanya yang cukup itu.

Pada ketika minggu kedua ketika program kerja udah pada mulai jalan, anda sibuk dengan program kerja setiap sesuai jurusannya, aku dan T sengaja menyamakan supaya kita bisa bersama terus gitu. Saat aku dan T sudah berlalu dengan program kerja kami entah kenapa hendak pulang dulu, teman-temanku yang beda pun tanpa membubuhkan curiga mengiyakan saja dan kami juga pulang.

Setiba di rumah, tidak terdapat orang sama sekali, pikirku empunya rumah ini lagi ke warung sebab memang punya warung yang tidak begitu jauh dari rumah. Akhirnya temanku T langsung ke kamar begitu pun aku guna ganti baju dan tiduran santai sebab merasa capek. Tiba-tiba T memanggilku dari atas, oya letak kamar cowok dan cewek ini atas bawah, kami semua cowok di bawah sementara di atas kamar cewek dan toilet.

Aku juga datang dan menanyakan terdapat apa, ternyata si T hendak ngobrol-ngobrol denganku, anda bicara macam-macam dari ketika dia SMA dan kesibukannya, tetapi ketika aku bertanya mengenai pacarnya, doi terdiam sejenak dan tiba-tiba air matanya keluar.

Bingung bukan kepalang sebab aku jarang menghadapi seorang cewek yang nangis dihadapan langsung, ketika kuberanikan bertanya lagi, ternyata dia lagi terdapat masalah dengan pacarnya dan katanya lagi putus. Iya sih, sejumlah hari sebelumnya ketika dia murung pun aku tanya kenapa, dan memang lagi terdapat masalah.

Ya aku nggak dapat berbuat tidak sedikit di samping menenangkannya, ketika aku jajaki beranikan mengelus rambutnya yang terurai dia melulu diam saja, kemudian aku mengelus air matanya, dia terlihat kaget dengan perlakuanku ini, kemudian digenggamnya tanganku. Aku juga bingung terdapat apa, dan kami bertatapan mata cukup lama sampai-sampai entah siapa yang mengawali bibir kami telah bersentuhan tipis. Aku rasakan pergerakan nafasnya yang masih belum teratur dampak dia menangis tadi.

KLIK DI SINI UNTUK MENDOWNLOAD / MENONTON VIDEONYA

Sambil aku memegangi pipinya yang agak basah, bibirku menjauh dan membisikan di telinganya “masih terdapat aku disini” dia juga mengangguk kecil, ketika aku tatap lagi matanya dia langsung menyambar bibirku dengan halus dan perlahan. Ku ikuti pergerakan bibirnya seraya dalam hati beranggapan “ganas pun ini cewek” dan aku mainkan lidahku. Dia juga merasa geli namun menikmatinya sebab bibirnya tidak jarang kali nempel di bibirku seraya melenguh “mmmmhhh. . . mmhhhh . . . .”.


Tanganku juga yang awalnya di pipinya kini sudah tiba di pinggulnya sambil mencari lekuk tubuhnya. Kami melepas ciuman kami sejenak dan saling bertatapan, dia melempar senyuman dengan matanya yang sayu, menciptakan setiap orang seakan hendak mencumbunya, kemudian aku meminta ijin guna memegang buah dadanya yang cukup itu, dia melulu mengangguk dengan senyuman.

Kami lanjutkan lah perang bibir dan lidah kami seraya aku meremas buah dadanya yang saat tersebut mengenakan BH warna putih pink. Dia mendesah merasakan “aahhh. . . ahhh . .” seraya bibirku mencumbu lehernya. Sialnya ketika aku nyaris mengusung BH nya tersiar suara motor teman-temanku yang datang. Kami juga tergesa-gesa berbenah diri.

KLIK DI SINI UNTUK MENDOWNLOAD / MENONTON VIDEONYA

Semenjak kejadian tersebut, dia lebih tidak jarang memanggilku “pacar”, kesatunya aku juga kaget sebab dia memanggil begitu di depan teman-temanku pada ketika dia sedang membuatkan mie guna ku dan teman-teman cowok yang lain. Tetapi entah mengapa teman-temanku ini tahu bahwa itu melulu bercandaan, ya aku sih terserah inginkan dia panggil apa asal dapat menikmatinya tubuhnya deh, hehehe.

Pada minggu ke 4, dia seketika minta ijin kembali ke ketua ku sebab ada hal keluarga dan aku dimintanya guna mengantarkannya bertemu dengan orang yang bakal menjemputnya. Spontan di jalan aku juga bertanya “emang dijemput siapa deh? Papah mamah mu?” dia juga membalas, sama pacarnya.

Agak kaget namun nggak begitu kaget pun karena dia 3 hari sebelumnya kisah ke aku kalo dia balikan lagi. Aku juga merespon dengan jawaban santai, dia juga seolah merasa bersalah dan berbicara “nggak apa kan aku dijemput pacarku?”, aku pun membalas “ya nggak apa dong, kan pacar kamu, kalo di sini anda pacaran, kalo udah balik atau selese KKN nya anda kembali laksana biasa”.

Dia mengangguk sembari mendekap ku di jalan sebab di jalan pedasaan ini sepi dan jarang kendaraan lewat, sesekali dia mengecup leherku. “Kamu mau kembali kok masih curi-curi sih”, balasku. Dia melulu cekikikan sambil mendekap semakin erat.

Skip skip skip, 2 hari lantas sore haris saaat aku sedang santai jalan-jalan di perumahan pedesaan lokasi aku tinggal bareng temanku, si T menelponku “car, lg sibuk nggak? Kamu lg di mana?” tanya nya, “lagi jalan-jalan santai sih bersama anak-anak, terdapat apa?”, jawabku. “jemput aku di lokasi kemaren dapat nggak?” langsung sigap aku menjawabnya,

“bisa dong kalo bikin kamu”, seraya pake nada genit, “ih gombal, oke deh 10 menit lg aku sampe kok, tidak boleh lupa lho, muuaaach”. Tut tut tut . . . baru mau dibalas udah diputus teleponnya, langsung saja berpamitan dengan teman-temanku dan aku langsung memungut motor ayam jago standarku guna menjemputnya.

Sesampainya di lokasi dia menjemput ternyata dia udah duluan dan sendirian, “lho anda sama siapa kok sendirian?”, tanyaku. “tadi sama pacarku, dia udah kembali duluan”, jawabnya. Dalam hati ku “buset ini pacarnya geblek amat, kalo pacarnya ditinggal sendiri gini kalo digodain orang desa gimana, payah” dan kebetulan emang si T ini menjadi primadona di kalangan pemuda desa sebab paras cantiknya.

Akhirnya aku langsung memboncengnya dan anda pun tancap gas. Di perjalanan pun anda ngobrol-ngobrol “lho masa-masa tadi anda telepon pas terdapat pacarmu?”, tanyaku, dia membalas cekikikan “ya nggak lah, car, tadi dia lagi beli cemilan aku nunggu di mobil”.

“kirain pas terdapat pacarmu anda pas telepon tadi”, jawabku lg, “takut ya? Hihihihi”, seraya dia nyubit pinggang ku. Anjir, justeru nantangin, “bukan fobia sih, hanya main bersih aja kita”. Timpalku. “alah sok-sok an huuuuu, cubit lagi nih.” Balasnya. Dan kamipun begitu hingga setibanya di posko KKN. Dia juga bergegas langsung mandi dan aku juga masih ngumpul nonton tivi bersama teman-teman yang lain.

Lusanya cuaca juga mendung, anda berencana inginkan ke SD sekitar lokasi kami KKN guna sosialisasi terakhir kalinya, aku bangun terlambat dan bisa jatah mandi sangat terakhir sebab kamar mandi di lokasi tinggal ini hanya 1, ada pun temanku yang buru-buru telah biasa mandi di tetangga sebelah posko KKN kami.

cerita sex 2018, kisah sex terbaru, kisah sex terupdate, kisah sex, kisah seks 2018, kisah seks terupdate, kisah seks terbaru, kisah seks, kisah dewasa 2018, kisah dewasa terupdate, kisah dewasa terbaru, kisah dewasa, kisah mesum 2018, kisah mesum terupdate, kisah mesum terbaru, kisah mesum.

Dan entah disengaja atau nggak, si T pun kesiangan dan pun baru mandi sesudah aku berlalu mandi. Pada ketika T mandi juga aku tidak memikirkan urusan yang beda di samping siap-siap guna acara sosialisasi ke SD. Kami berdua ditinggal sebab waktu pun telah menunjukan pukul 9 pagi dan acara dibuka jam 9.30 nya. Sesaat aku dan T telah siap bergegas berangkat, tiba-tiba hujan juga turun cukup deras, kami mengabari ketuaku datang terlambat.

Pertamanya ketuaku mengajak kami untuk menggunakan jas hujan, tetapi aku terkenang jas hujan ku dan punya T terbawa di motor temanku yang telah berangkat. Ya telah deh kesudahannya ketuaku memaklumi dan menuliskan untuk tidak memaksakan kalo memang deras, kebetulan di SD nya pun pun hujan yang lumayan.

Aku dan T juga ngobrol-ngobrol biasa, berkelakar kadang T suka cubit pinggangku, aku juga melontarkan pertanyaan “eh ini bapak sama ibu yang punya lokasi tinggal nggak di rumah? Kok tumben pagi-pagi udah nggak terdapat di rumah”. “kata anak-anak tadi bapak ibunya pamitan inginkan ada acara di kota katanya, terdapat sodaranya nikahan”, balas si T.

Lalu duduk kami berdampingan entah terdapat angin apa, aku pun mengelus rambut nya yang wangi serta menciuminya sebab memang dia berakhir shampoan. Aku pegang lembut pipinya dan dia pun berbicara “aku nggak nyangka kita dapat gini”, aku juga bingung apa maksud dari perkataannya “maksudmu?”, jawabku singkat, dia juga merebahkan badanya ke pelukanku dan menyandarkan kepalanya di bahu ku,

“ya gimana ya, anda baik, dapat ngertiin aku, perhatian namun waktunya justeru kaya gini, anda itu lain banget sama pacarku yang suka ngekang aku, protektiflah, apa-apa nggak boleh”. Aku paham arah pembicaraannya, aku balas, “lho kan bermukim diputusin aja gampangkan pacarmu?”. “nggak semudah itu, orangtua ku sama dia udah deket, begitu pun sodaranya, udah 3x sekitar KKN ini aku mohon putus namun dia nggak mau”.

Saat tersebut aku menyimak matanya berkaca-kaca, seraya aku usap rambutnya aku juga menenangkannya dengan gaya sok cool romantis gitu “ya udah, nggak apa, emang begini jalannya, kalo di sini anda emang gini, namun kalo di kampus kita laksana biasa aja, anda tahu sendiri kan aku pun udah punya pacar, semuanya tentu baik-baik aja kok, kalo jodoh emang nggak kemana”.

Dia pun kian menjadi tangisannya, terlihat bedak di wajahnya luntur dampak air matanya. Aku juga mengusap air matanya dan menenangkannya. Dia menatapku dalam-dalam lantas tanpa anda sadari bibir kami telah bersentuhan entah terdapat angin apa T melumat bibirku dengan kencang. Aku pun menjawab dan memainkan lidahku, dia pun nggak inginkan kalah “mmmmhh. . . mmmhhh . .” tanganku pun telah berada di buah dadanya yang masih terbungkus jaket KKN.

Dia melepas ciumanku dan berbisik “di kamar aja” langsung saja aku bawa ke kamar cowok yang biasa dipakai tidur oleh temanku, aku lepas jaket T, dia mengenakan kemeja denim menurutku membuatnya tampak kian cantik. Dia nyeletuk “kok diem aja?” dalam hatiku “wah ini anak emang bener-bener deh” langsung saja aku cumbu lagi bibirnya, aku lumat, aku mainkan lidahku, dia pun enggan kalah pun membalas lidahku dan sesekali menyedotnya.

Tanganku pun telah berada di atas balutan BH nya yang ukuran 34b (yang ini tanya ke doi kesudahannya tau) dengan warna merah yang mengundang gairah. Langsung saja aku copot pengait BH nya dan nampak buah dada T dengan ukuran 34b nya, aku remas aku mainkan putingnya dia melulu melenguh “aahhh. . . enak car mmmhhhh” sedangkan bibir ku masih menciumi telinga dan leher nya.

Sekitar 15 menit aku mainkan buah dadanya dia laksana nya udah di ubun-ubun nafsunya “diemut car. . . diemut mmhhhh” tanpa komando juga aku pun sudah menjilati antara buah dada nya, kemudian mengemut putingnya yang kecil berwarna coklat muda sembari tangan kanan ku memainkan dan meremas puting dan buah dadanya yaang kiri “iya caaaar, enak diemut mmmmhhhh. . . geli caaar, aaaahhhh. . . aaahh. . .”

KLIK DI SINI UNTUK MENDOWNLOAD / MENONTON VIDEONYA

Saat tersebut juga tangan ku yang kanan pun telah mengorek memeknya yang dibungkus celana jeans ketat, aku menikmati memeknya telah basah. Aku juga langsung mencopotnya dan nampak lah celana dalamnya yang berwarna merah juga, warna ini sungguh menciptakan ku nafsu.

Ku lepas baju dan celana ku serta celana dalam ku sampai-sampai “adik” ku yang tidak besar dan tidak kecil ini mencuat dengan keras. T juga langsung menyergap “adik” ku dan menjilati nya serta di sedot nya, “ahhh caaar, enak caaar, sedot terus sayaaaang aahhh. . .” celoteh ku.


Ku akui wajahnya yang cantik seraya mengemut “adik” ku ini paling menggairahkan. Aku juga nggak diam aja, aku copot celana dalam T dan terlihat suatu gundukan yang bersih terawat tanpa bulu sehelaipun di memeknya, urusan ini membuatku semakin bernafsu.

Ku jilati memeknya sampai-sampai posisi kita kini di posisi 69, sungguh nikmat sedotan si T. Ku jilati gundukan kecil di memeknya yang bareng klitoris sembari dia masih mengulum “adik ku” “aaahhhh. . iya sayaaaaang, jilat terus yang situ aaahh. . . mmmhhhh. . .”

KLIK DI SINI UNTUK MENDOWNLOAD / MENONTON VIDEONYA

sekitar 10 menit anda berada di posisi 69 kemudian aku merebahkan tubuhnya di kasur lipat yang dibawa rekan ku, aku ciumi bibir nya, lehernya, emut putingnya dan meremas buah dadanya “sayaaang mmmhhhh. . . terus caaar. . aaahh. . .”

Saat aku gesek-gesek “adik” ku di memeknya dia menggelinjang keenakan, “ayo caaar di masukin mmmhhhh. . .” agak sempit emang memeknya si T meskipun kelihatannya sudah pernah mengerjakan seks, namun itulah yang menjadikan nafsu ku guna menggenjotnya terus, aku masuk kan perlahan “pelan-pelan caaaar, mmmhhh. . . enak caar aaaahh. . .”

Setelah telah masuk seluruh batang “adik” ku genjot maju mundur pelan-pelan supaya memek T terbiasa. Ku genjot pelan maju mundur dia pun telah melenguh keasyikan nggak karuan “caar terus caaar aahhh. . . punya mu mmhhhh. . .” kemudian kunaikan temponya dan dia semakin mendesah, menggelinjang “aaahhh.. aaahhh. . . terus caaar. . mmmhhh. . . enaaak aaah… aku milikmu aaahh. . .” seraya dia melingkarkan kakinya erat ke pinggangku.

Setelah tersebut kita berganti gaya doggy style, aku merasakan genggaman memeknya semakin peret semakin nikmat guna di genjot “yaaaang. . . aaaaahh. . aaaah. . . te. . . ruuus yaaang. . .” Desahannya malah membuat ku semakin bernafsu, ku genjot semakin kencang dan dia semakin melenguh keasyikan “caaaar. . . aku inginkan keluaaar. . . aaaaahh…” dan kesudahannya aku menikmati cairan hangat mengalir di dalam memeknya. Ternyata dia sudah terbit duluan.

Aku biarkan dulu selama 2 menit guna dia merasakan masa orgasme nya, lalu kini giliran dia yang diatas alias WOT. Di posisi ini dia malah semakin menjadi, dengan gerakan naik turunnya dan kadang di pelintir serupa dengan film bokep yang biasa aku tonton, nikmat sekali dengan genggaman memeknya nya yang masih cukup seret dan kencang. “Terus pelintir sayaaang aaaah. . enaaak caaar. . .” desahku.

Tanganku pun nggak inginkan kalah, dua-duanya Meremas dan memainkan puting coklat muda nya. “geliii caaar. . aaaah. . . aaah. . aaaahh. . .” dengan gaya pelintir nya tadi menciptakan “adik” ku seakan hendak memuntahkan maninya sebab emang saking enaknya. “aku inginkan keluaaar yaaaang. . .” dia pun pun membalas “barengan caaaar. . . kontol anda enak banget aku inginkan keluaaar lagiiii aaaahh. . .”

KLIK DI SINI UNTUK MENDOWNLOAD / MENONTON VIDEONYA

Dan selang sejumlah menit lantas aku juga udah nggak kuat menyangga isi “adik” ku begitu juga T yang telah mau terbit kedua kalinya, “caaar. . . terus caaar. . . aaaahh. . . mmmhhhh. . . akuuu miliik. . . muuuu. . aaaaahh…” kesudahannya kami berdua pun terbit bersamaan dan T langsung lemas di pelukan ku.

Hari berganti dan terus berganti sampai tiba saatnya KKN kami selesai, sejak kejadian tersebut sebelum mendarat hari pelepasan dari kampus dan perlengkapan desa, T masih sering menyuruh ku ya walau sebatas curi-curi cium, memainkan dan meremas buah dadanya. T pun mendekap satu-satu temanku, dan pada saat mendekap ku erat sekali pelukan nya. Aku telah tidak menghiraukan temanku yang lain, nampak air matanya menetes dari wajah cantik nya dan aku juga mengusap nya.


Saat kesebelasan kami akan mengarah ke ke kecamatan guna upacara pelepasan aku sengaja memacu kendaraan ku pelan supaya bisa ngobrol lebih lama dengan T. “sudah saatnya anda kembali ke kehidupan masing-masing, anda yang aku kenal di kampus akan tidak jarang kali aku kenal seperti anda di sini, anda tetep usahakan komunikasi walaupun nggak sesering di sini, terimakasih guna kebersamaannya, semuanya yang anda beri guna aku”.

KLIK DI SINI UNTUK MENDOWNLOAD / MENONTON VIDEONYA

T terdiam agak lama, mendekap ku erat, kemudian dia pun membalas “terimakasih pun udh ngertiin aku, ngelindungin aku, anda lebih dari yang aku duga, aku harap ini bukan perpisahan, di kampus barangkali aku nggak akan bisa panggil anda pacar, namun di dalam hatiku anda tetep pacar aku”. seraya dia mengecup leher ku ketika perjalanan ke kecamatan.

Akhir kisah sampai ketika ini anda tetap sering ketemu di kampus sebab kita sama-sama sedang menuntaskan skripsi.

Saturday, February 3, 2018

February 03, 2018

CERITA SEX NGENTOT DENGAN ANAK PERAWAN TETANGGA - BONUS VIDEO BOKEP 3GP - WWW.CERITASEXNESIA.BLOGSPOT.COM




Minggu sore nyaris pukul empat. Setelah menyaksikan CD porno semenjak pagi penisku tak mau disuruh kompromi. Si adik kecil ini kepingin segera disarungkan ke vagina. Masalahnya, lokasi tinggal sedang kosong melompong. Istriku pulang dusun sejak kemarin hingga dua hari mendatang, sebab ada kerabat punya hajat menikahkan anaknya. Anak tunggalku ikut ibunya.

Aku mengupayakan menenangkan diri dengan mandi, kemudian berbaring di ranjang. Tetapi penisku tetap tak berkurang ereksinya. Malah kini terasa berdenyut-denyut unsur pucuknya. “Wah gawat gawat nih. Nggak terdapat sasaran lagi. Salahku sendiri nonton CD porno seharian”, gumamku.


Aku bangkit dari tiduran mengarah ke ruang tengah. Mengambil segelas air es kemudian menghidupkan tape deck. Lumayan, tegangan agak mereda. Tetapi saat ada video klip musik barat agak seronok, penisku pulang berdenyut-denyut. Nah, belingsatan sendiri jadinya.

Sempat terpikir guna jajan saja. Tapi cepat kuurungkan. Takut kena penyakit kelamin. Salah-salah dapat ketularan HIV yang belum terdapat obatnya hingga sekarang. Kuingat-ingat kapan terakhir kali barangku terpakai guna menyetubuhi istriku. Ya, tiga hari lalu. Pantas sekarang adik kecilku uring-uringan tak karuan. Soalnya dua hari sekali mesti nancap. “Sekarang mohon jatah..”. Sambil terus berjuang menenangkan diri, aku duduk-duduk di teras depan menyimak surat kabar pagi yang belum tersentuh.

Tiba-tiba pintu pagar berbunyi dimulai orang. Refleks aku memindahkan pandangan ke arah suara. Renny anak tetangga mendekat. “Selamat senja Om. Tante ada?” “Sore.. Ooo Tantemu pulang dusun sampai lusa. Ada apa?” “Wah gimana ya..” “Silakan duduk dulu. Baru ngomong ada kebutuhan apa”, kataku ramah.

ABG berusia selama lima belas tahun tersebut menurut. Dia duduk di kursi kosong sebelahku. “Nah, ada butuh apa dengan Tantemu? Mungkin Om dapat bantu”, tuturku sambil mencari badan gadis yang mulai mekar itu. “Anu Om, Tante janji inginkan minjemi majalah terbaru..” “Majalah apa sich?”, tanyaku. Mataku tak lepas dari dadanya yang terlihat mulai menonjol. Wah, telah sebesar bola tenis nih. “Apa saja. Pokoknya yang terbaru”. “Oke silakan masuk dan pilih sendiri”.

Kuletakkan surat kabar dan masuk ruang dalam. Dia agak ragu-ragu mengikuti. Di ruang tengah aku berhenti. “Cari sendiri di rak bawah televisi itu”, kataku, lantas membanting pantat di sofa. Renny segera jongkok di depan televisi membongkar-bongkar tumpukan majalah di situ. Pikiranku mulai usil. Kulihati dengan leluasa tubuhnya dari belakang. Bentuknya paling bagus guna ABG seusianya. Pinggulnya padat berisi. Bra-nya membayang di baju kaosnya. Kulitnya putih bersih. Ah alangkah asyiknya bila saja dapat menikmati tubuh yang mulai berkembang itu.


“Nggak terdapat Om. Ini lama semua”, katanya menyentak lamunan nakalku. “Nggg.. barangkali ada di kamar Tantemu. Cari saja di sana” Selama ini aku tak begitu menyimak anak tersebut meski tidak jarang main ke rumahku. Tetapi sekarang, saat penisku uring-uringan tiba-tiba baru kusadari anak tetanggaku tersebut ibarat buah mangga sudah mulai mengkal. Mataku mengekor Renny yang tanpa sungkan-sungkan masuk ke kamar tidurku. Setan berbisik di telingaku, “inilah kesempatan untuk penismu supaya berhenti berdenyut-denyut. Tapi dia masih kecil dan anak tetanggaku sendiri? Persetan dengan tersebut semua, yang urgen birahimu terlampiaskan”.


Akhirnya aku bangkit menyusul Renny. Di dalam kamar kulihat anak tersebut berjongkok merombak majalah di sudut. Pintu kututup dan kukunci pelan-pelan. “Sudah ketemu Ren?” tanyaku. “Belum Om”, jawabnya tanpa menoleh. “Mau lihat CD bagus nggak?” “CD apa Om?” “Filmnya bagus kok. Ayo duduk di sini.”

Gadis tersebut tanpa curiga segera berdiri dan duduk pinggir ranjang. Aku memasukkan CD ke VCD dan menghidupkan televisi kamar. “Film apa sih Om?” “Lihat saja. Pokoknya bagus”, kataku seraya duduk di sampingnya. Dia tetap tenang-tenang tak membubuhkan curiga. “Ihh..”, jeritnya begitu menyaksikan intro mengandung potongan-potongan adegan orang bersetubuh. “Bagus kan?” “Ini kan film porno Om?!” “Iya. Kamu suka kan?” Dia terus ber-ih.. ih saat adegan syur berlangsung, namun tak berjuang memalingkan pandangannya.


Memasuki adegan kedua aku tak tahan lagi. Aku mendekap gadis tersebut dari belakang. “Kamu hendak begituan nggak?”, bisikku di telinganya. “Jangan Om”, katanya namun tak berjuang mengurai tanganku yang melingkari lehernya. Kucium sekilas tengkuknya. Dia menggelinjang. “Mau nggak gituan sama Om? Kamu belum pernah kan? Enak lo..” “Tapi.. tapi.. ah tidak boleh Om.” Dia menggeliat berjuang lepas dari belitanku. Namun aku tak peduli. Tanganku segera meremas dadanya. Dia melenguh dan berkeinginan memberontak. “Tenang.. tenang.. Nggak sakit kok. Om telah pengalaman..”

Tangan kananku menyibak roknya dan menelusupi pangkal pahanya. Saat jari-jariku mulai bermain di dekat vaginanya, dia mengerang. Tampak birahinya telah terangsang. Pelan-pelan badannya kurebahkan di ranjang namun kakinya tetap menjuntai. Mulutku tak sabar lagi segera mencercah pangkal pahanya yang masih dibungkus celana warna hitam.

“Ohh.. ahh.. tidak boleh Om”, erangnya sambil berjuang merapatkan kedua kakinya. Tetapi aku tak peduli. Malah celana dalamnya lantas kupelorotkan dan kulepas. Aku terpana menyaksikan pemandangan itu. Pangkal kenikmatan tersebut begitu mungil, berwarna merah di tengah, dan dihiasi bulu-bulu lembut di atasnya. Klitorisnya pun mungil. Tak menantikan lebih lama lagi, bibirku segera menyerbu vaginanya. Kuhisap-hisap dan lidahku mengaduk-aduk liangnya yang sempit. Wah masih perawan dia. Renny terus menggelinjang seraya melenguh dan merintih keenakan. Bahkan lantas kakinya mengapit kepalaku, seakan-akan meminta dikerjai lebih dalam dan lebih keras lagi.

Oke Non. Maka lidahku pun kian dalam menggerayangi dinding vaginanya yang mulai basah. Lima menit lebih barang kesenangan milik ABG tersebut kuhajar dengan mulutku. Kuhitung sangat tidak dia dua kali orgasme. Lalu aku merangkak naik. Kaosnya kulepas pelan-pelan. Menyusul lantas BH hitamnya berukuran 32. Setelah kuremas-remas buah dadanya yang masih keras itu sejumlah saat, ganti mulutku bekerja. Menjilat, memilin, dan menghirup putingnya yang kecil.

“Ahh..” keluh gadis itu. Tangannya meremas-remas rambutku menahan kesenangan tiada tara yang barangkali baru kini dia rasakan. “Enak kan beginian?” tanyaku seraya menatap wajahnya. “Iii.. iya Om. Tapi..” “Kamu pengin lebih enak lagi?”


Tanpa menantikan jawabannya aku segera menata posisi badannya. Kedua kakinya kuangkat ke ranjang. Kini dia terlihat telentang pasrah. Penisku pun telah tak sabar lagi tiba di sasaran. Namun aku mesti hati-hati. Dia masih perawan sampai-sampai harus sabar supaya tidak kesakitan. Mulutku pulang bermain-main di vaginanya. Setelah kebasahannya kuanggap cukup, penisku yang sudah tegak kutempelkan ke bibir vaginanya.

Beberapa ketika kugesek-gesekkan hingga Renny kian terangsang. Kemudian kucoba masuk perlahan-lahan ke celah yang masih sempit itu. Sedikit demi tidak banyak kumaju-mundurkan sehingga kian melesak ke dalam. Butuh masa-masa lima menit lebih supaya kepala penisku masuk seluruhnya. Nah tidur sebentar sebab dia tampak menyangga nyeri.

“Kalau sakit bilang ya”, kataku sambil menghirup bibirnya sekilas. Dia mengerang. Kurang tidak banyak lagi aku akan menembus perawannya. Genjotan kutingkatkan walau tetap kuusahakan pelan dan lembut. Nah terdapat kemajuan. Leher penisku mulai masuk. “Auw.. sakit Om..” Renny menjerit tertahan. Aku berhenti sejenak menantikan liang vaginanya terbiasa menerima penisku yang berukuran sedang. Satu menit lantas aku maju lagi. Begitu seterusnya. Selangkah demi selangkah aku maju. Sampai akhirnya.. “Ouuu..”, dia menjerit lagi. Aku merasa penisku menjebol sesuatu. Wah aku sudah memerawani dia. Kulihat terdapat sepercik darah mengairi sprei.


Aku meremas-remas payudaranya dan menciumi bibirnya guna menenangkan. Setelah agak tenang aku mulai menggenjot anak itu. “Ahh.. ohh.. asshh…”, dia merintih dan melenguh saat aku mulai turun naik di atas tubuhnya. Genjotan kutingkatkan dan erangannya pun kian keras. Mendengar tersebut aku kian bernafsu menyetubuhi gadis itu. Berkali-kali dia orgasme. Tandanya ialah ketika kakinya dijepitkan ke pinggangku dan mulutnya menggigit lengan atau pundakku.

“Nggak sakit lagi kan? Sekarang terasa enak kan?” “Ouuu enak sekali Om…” Sebenarnya aku hendak mempraktekkan sekian banyak  posisi senggama. Tapi kupikir guna kali kesatu tak butuh macam-macam dulu. Terpenting dia mulai dapat menikmati. Lain kali kan tersebut masih dapat dilakukan.


Sekitar satu jam aku menggoyang tubuhnya mati-matian sebelum spermaku muncrat mengairi perut dan payudaranya. Betapa nikmatnya menyetubuhi perawan. Sungguh-sungguh beruntung aku ini. “Gimana? Betul enak laksana kata Om kan?” tanyaku sambil mendekap tubuhnya yang lunglai sesudah sama-sama menjangkau klimaks. “Tapi fobia Om..” “Nggak usah takut. Takut apa sih?” “Hamil” Aku ketawa. “Kan sperma Om nyemprot di luar vaginamu. Nggak barangkali hamil dong” Kuelus-elus rambutnya dan kuciumi wajahnya. Aku tersenyum puas dapat meredakan adik kecilku.


“Kalau pengin enak lagi bilang Om ya? Nanti anda belajar sekian banyak  gaya lewat CD”. “Kalau ketahuan Tante gimana?” “Ya tidak boleh sampai ketahuan dong” Beberapa saat lantas birahiku bangkit lagi. Kali ini Renny kugenjot dalam posisi menungging. Dia telah tak menjerit kesakitan lagi. Penisku leluasa terbit masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya. Betapa nikmatnya memerawani ABG tetangga.