Showing posts with label cerita sex 2017. Show all posts
Showing posts with label cerita sex 2017. Show all posts

Wednesday, May 9, 2018

May 09, 2018

Cerita Sex dengan Kimcil Binal Yang Masih Rapet - ceritasexnes.blogspot.com

Aku duduk santai di taman kota pagi ini, sebab saat ini aku sedang menantikan seseorang yang aku ajak ketemuan disini. Namaku Rizki seorang cowok yang masih mengerjakan penjajakan dengan seorang wanita mempunyai nama Lisa, gadis manis yang jauh lebih muda dariku. Karena ketika ini umurku 33 tahun sementara Lisa masih berusia 20 tahun aku mengenalnya lewat temanku.

Pertama kali menyaksikan Lisa aku sudah membubuhkan hati padanya sebab senyum manisnya dan pun tutur katanya yang lembut. Maklum saja dia gadis jawa pribumi karena tersebut dia memang tampak mempunyai wajah ayu juga, di lokasi kerja aku selalu menginginkan wajah Lisa dan telah tidak sabar menantikan saat-saat laksana ini meskipun agak lama pun aku menunggunya.

Aku menyaksikan sekelilingku nampak tidak sedikit pasangan kekasih sedang merajut cinta. Aku yakin bila mereka telah pada pernah mengerjakan adegan laksana dalam kisah ngentot, sebab di lokasi umum saja mereka begitu mesra lagipula di lokasi yang melulu ada mereka berdua. Aku tersenyum dengan jalan pikiranku sendiri pulang aku mencampakkan punggungku pada kursi taman.

Tidak lama lantas terlihat Lisa mendekatiku, akupun menyerahkan senyuman termanisku padanya. ” Hei… maaf lama ya nunggunya… ” Aku mempersilahkan dia duduk dan membalas ” Nggak pa-apa kok.. sekalian aku cuci mata dari tadi… ” Kamipun membual lama di taman itu sampai kesudahannya aku menyuruh Lisa beranjak dari tempat tersebut dan menggali tempat untuk membual lebih nyaman lagi.

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

Saat tersebut juga aku menembak Lisa guna aku jadikan pacarku, dan alangkah senanganya aku saat dia membalas iya. Kamipun menjalin hubungan pacaran sejaka saat tersebut dan mulai saat tersebut aku menyerahkan perhatian lebih pada Lisa yang masih duduk di bangku kuliah. Dan aku yang telah dewasa mesti dapat mengerti masing-masing kemauannya yang seringkali masih bersikap kekanakan.

Tapi aku mesti memaklumi urusan itu, akupun sering menyuruh Lisa terbit sekedar santap ataupun nonton. Tapi sampai saat ini aku belum pernah mengerjakan hubungan intim laksana dalam adegan kisah ngentot, sebab aku mengawal supaya urusan tersebut jangan hingga terjadi, entahlah aku begitu hendak melindungi lisa dengan sepenuh hatiku barangkali ini yang disebut cinta.

Tapi urusan tersebut tidak dilangsungkan lama sebab menginjak dua bulan hubungan kami kesudahannya aku dan Lisa mengerjakan adegan layaknya dalam adegan kisah dewasa tersebut. Saat tersebut Lisa datang ke kantorku, dia langsung berangkat dari kampusnya sebenarnya sore tersebut hujan turun dengan lebatnya. Tidak tega aku menyaksikan sebagian bajunya basah oleh air hujan karena tersebut aku menyuruhnya duduk di ruanganku dulu.

Kantor telah mulai sepi sebab sore tersebut semua staf telah pada pulang. Akupun melulu duduk sambil mendekap tubuh Lisa yang kedinginan sebetulnya aku hendak melakukan lebih namun aku dapat menahanya. Tapi begitu Lisa mendongakkan kepalanya dan memblokir matanya seraya membuka bibirnya padaku ketika itulah aku mendaratkan bibirku pada bibirnya yang merekah.

Sampai kesudahannya aku lebih tak waras lagi mengerjakan hal layaknya dalam adegan kisah dewasa ngentot. Kini mulut kami telah sama-sam mengulum bibir kami setiap dan dengan mesranya Lisa mengulum bibirku seraya mendesah ” Oooouuuggghhh….. oooouuuggghhh… aaagggghhhh….. aaaagggghh… ” Desahnya membuatku semakin bergairah saja dan akupun melumat bibir Lisa.

Mungkin sebab masih muda Lisa paling bergairah mengerjakan adegan laksana dalam kisah dewasa ngentot kali ini. Dengan melepas pakaian yang dia kenakan saat tersebut akhirnya tubuhnya telah mulus di depanku aku cium masing-masing lekuk tubuhnya dan aku lihat teteknya yang seakan menantang aku guna segera meremasnya. Akupun langsung meremas tetek Lisa dengan kedua tanganku.

Sampai kesudahannya aku lihat dia merintih tidak tahan dengan remasan keras tanganku ” Oooouuuggggghh…. aaaaagggggghhh…… sa… yang….. aaaaaagggghhhh… te… rus….. sa… yang….. aaaagggghghh… ” Semakin keras desahan Lisa kala tersebut dan akupun menikmati semakin bergairah merasakan toketnya yang begitu lunak dan terasa hangat itu, kemudian aku benamkan wajahku.

Pada toket Lisa lantas aku berpindah melepas celanaku hingga akhirnya aku acungkan kontolku pada memeknya yang sejak tadi telah aku buka ” Aaaaaggghh… pelan…. pe… lan…. aaaaagggggghhh….. aaaaaaggggghhhh….. aaaaaaaggggghhh…. ” Lalu aku goyang pantatku perlahan di atas tubuh Lisa dan pulang aku dengar Lisa mendesah merasakan goyangan pantatku.

Akhirnya akupun tidak tahan guna segera mempercepat goyangan pantatku ” Ooouugggh… aaaaggghhh….. oooouuuggghhh…. aaaaagggghh… ” Kini aku yang mendesah seraya terus bergoyang hingga akhirnya akupun merasa bila kontolku bakal segera mencungkil sperma kentalku dalam memek Lisa, akupun mempercepat hentakan kontolku dan semakin tegang pun tubuhku.

Dengan mengurangi lebih dalam lagi kontolku, seakan dapat menjebol rongga memek Lisa. Aku dekap semakin erat tubuh Lisa seraya ” OOoooouuuuggggghhhhh…. ooooouuggghh… aaaaagggghhhh… “Tumpah telah lendir hangat dari dalam kontolku. Lisapun menikmatinya dia dekap tubuhku sambil menyerahkan ciuman berulang kali pada wajahku dan pun seluruh leherku, aku yakin diapun menikmati puncak kepuasan.

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Sunday, April 22, 2018

April 22, 2018

CERITA SEX NGENTOT DENGAN TEMAN SEKANTOR - www.ceritasexnesia.blogspot.com


Umurku sekarang 39 tahun sedangkan Sari berusia 34 tahun. Memang kami kesudahannya berhenti bersangkutan karena ia mesti pindah ke luar kota sedangkan saya tetap di Jakarta. Namun kisahku dengan dia tidak jarang kali menjadi kenangan, bahkan tidak jarang merangsangku. Sari ialah seorang ibu dari dua anak dan bersuamikan lelaki yang baik, mempunyai pekerjaan cukup di suatu perusahaan kepunyaan pemerintah.

Aku sendiri di perusahaan swasta, se kantor dengan Sari. Badanku biasa-biasa saja dengan tinggi nyaris 170 cm, sedangkan Sari selama 165 cm. Badannya lumayan langsing dengan pantat yang agak menonjol. Inilah yang paling menggairahkan saya. Sementara dia bilang sangat menyenangi bersenggama dengan saya sebab ukuran penis saya yang lebih gemuk dari punya suaminya, walaupun panjangnya kira-kira sama.

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

Hubungan kami berawal dari kedekatan lokasi duduk yang menciptakan kami tidak jarang ngobrol di kala senggang. Aku suka memuji pakaiannya dengan kalimat-kalimat yang mengarah keurusan nafsu. Misalnya, “rokmu bagus deh hari ini, seksi banget kelihatannya” .

Luar biasanya, jawaban Sari lebih menunjukkan lagi, “seksi gimana, hayo, jelasin dong..” Aku seringkali langsung ngejelasin bahwa lekuk tubuhnya jadi tampak dan enak dipandang. Dia senang aku memujinya. Hal-hal begini terjadi dan kian lama kian brani, tetapi tanpa pernah ia tersinggung atau marah.

Nampaknya dia santai-santai aja dan merasakan percakapan, sejauh apapun. Pada sebuah waktu, anda keterusan ngobrol mengenai hubungannya dengan sang suami. Kebetulan paginya, katanya, ia baru bersenggama dengan suaminya, tetapi nggak menjangkau orgasme. Sementara suaminya tidak jarang kali orgasme. Saya langsung memancing,” jadi lagi nanggung dong skarang, ya”.

Eh, nggak nyangka dia menjawab,”napa, mo tolong nerusin nih.. emang mampu?”. Wah, untuk saya peluang nih. Aku langsung menunjukkan pembicaraan ke santap siang bersama di luar kantor. Dia inginkan banget. “Gimana kalo makannya di lokasi yang berdua aja”, aku membuka obrolan di mobil saat kami berangkat menggali tempat makan. Sari membalas dengan pertanyaan sambil menyaksikan ke arahku yang sedang nyetir,” di mana?”. Pikiranku tidak beda ke motel jam-jaman tentunya. Di situ dapat nonton tv, ngobrol, pesen makanan, dianterin ke kamar, bayar, tanpa mesti ketemu muka dengan pendahuluan makanan.

Aku jelasin seluruh itu, dia justeru nyambung,”masa cuman nonton tv, ngobrol, makan..”. Ini jawaban yang ngeresin banget. Aku merasakan tekanan dari dalam celanaku, ereksi yang dahsyat. Akhirnya kami mendarat di motel. Ngobrol-ngobrol lebih jauh, ternyata dia memang telah tidak jarang ke motel dengan suaminya saat pacaran dulu.

Saya jadi paling maklum, pantes Sari nggak kelihatan risi atau kaku sama sekali. Selesai menunaikan kamar dan pesen makanan, kamipun duduk di tempat seraya nonton tv. Ternyata terdapat channel video dengan film seks. Aku nggak pindahin lagi channelnya dan Sari nampaknya senang. Baru 2-3 menit, ia telah merapatkan badannya ke tubuhku seraya berkata,” puasin aku ya..”.

Aku langsung merapatkan bibirku ke bibirnya. Kamu berciuman paling bernafsu. Lidahnya duluan masuk ke mulutku ambil meraba-raba masing-masing sudut dalam mulut. Aku paling terangsang, lagipula melihat tangannya memegang wilayah vaginanya yang masih tertutup rok. Wanita ini nampaknya paling dingin dan cuek, pikirku. Inilah kelaziman wanita yang paling ku sukai dan paling merangsangku. Aku membuka kancing bajunya dan langsung menyusupkan tanganku ke buah dada kirinya.

Dia dengan cepat membuka tali bh sampai-sampai menyembul dua bukit yang lumayan besar. Aku langsung mengulum putting salah satunya. Kepalanya bergerak ke belakang menyangga isapanku. Aku suka ekspresinya saat terangsang.

Ia kian terangsang, aku juga.

Tanganku sudah masuk ke dalam celana dalamnya dari samping. Agak basah. Jari tengahku mengusap-usap klitorisnya. Ini menciptakan ia tak tahan. Tanpa komando apa-apa, posisi kami pulang menjadi posisi 69.

bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

Kami saling mengisap sambil, ” aaaah.. eeeeh..haaaaaaahhh. .” Ketika bibirku mengulum klitorisnya, ia melenguh panjang keenakan,” aaaauu.. enak, Di”. Aku kerjakan ini selama 5 menit hingga Sari mendorongku lantas mengangkang di sampingku.

“Ayo Di, nggak tahan nih. Masukin cepet..” Aku berputar menaikinya, menunjukkan kontolku ke liang senggamanya yang sudah paling basah. Perlahan-lahan ku dorong masuk.. enak sekali. Sari melenguh,” aaaaah.. ya teruuuss Di.”. Perlahan-lahan ku pompa liang senggamanya sedangkan dia memaju-mundurkannya dengan badan yang paling kaku.

Rupanya ia memburu orgasmenya yang kesatu. “Terus Diiii, aku suka banget. “. Semenit lantas badannya mengeras total seraya berteriak,” aaaaaaaaah. udah Di aku dapet. aaaaah”. Aku mendiamkan sedikit supaya ia dapat tenang dulu.

“Enak banget, sayang”, katanya sesudah agak tenang Aku kaget dia memanggilku dengan sebutan sayang. “Kamu sayang aku ya?”, aku bertanya sambil mengawali memompa liang senggamanya lagi. “Iya dong, aku sayang anda yang sudah memuaskanku, di samping menyayangi suamiku yang baik tersebut lho”, Sari menjawab.

Kami bertempur lagi dan nampaknya Sari sudah terangsang lagi. Kadang-kadang aku memutarmutar pantatku dengan arah yang bertentangan dengan putaran pantat Sari. Kami benar-benar merasakan hubungan seks kami yang kesatu. Akhirnya aku nyaris mencapai puncak,” Sari, aku mo nyampe nih.aaaahhh” . “Yaaaah, aku juga”.

Semenit lantas aku menjangkau orgasme yang spektakuler sambil berteriak,” aaaaaahhh.”. Sari pun ternyata menjangkau orgasmenya yang kedua seraya melenguh keras sekali,” aaaaauuuu.. Enak Di. enaaaak”. Kami terdiam sejenak. 

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

Setelah reda, kami berciuman lagi secara lembut sekali. Kemudian kami mandi bersama. Di bawah shower, kontolku tegang lagi. Sari pun terangsang sebab ku gesek-gesek ke vaginanya saat kami mandi seraya berpelukan. Akhirnya kami bersenggama lagi, kali ini seraya berdiri.

Karena susah melakukannya seraya berdiri, kami pulang ketempat istirahat untuk menuntaskan satu putaran kenikmatan. Lagi-lagi aku merasakan hubungan seks yang paling ekspresif. Karena Sari paling ekspresif, nggak malu-malu, aku jadi paling terangsang.

Akhirnya kami menjangkau kepuasan bersama, sesudah aku mesti menyangga orgasme sebentar sebab Sari belum bakal orgasme. Akhirnya kami meledakkannya bersama-sama, ” aaahhhhhh… aaaahhh.”. Sampai pertengahan 2013 kami rutin bersangkutan 2 atau 3 kali seminggu.

Kami melakukannya tanpa saling menuntut, kecuali menuntut kepuasan. Saya tidak pernah bermaksud memperistrinya, dia pun tidak pernah bercita-cita hendak bercerai dan menikah dengan saya. Cocok benar keinginan saya dengan keinginan dia. Saya kami hari berpisah. Skarang saya mesti agak tidak jarang melakukannya sendiri, seraya berkhayal mengenai hubungan seksku dengan Sari.

Monday, April 16, 2018

April 16, 2018

BOKEP JILBOOBS SEPONG ANAK KECIL DI MOBIL

WWW.VIPRCTI99.ORG Situs Agen Bandarq Terpercaya | Agen Domino 99 2018 | Agen Aduq Terpercaya | Agen Domino QQ Terbaik 

bandarq terpercaya, agen dominoqq online, agen poker online, agen poker terpercaya, poker online, agen aduq online, bandar sakong online, agen dominoqq online, domino 99 online, agen bandarq online, bandarq online, agen bandarq 

bandarq online, bandarq terpercaya 2018, sakong online, aduq online, poker online, bandar poker online

Agen Poker, BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino 99, Agen Domino, AduQ Online Terbaik, Judi Uang Asli

Monday, April 2, 2018

April 02, 2018

Cerita Sex Ngentot Cewek Kuliah Simpanan Pak Pejabat



Siang tersebut hp-ku berdering dari nomer yang tidak aku kenal dan saat kuangkat tersiar suara seorang perempuan “Halo mas Adhie, apa kabar? kok lama gak terdapat kontak-kontak aku sih?”, sebab tidak mengenali suaranya, akupun menanyakan “Aku baik-baik saja, sorry dengan siapa ini?”

“Ini Rita mas, wah udah tak sempat ya sama Rita? jawabnya Aku jadi ingat Rita, dia seorang janda cantik berusia 35 tahun dengan 2 anak. Aku mengenalnya saat ia masih menjadi istri tabungan kenalanku seorang pejabat, pada saat tersebut usianya baru selama 20 tahun Baru-baru ini aku bertemu dengan Rita berpulang kepada saat aku dan istriku berkeinginan mengambil raport anak kami yang kebetulan sekelas dengan anak Rita yang telah besar.

Untuk menghindari ketidakpercayaan istriku, pada ketika bertemu aku melulu mengangguk tersenyum seraya mengedipkan mata Untungnya Ritapun mengetahui dengan tidak mengajakku berkata sehingga istriku tidak membubuhkan curiga

“Hei kok mas Adhie diam aja?, hayo sedang mikir apa… jorok ya?” sapanya lagi ditelepon yang mengagetkan aku

“Gak kok Rit, hanya sedang ngebayangin anda aja, kok anda tambah oke sekarang” candaku yang disambut derai tawanya yang renyah

“Mas kantornya masih disana khan?, mampir kerumah kapan2 mas” katanya sambil melafalkan alamat rumahnya yang memang tidak jarang aku lalui bilamana hendak kekantor

“Rita udah dicerai 2 tahun yang kemudian lho mas” katanya lagi

sebetulnya aku telah mengetahui tersebut karena family kenalanku bekas suaminya sempat heboh saat mengetahui sisuami/bapak memiliki istri simpanan. Kamipun ngobrol ditelepon panjang lebar diselingi humor2 tidak banyak berbau sex yang kadang ditanggapi Rita sambil berbicara “Wah kalo ngobrolnya begini, yang repot Rita mas, gak terdapat pelampiasan,kalo mas Adhie sih enak”, aku tertawa mendengar tersebut dan berjanji bakal mampir rumahnya

Keesokan harinya sebab kebetulan supirku tidak masuk sebab ijin menengok orang tuanya yang sakit dikampung, pada perjalanan mengarah ke kantor aku membelokkan mobilku kealamat lokasi tinggal Rita aku beranggapan tidak terdapat salahnya mampir sebentar dirumah Rita

Setibanya didepan alamat lokasi tinggal yang diserahkan Rita, aku menyaksikan Rita sedang melakukan pembelian barang sayur didepan pintu pagar rumahnya Akupun memarkir mobilku dan dari dalam mobil menyimak Rita sambil menantikan dia selesai melakukan pembelian barang sayur

Rita mengenakan daster yang longgar dan tampak rambutnya dibalut handuk sampai-sampai aku tau dia baru saja berlalu mandi Setelah selesai melakukan pembelian barang dan tukang sayur telah menjauh, akupun memajukan mobilku dan memarkir didepan pagar rumahnya Ketika aku turun dari mobil dan mendekat pintu pagar, Rita terhenyak kaget melihatku

“Eh mas Adhie, kirain siapa Wah sorry mas Rita sedang berantakan berakhir mandi dan melakukan pembelian barang nih, maklum kedua penolong sedang kembali kampung” katanya seraya mempersilahkan aku masuk Akupun masuk dan duduk diruang tamunya yang meskipun tidak terlampau besar namun tertata rapi dan berseni

Rita permisi meninggalkan aku untuk menempatkan belanjaannya didapur Sambil menantikan aku melihat-lihat koleksi potret yang terpampang didinding ruang tamu yang kebanyakan ialah foto2 Rita yang memang dulu pernah menjadi seorang potret model

Membandingkan Rita kini dengan foto2 yang terpampang, tidak tidak sedikit berubah, aku rasa sebab Rita yang terdapat darah Aceh dan Betawi rajin mengasuh tubuh dan senam Rita pulang keruang tamu dengan membawa 2 minuman hangat, saat melihatku sedang menyimak koleksi fotonya, dia berkata

“Itu melulu sebagian foto2 Rita mas, yang keren2 Rita pasang dikamar”,
“Keren gimana Rit?, ini saja menurutku telah oke2 tuh” sahutku
“Wah kalo liat yang dikamar bisa takjub nanti mas Adhie” katanya lagi seraya tertawa dan duduk disofa didepanku

Rita telah melepas lilitan handuk dikepalanya namun tetap memakai daster, terus cerah Rita terlihat paling cantik dengan rambut terurai basah Belum lagi daster tipisnya yang kadang menerawang memperlihatkan format tubuhnya yang aduhai, lagipula ketika menempatkan minuman yang otomatis dia menundukkan tubuhnya aku dapat menyaksikan belahan dada nya dengan jelas sebab Rita tidak mengenakan BH dibalik dasternya, pemandangan sensual tersebut langsung membuatku horny dan kontolku langsung mengeras

“Belanja sayur tadi murah ya Rit?” tanyaku bercanda,
“Abis yang melakukan pembelian barang cantik dan sexy sih”,
“Ah mas Adhie dapat aja” katanya tersipu dan mukanya merona merah meningkatkan cantik wajahnya

kemudian Ritapun bercerita mengenai kasusnya, dimana istri kesatu suaminya pernah mengunjungi rumahnya yang mengakibatkan keributan Karena kasus tersebut suaminya mendapat tegoran keras dan mesti memisahkan Rita Aku menyaksikan airmatanya menggenang dipelupuk matanya saat menceritakan itu, dan Rita menghapusnya dengan tissue Untuk memindahkan pembicaraan yang membuatnya kecil hati berpikir, aku bertanya padanya


“Emang foto2 anda yang dikamar se-sensual apa sih Rit?”
“Mau liat mas?, namun janji ya tidak boleh diketawain” jawabnya yang aku iyakan, lantas dia mengajakku mengarah ke kamar tidurnya untuk menunjukkan koleksi fotonya

Berjalan dibelakang Rita dalam jarak yang dekat, aku dapat menghirup bau harum sabun dari tubuhnya dan pun dengan jelas aku dapat menyaksikan bongkahan pantatnya yang bergoyang saat melangkah Hampir saja aku tidak dapat menyangga diri untuk mendekap tubuhnya dari belakang, untung aku masih mengawal image dengan menyangga diri Setibanya dikamar tidurnya, aku sempat terhenyak menyaksikan sekitar sepuluh koleksi potret Rita berukuran separuh poster yang keseluruhannya artistik hitam putih

Istimewanya lagi keseluruhan potret tersebut menunjukkan tubuh telanjangnya !!!

“Apa komentar mas Adhie?” katanya mengagetkanku yang takjub melihat koleksi foto2 tersebut
“Wah istimewa foto2 anda Rit, gimana aslinya ya”, seraya mencubit pinggangku Rita berkata
“Ih… mas Adhie genit, masa inginkan liat aslinya Rita, udah tua nih aku mas”

Karena dia tidak mencungkil cubitan dipinggangku, maka aku tangkap tangannya dengan sedikit unik sehingga tubuh Rita tidak sebanding dan agak sempoyongan tubuhnya merapat ketubuhku yang secara refleks aku peluk Memeluk ubuh Rita yang hanya dibungkus daster tipis terasa paling sensual, lagipula ketika dia menengadahkan wajahnya yang cantik berjarak paling dekat dengan wajahku

“Eh mas, inginkan apa? lepasin Rita mas” katanya dengan agak meronta dipelukanku Karena sudah diisi nafsu otakku, aku tidak mencungkil pelukanku, malah lantas aku cium bibir indahnya dan kukulum “Mmmmffff… jangggaaan…mass… inget… sss hhh” katanya seraya tetap meronta berkeinginan melepaskan pelukan dan ciumanku Dengan tinggi selama 163 dan berat sepandan, rontaan Rita tidak berarti bagiku yang tinggi 170/76

Sambil tetap mengulum bibirnya, aku mulai meremas bongkahan pantat sexynya dan agak tidak banyak kuangkat keatas dan merapat ketubuhku

“Mmmmmm… masss… ssshhhh” gumamnya yang sekarang sudah tidak meronta lagi malahan menjawab ciumanku

Kumasukkan lidahku kemulutnya yang langsung disambut dengan hisapan pada lidahku, lantas dia berjuang memasukkan lidahnya kemulutku yang pun langsung kuhisap kuat2 Tanganku yang awalnya mermas pantatnya, sekarang sudah mulai meraba pahanya yang mulus seraya menyingkapkan dasternya,

ketika tanganku hingga diselangkangan yang dibalut celana dalam tipis, kuusap2 belahan memeknya yang membuatnya menggelinjang dan kian bernafsu menciumku Aku selipkan jariku melewati pinggir celana dalamnya guna menyentuh memeknya dan dengan lembut aku kork dan raba, sedangkan ciumanku aku turunkan kelehernya lantas turun kedadanya

Dari bali daster yang dikenakan, kuciumi teteknya yang berukuran 36 dan wooww…masih kencang, kemudian aku hisap putingnya dari balik daster yang dikenakannya Sensasi rasa puting yang kuhisap dengan kain dasternya dimulutku membuatku kian bernafsu, sedangkan terasa memeknya mulai basah oleh rabaan jariku

“Oooooooohhhhh… maasss……enaaaakkk… trusss ss… …sayaaaang” katanya seraya meremas rambutku Geli gesekan kain daster diputing teteknya berbaur dengan hisapan dan gigitanku membuatnya kian menggelinjang tidak karuan Dengan cepat aku buka daster yang dikenakannya, begitu pun celana dalamnya sehingga sekarang Rita berdiri dalam suasana bugil Kuraih teteknya, kuremas remas dengan tidak banyak kasar seraya memilin putingnya yang menciptakan Rita menjadi liar

Lalu kuciumi kedua teteknya bergantian sebelum turun dan mulai menciumi selangkangannya Dengan posisi jongkok diselangkangannya aku mulai menjilati memeknya Rita dengan berdiri dan sebelah kakinya ditopangkan dipahaku agak tidak banyak mengangkang sampai memperlihatkan memeknya yang estetis dan dipotong bersih

Ketika mulutku mendatangi klitorisnya, kujepit klitorisnya yang sebesar kacang kedelai dan telah mengeras dengan bibirku dan aku hisap seraya menjilat klitorisnya sedangkan tanganku bermain dilubang anusnya Kulihat Rita memejamkan matanya seraya meremas remas kedua teteknya sendiri seraya menggoyangkan pinggulnya mengimbangi jilatanku dimemeknya

“Sssssssshhhhhhh………puaaaassssiiin nn Ritaaaa…masssss……aggghhhh… ohhhh… mauuuu u… kluarrrr” dan seraya tubuhnya meregang, Rita menjepitkan kedua pahanya dikepalaku yang membuatku agak susah bernafas dan lantas terasa cairan memeknya dilidahku meningkat banyak, Rita telah kliamaks

Setelah terdiam sejenak, Rita seraya tersenyum unik tubuhku, melepas pakaian yang kukenakan seraya menciumi wajahku lantas setelah aku telanjang bulat membimbingku rebah ditempat istirahat “Sekarang giliran Rita ngerjain mas Adhie” katanya seraya mengecup kepala kontolku yang tegak gagah bediri pada posisiku yang telentang


Perlahan Rita menjilati batang kontolku naik dan turun seraya sesekali mengecup kepala kontolku Rasa geli dan nikmat tak terhingga saat Rita dengan lidahnya mencari urat yang menonjol dikontolku Apalagi saat dia membuka lubang kencingku denganlidahnya lantas menghisap kuat2…

“Aggggghhhhh… seddddaaaap……ayooooo isap… kuattttt…anjiiiingggggg… ”, laksana biasa pada aku menerbitkan kata2 kotor dan kasar Sluuuurp… sluuurp… suara mulut Rita mengulum kontolku sebab dengan sengaja dia mengeluarkan tidak sedikit ludah pada ketika mengulum kontolku, aku merasa sensasi yang hebat

“Jilatiiiin…kontollllkuuu… sebeluuum akuuu…entotin…memekkkkmuuuuu…bangsaaaat” teriakku binal sambil unik tubuhnya dan meposisikan kami 69 kemudian aku pulang menjilati memeknya selagi Rita asyik mengerjai kontolku dengan nikmat

Lidahku kusapukan keseluruh permukaan memeknya lantas mengitari lubang anusnya sebelum pulang kememeknya dan menghisap kuat2 klitorisnya Saking nikmatnya Rita sempat menghentikan kulumannya dikontolku seraya mendesis

“SSsssshhhh…oooohhhh” saat klitorisnya aku gigit2 kecil

“Aku telah gak tahan mas” katanya seraya bangkit dan berjongkok dengan membelakangiku lantas sambil memegang batang kontolku perlahan-lahan dia menurunkan pinggulnya memasukkan kontolku keliang senggamanya yang terasa paling sempit sebab cukuplama tidak dijamah kontol lelaki

Saking semptnya sejumlah kali Rita si bekas istri tabungan berhenti sebelum melanjutkan memasukkan kontolku Kudengar dia agak mengerang mungkin terasa perih dinding memeknya ditembus kontolku setelah seluruh kontolku masuk “Heeek…oooohhh… sarat memekku massss” rintihnya Lalu Rita mulai menunggangikontolku, menaik turunkan, memutar pinggulnya dengan liar

“Aggghhhhh… enaaaakkkk…bangettttttt…masssss sssssshhhhh
“desisnya seraya menggoyangkan pinggulnya dengan liar

karena posisi duduknya membelakangi aku saat menunggangi kontolku, kadang aku bangkit menghirup punggung dan leher belakangnya seraya meremas teteknya dari belakang dengan gemas Kedengaran Rita si bekas istri tabungan agak kesakitan saat kuremas kasar teteknya

“Addduuuhhhhhhh…… terusss… sakitinnnnn … akuuuu…massss” teriaknya yang rupanya Rita suka sex kasar “Teruuussssss…… entottttiiiin kontollllkuuu… bangsaaaattttt” gumamku seraya kadang mendongkrak pantaku untuk mendatangi goyangan pinggulnya Dan

“Adddddduuuuhhhhh… akuuuu…keluuuuaaaarrrr sayaaaaang” teriaknya seraya mempercepat goyangan lantas terasa dinding memeknya kian keras mengapit batang kontolku dan serasa batang kontolku diguyur cairan didalam memeknya

Setelah klimaks yang kedua, Rita si bekas istri tabungan terdiam seraya menghela nafas panjang merasakan klimaksnya pada posisi menempati kontolku yang masih keras didalam memeknya Tanpa melepas kontolku didalam memeknya, aku dorong tubuhnya sampai-sampai Rita pada posisi menungging, kemudian dengan buas dan binal kugenjot Rita pada posisi doggie style Sambil kuciumi punggung, leher dan belakang telinganya aku terus melanjutkan genjotan kontolku dimemeknya

“Aaaaagggghhh………terussssss… mas ssss… genjoooottt…yanggggg… dalaaaam…entotinnnnn akuuu …masss” teriaknya saat ia pulang terngsang birahinya oleh genjotan dan ciumanku Kadang rambut indahnya aku tarik kasar seraya menepuk kedua pantatnya
“Yeeeeahhhh… rasaaaaiiin…kontollllkuu… pela cuuuurrrrkuuu” bentakku dengan semakin memperkuat genjotanku Rupanya Rita paling suka dengan perlakuan dan kata2 kasarku
“Yaaaaaaa…… akuuuu… pelacuuuurmuuu……ent oooot akuuu dalammmm …dalaaaam” ujarnya seraya memaju mundurkan pantatnya mengimbangi entotanku

Pas dengan posisi doggie style, aku balikkan tubuhnya dan mengusung kedua kakinya kepundakku lantas kembali memompa memeknya seraya meremas kasar teteknya Putingnya kupilin-pilin dan tarik yang menciptakan Rita si bekas istri tabungan agak kesakitan namun nikmat “Yeeeeeaaahhhh………aggghhhh… ssshhhhh” desisnya

“Masssss… Ritaaaa… gakkkk…tahaaaannn… mauu uu kluaaaarrrrr… lagiiiiiiii”, “Iyaaaaaa… babiiiii… ayyyyoooo… bareeengggg g… akuuu jugaaaaa…” kataku saat kurasa aku akan menerbitkan spermaku Pompaanku kian cepat dan dalam, sedangkan dinding memeknya kembali mengapit keras kontolku…dan…croooooot… crooooot akupun menerbitkan spermaku didalam memeknya sedangkan Rita secara bersamaanpun pulang klimaks


Setelah klimaks kami terdiam berdekapan sambil mengupayakan mengatur nafas kami yang tidak beraturan ”Maaf ya Rit, aku khilaf Abis anda sih sexy dan cantik” kataku lantas sambil mengecup lembut bibirnya, “Ooh gak apa2 mass, terimakasih mas sudah membantu Rita dengan memuaskan Rita Lagian baru sekali ini Rita merasa betul2 puas, suami Rita dulu gak dapat muasin Rita mas” jawabnya sambil menjawab kecupanku

Setelah mencuci diri dikamar mandi, aku berpakaian dan pamit kekantor Sebelum terbit dari rumahnya aku sempat menghirup wajah cantiknya, dan kami berjanji guna mengulangi lagi bila ada kesempatan

Demikian kisahku dengan seorang janda cantik bekas istri simpanan. Sampai sekarang aku sangat suka dengan perempuan matang separuh baya.

Sunday, April 1, 2018

April 01, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Suster Sange - www.ceritasexnesia.blogspot.com




Perkenalkan namaku ayu, saart ini bekerja sebagai seorang suster atau perawat di sebuah lokasi tinggal sakit yang sedang di jawa barat,Kota ini memank kecil dan jarang sekali pasien yang diasuh lama di sini,Kebanyakan mereka dirujuk ke lokasi tinggal sakit yang lebih menyeluruh peralatannya,Sebelum kumulai kisah dewasa perselingkuhan saya ini,perlu diketahui tinggi ku 165cm dan berat 48kg,wajahku lumayan cantik dengan kulit kuning langsat,ukuran payudara standart,hanya saja bila aku menggunakan pakaian ketat atau mini,semua mata yang memandang pasti bakal nafsu dan terangsang gairah seksualnya.

Kemudian sebut saja dia dr, Riko, dia cukup tampan,sudah beristri tetapi belum dikauruniai anak,mungkin karna dia lebih tidak sedikit menghabiskan masa-masa di lokasi tinggal sakit,dia pun adalahidola semua suster disini, wibawanya dan tutur bicaranya menciptakan semua suster tidak jarang kali menganguminya,kisah dewasa ini terjadi nkira-kira 3 tahun yang lalu,waktu tersebut aku kebetulan mendapat giliran jaga malam,pada hal kelak harinya tersebut hari libur,karena berdapatan tanggal merah,waktu tersebut pasien di lokasi tinggal sakit tersebut sangat sepi sekali,mungkin sebab letaknya pun jauh dari pusat kota,lebih tergolong ke pinggiran kota

Swetelah aku memeriksa kamar pasien yang di diami sejumlah pasien,,Aku segera saja merapikan pemukuan,setelah tersebut aku masuk ke dalam ruang perawat dimana seringkali perawat berkumpul,beristirahat,dan pun ganti baju seragamnya,Karena lelah aku duduk sejenak dikursi lunak yang tidak terdapat tangannya atau pegangan tangannya,entah sebab lupa atau sebab lelah aku tidak mengunci pintu,Aku melepas sepatu pantovel ku yang sudah menciptakan kaki ku paling pegal

Dia memelukku paling erat dari belakang sampai aku tak dapat melepaskan pelukkannya, tetapi sebenarnya aku pun senang dengan apa yang ia kerjakan itu. Dia menghirup leherku dari belakang, desah nafasnya dan ciumannya menciptakan birahi ku naik. Sesaat dia menciumi leherku, lantas bibirku juga dia kerjai pula, aku juga tak bermukim diam, ku ladeni ciumannya itu, lidah kami beradu, saling mengulum satu sama lain. Entah setan apa yang merasuki ku malam itu, bagiku semuanya sangatlah indah. Tak terasa tiba-tiba tangannya telah mulai meraba dada ku, dibukanya kancing seragam suster ku itu, hingga sejumlah kancingnya tersingkap dan mencuatlah buah dadaku yang masih memakai bh, kemudian ditariknya terbit payudara dari kurungannya, sesaat dr. riko menelan ludah menyaksikan payudara ku itu. “Ayu… ternyata anda mempunyai dada yang sungguh estetis ya?” ucapnya sembari mengelus puting ku. Aku hanya dapat mendesah “ah.. dokter suka ya mainin dada Ayu?” ucapku.

Tanpa menantikan waktu dia langsung mengulum dan menjilati payudara ku dengan sarat nafsu, laksana bayi yang sedang meyusu untuk ibunya. Aku merasakan semuanya, sembari dia terus memainkan dadaku, tangannya mulai bergerak mengarah ke ke bawah perutku, di bukanya kaki ku lebar-lebar, sampai rok mini seragam ku tersebut pun terangkat ke pahaku, aku mengangkang sembari di pangku dr. Riko, aku masih tetap memunggunginya, dia memainkan jarinya di bibir vaginaku, menciptakan ku benar-benar melayang, lantas dia lanjutkan dengan memasukkan jarinya ke dalam vagina ku, di mainkannya vagina ku tersebut dengan jari-jarinya, sentuhan tersebut membuat vagina ku mulai basah, namun rupanya dr. Riko tau kalo aku hendak segera dipuaskan, tiba-tiba saja dia menghentikan perbuatannya. Dia mengajak ku duduk menghadap dia, aku pun sekarang seperti berlutut dihadapannya, dibukanya celana dia, nampaklah senjatanya yang telah berdiri keras, rupanya dia pun ikut terangsang tadi, dia menyuruhku guna mengulum penisnya, awalnya aku takut, sebab ini baru kesatu kali buatku, namun dengan sabar dia menuntunku, yang kesudahannya dia juga mulai menikmati hisapan-hisapan mulutku, aku jilat dan ku sedot penisnya itu sampai basah.

Kemudian tiba-tiba dia menyuruhku menghentikannya dan memintaku guna duduk menghadapnya, aku juga duduk dihadapannya kini, dia menurunkan cd ku, skandal sex dokter dengan suster yang masih perawan kemudian dia memintaku guna memasukkan penisnya ke dalam vagina ku. Aku sempat fobia “dokter, saya takut, saya masih perawan dok…” “justru tersebut yu.akan terasa enak loch, memang sakit diawal, namun lama-kelamaan pun enak” ucapnya sambil menghirup untuk mendinginkan ku, setelah lumayan tenang, dia mulai perlahan memasukkan penisnya ke dalam, “ah… ah….. au…”jeritku merintih menyangga sakit dan perih. Dr. Riko memang paling luar biasa, sebab takut menyakiti ku dia pun paling halus dalam melakukannya, dia memasukkan penisnya inchi demi inchi, dan kesudahannya blessssssss… penis dr. Riko sudah masuk seluruh ke dalam vagina ku, namun dia tidak kemudian menggenjotku, dia malah membuat ku laksana dimanjakan, menciumi ku, memainkan payudaraku, dan secara perlahan dia menggerakkan badannya naik turun, menciptakan penis nya pun ikut bergerak menusuk vaginaku, sesaat ku rasakan darah keperawananku mengalir saat dr. Riko mendorong badannya dengan keras, dan menciptakan penisnya menusuk terlampau dalam, waktu tersebut aku melulu menjerit “ah……sa..kittt… dok” rintihku. “gapapa yu, entar lagi pun enak koq sayang” balasnya. Akhirnya selang sejumlah menit ku rasakan terdapat yang menjalar hebat di dalam tubuhku, dr. Riko mempercepat gerakannya menusuk vagina ku, dan “ah… dokter Ayu rasanya pingin pipis nech…ah………” ucapku, “ keluarin aja Yu, itu buat kamu lebih enak” ucapnya, dan ….”ah………………., terbit dok” ucapku, tubuhku mengejang hebat, ku rasakan terdapat cairan yang mengalir keluar sampai sepertinya mengairi pahaku. “enak kan sayang?” ucap dr. Riko. “Iyah… dokter pinter banget buat aku lemes gini ah…………” itu ialah orgasme ku yang kesatu.

Kemudian dr. Riko menyuruhku berdiri, lantas sedikit menungging, aku menghadap meja yang terdapat di depanku, dr. Riko lantas mulai menggenjotku dari belakang, dan ini menciptakan ku sungguh melayang, benar-benar dokter yang hebat, pikirku dalam hati, dia terus menggenjotku, gerakannya semakin cepat, aku tahu rupanya dia pun akan klimaks, “mau dikeluarin dimana Yu?” “di dalam aja dok, aku lagi gak masa subur koq, lagian aku pun pingin tau rasanya dimasukkin sperma dokter” ucapku masa-masa itu, dan tiba-tiba.. crot.. crot… sperma dr. Riko keluar, barangkali karena tidak sedikit hingga terbit pula dari vagina ku, dan menetes di lantai.


Dr. Riko lantas memelukku dari belakang dan menghirup bibirku, aku juga membalasnya, kami saling melumat lidah kami, dan setelah tersebut kami pun berbenah diri kami, aku pun mencuci ceceran sperma di lantai. Dr. Riko duduk di kursi bersitirahat sejenak, aku pun membereskan pakaian ku, kami pun sempat melakukan sejumlah kali frenchkiss sebelum kesudahannya dr. Riko terbit dari ruangan itu. Malam tersebut benar-benar malam yang sangat estetis buat ku. Dan sesudah malam tersebut pun kami tidak jarang melakukannya tanpa di ketahui oleh suster yang lain, sebab kami tidak jarang kali berpura-pura tidak pernah terjadi apa-apa di hadapan orang lain. Skandal perselingkuhan tersebut terjadi sekitar 3 tahun aku bekerja di lokasi tinggal sakit itu, dan sekarang aku telah pindah pun telah memiliki seorang suami dan seorang anak, namun tetap saja aku selalu memimpikan saat-saat indah bareng dr. Riko, dokter yang mengajariku sex dan merenggut keperawananku kesatu kalinya.

Saturday, March 31, 2018

March 31, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Perawan SMA - www.ceritasexnesia.blogspot.com



Perkenalkan dulu namaku Krishna. Aku sekolah di suatu SMU di kotaku Klaten. Aku punya cewek yang mempunyai nama Ayu dan dia bersekolah di suatu sekolah dasar dikotaku juga. Cerita ini ialah pengalamanku yang nyata dan paling berkesan dihatiku.

Awal ceritanya begini:
Saat tersebut aku telah siap dengan hiasan rapi guna pergi kerumah temanku Yusha. Di lokasi tinggal Yusha aku disambut oleh adik adik Yusha yang kecil kecil. Saat tersebut Yusha terbit sehabis ngasih santap ayam kesayangannya. Aku langsung diperkenalkan dengan seorang adiknya, cewek imut dan cantik mempunyai nama Ayu. Aku, Yusha dan adik Yusha yang beda lalu bermain di serambi samping lokasi tinggal Yusha. Saat tersebut aku memang tidak terdapat perasaan apapun terhadap Ayu namun lama kelamaan..

Besoknya lagi aku tak jenuh bosan kerumah Yusha. Aku langsung nyariin Ayu. Sejak saat tersebut terbit asa dihatiku guna mendapatkan hati Ayu. Suatu ketika aku lagi sakit, badanku lemas, kepala sakit. Semua tersebut dikarenakan sehabis Fashion Show di Semarang namun ini malah menjadi mula dari segalanya. Kesibukanku sebagai model memang menuntut tenaga yang cukup besar. Fashion Show dengan mobil bareng teman temanku satu agency sampai harus berjongkok ria di dalam mobil sedan merelakan tempatku digunakan temenku yang cewek. Saat kembali aku tidak sedikit kehilangan tenaga sampai malamnya aku langsung tertidur pulas banget.

Paginya aku menelepon Yusha dan bilang bila aku nggak masuk sekolah dan titip izin untuk wali kelasnya tak tak sempat pula aku kirim salam untuk Ayu yang menciptakan hatiku berbunga bunga indah. Saat suatu sore di malam Minggu dirumah Yusha, Ayu menungguku. Waktu aku mendatangi Ayu di serambi samping lokasi tinggal Yusha, Ayu menangis dan berbicara kenapa aku tak menemuinya dan rindu berat sama aku. Saat aku dan Ayu menginjak rumah Yusha Kami disambut oleh mama Yusha yang mempunyai nama tante Nana yang super sexy.

Saat tersebut mama Yusha menggunakan tanktop terusan rok ketat sekedar paha atas berwarna pink transparan menciptakan lekuk lekuk tubuh perempuan dewasa kelihatan jelas meski agak transparan. Dalam posisi duduk yang oleng sambil menyilangkan sepasang pahanya sampai-sampai tak tak dapat akan menunjukkan pemandangan estetis itu dan memaksa mata nakalku singgah berkali kali di paha mulusnya.

Saat tersebut posisi duduk tante Nana berubah dari menyilang sampai kini separuh bersila dengan kaki kiri kebawah terus kaki kanan menyilang lurus kesamping justeru menambah posisi roknya semakin naik sampai-sampai paha unsur dalam tampak samar samar. Ternyata tante Nana menggunakan celana dalam yang minim banget.Celana dalam model G-string berwarna putih transparan berukuran kecil dengan tali pengikat di samping pinggangnya menampakkan kemulusan unsur dalam pangkal paha serta bulu halus hitam lebat menciptakan mata nakalku tambah jelalatan. Tante Nana memintaku guna membantunya membetulkan lampu kamarnya yang terputus.

Saat di dalam kamar keadaan begitu gelap sebab tak terdapat penerangan. Tanganku meraba raba menggali kursi guna memanjat sebab letak bohlamnya diatas. Tak sengaja tanganku menyentuh benda empuk yang begitu indah. Ternyata yang kuraba tadi gundukan dada tante Nana yang tak tertutup apapun di samping kain tipis tanktop itu. Tante Nana melarangku untuk berpindah malah menempatkan tanganku di payudaranya. Saat tersebut tanganku tak berpindah malah tambah berani dengan meremas-remas lembut bukit itu. Remasanku meningkat berani ketika aku mendengar desahan desahan halus tante Nana.

“Ahh..Kriishh terruss.. enaak sekalii..”desahnya mengundang birahi. Tangan tante Nana tidak bermukim diam. Tangannya meraba raba punggung terus turun sampai sampai kepangkal pahaku. Disana dia mengejar sebentuk keperkasaan milikku yang telah tegang dari tadi.

“Agh..tante..mhh”aku tak dapat berbicara apa apa sampai-sampai tak sadar aku menurunkan tali pengikat tanktop di bahu tante Nana dan terus meremas bukit estetis yang kelihatan masih kencang itu. Saat tersebut tante Nana telah tidak peduli lagi siapa aku dan siapa dirinya. Dia langsung turun melepas remasanku untuk menggali kait celanaku dan kebetulan aku menggunakan celana model training sehingga mempermudah tante Nana mencungkil celanaku. Terlihatlah celana dalamku yang berwarna biru tua. Celana tersebut sangatlah kecil sampai tak dapat menutupi seluruh senjataku sampai-sampai nampaklah mengintip batang milikku yang tegang itu.

Tangan tante Nana langsung merampas lepas celana kecil tersebut kebawah sampai terlihatlah kerasnya kejantananku yang tegang sepenuhnya mengacung keras menampar pipi tante Nana.

“Oh..Krish besar dan estetis tante hendak sekali memilikinya” kata tante sarat nafsu seraya tangannya memegang penisku.
“Ahh.. tante milikilah dan kerjakan sesuka tante sekarang” kataku.

Tangan tante Nana langsung memegang dan bahkan memasukannya kedalam mulutnya. Tante Nana langsung mengulum dan meremas seraya sesekali menggerakkan naik turun perlahan lahan batangku membuatku tak henti hentinya mendesah seraya sesekali tanganku meremas-remas payudara tante Nana.

“Aghh..tante teerruuss.. mhh” kataku menahan supaya tidak hingga suaraku tersiar sampai depan. Hisapan, remasan dan kocokan tante Nana meningkat ganas seiring remasan di dadanya yang meningkat keras. Sampai suatu saat aku menjerit menyangga desah sebab aku sudah menjangkau klimaks dari permainan tante Nana.

“Aghh..tante sudah, Krish keluaarhh nihh..”jeritku tertahan.
“Crot..crot..crot..”3 kali aku menembakkan spermaku di dalam mulut tante Nana dan tante Nana menelannya hingga bersih. Lalu tante Nana menghentikan kegiatannya pada batang milikku dan menjilati ujung kepala penisku. Saat tante Nana hendak melanjutkan permainannya, aku segera tersadar bila kami meninggalkan anak-anaknya terlampau lama.

“Udah tante, Krishna janji akan mengasyikkan tante asal tante tetap menggunakan pakaian yang sexy laksana ini bila ada saya”, janjiku.
“Ya udah deh, tapi anda harus janji lho” sahut tante Nana.
“Tante mana nih bohlamnya” aku meminta bohlam yang bakal dibetulkan.
“Oh ini”, kata tante Nana sambil menyerahkan bohlam itu. Saat tersebut tanktop tante Nana belum diperbaiki posisinya sampai-sampai masih nampak bukit indahnya.

Saat selesai membetulkan lampu kamar tante Nana, aku langsung menggunakan kembali celana dan celana dalamku sesudah kami berciuman tanda terima kasih tante Nana sebab aku sudah memuaskannya. Waktu tersebut aku yang berjiwa muda melumat berakhir mulut mungil tante Nana sampai-sampai tante Nana pulang terangsang.

“Udah Krish, katanya udah ntar tante terangsang lagi lho”, katanya seraya melepas ciumanku.
“Maaf, tante terlampau nafsu, kapan kapan dilanjutin lagi dech”, kataku sambil mendinginkan diri.
“Ok deh Krish” jawab tante Nana.

Lalu kami keluar. Saat kami hingga di ruang tamu Yusha dan adik adiknya telah didepan main bareng sama. Aku langsung menyuruh Ayu ke serambi samping lokasi tinggal untuk sekalian mengerjakan Ayu.
“Aaahh.., erangku keasyikan milikku diremas Ayu sampai-sampai tak sadar tanganku memasukan tangan Ayu kedalam celanaku.
“Yuu..kocok kepunyaan kakak yuu.. yanghh kerasshh yah.. mhh” kataku telah terangsang berat. Saat tersebut Ayu berkata
“Kak celananya mengganggu”.
Langsung aku menurunkan celana beserta celana dalamnya sekalian.
“Ayo Yu kocok cepat” kataku tak sabar. Buru buru Ayu mengocok batangku yang gede berukuran panjang 18cm dan berdiameter 5 cm itu. Suasana serambi lokasi tinggal Yusha memang menyokong untuk mengerjakan semua tersebut maka kami tidak fobia akan ketahuan oleh tetangga yang lain. Aku yang telah terangsang berat langsung meraba raba dada Ayu yang telah mulai tumbuh payudara meski yang masih terbungkus kaos tipis Ayu.

“Achh..kak, geli kaakkhh” Ayu merasakan kesenangan yang belum dia dapatkan sebelumnya. Tanganku langsung melepas kaos Ayu sekalian kaos singletnya sampai nampak olehku susu estetis dengan puting kecil berwarna merah jambu yang baru hadir terus meremas remasnya.
“Ayu tetekmu estetis sekali” kataku senang
“Kakak netek yah” sambungku tanpa menantikan persetujuan Ayu langsung menyodorkan payudara imut miliknya.
“Ahh.. kakak enakhh banget kak, Ayu sayang kakak” kata Ayu meracau.

Tanganku yang bebas langsung mengarah ke ke rok Ayu yang sekedar atas paha tersebut terus meraba raba pahanya. Tanganku terus meraba makin kedalam sampai tersentuh olehku celana dalam Ayu yang telah basah oleh cairan kenikmatannya. Tak sabar tanganku juga menurunkan celana dalam Ayu sampai sampai mata kaki.

“Ayu lepas dong sayang” kataku. Saat tersebut Ayu memang menampik tetapi aku merayu sambil mengulum puting susunya sampai Ayu kesudahannya mau pun dilepas celana dalamnya. Setelah terlepas tanganku meraba raba bibir memek Ayu yang basah seraya sesekali menusuk nusuk liang surga miliknya.
“Yu anda cantik” kataku
“Mhh..terusshh kakhh..” desah Ayu
“Iya Yuu.. kocok terus kontol kakak sampai terbit air maninya sayang” kataku
“Keadaan terus berlanjut sampai akhirnya aku berteriak masa-masa aku menjangkau klimaksku. 5 kali tembakan spermaku tentang rok Ayu. Ayu rebah dipangkuanku namun aku masih meraba raba memek Ayu.

“Ayu enak banget yang tadi, kakak puas Yu” kataku
“Enak yah kak, Ayu pun enak kok, kini main yang beneran yah kak” Ayu memintaku.
“Iya deh” sahutku
“Sekarang Ayu kulum dulu kepunyaan kakak, terus Ayu hadap kakak, nanti Ayu kakak gendong bila kakak udah siap” aku mengajari.
“Gimana kak?” tanya Ayu
“Ini masukin kemulut Ayu terus dikulum laksana ngulum permen tersebut lho” aku menyodorkan batang pelirku.
“Ini.. mhh” Ayu mulai ngemut batang pelirku.
“Akhh.. mhh Ayuu enhhakhh..” desahku keenakkan.
“terushh..”kataku.
“Udah Yu kini Ayu naik kepaha kakak yah nanti bila sakit tahan dikit yah” kataku seraya memangku Ayu.
Ayu terus naik kepangkuanku sedangkan aku menanam batang penisku tepat pada lubang memek Ayu.

“Tahan yah sayang” kataku seraya melumat bibir Ayu supaya tidak menjerit.
Lalu..blesh kepala penisku menginjak memek Ayu. Saat tersebut Ayu langsung menjerit kecil.
“Akhh Kak perih”jerit Ayu.
“Tahan dikit yah sayang” kataku sambil mengurangi penisku lebih dalam.
“Mhh kak”Ayu mengerang sambil memegang tanganku. Saat penisku telah ? masuk, aku menggoyangkan pinggulku pelan pelan sampai Ayu naik turun dan lama lama rintihan Ayu pulang menjadi desahan.
“Kak enak terrushh” katanya
Tanpa disadari Ayu aku mengurangi kuat powerful pinggul Ayu kebawah sampai-sampai kemaluanku masuk seluruh menerobos selaput dara kepunyaan Ayu.
“Ssakithh.. Kakhh” Ayu berteriak kemudian menggigit bibir.
“Sabar sayang nanti pun hilang sakitnya berganti nikmathh” kataku bercampur desah. Saat Ayu tenang pulang aku membuai pantatku dari pelan naik turun sampai Ayu laksana naik kuda semakin lama semakin keras.
“Kak enak terrushh kak” desah Ayu.
“Mhh..nikmatt Yuu, memek Ayu enakhh” kataku
Aku menyetubuhi Ayu seraya berselonjor kaki, terus Ayu kuhentak hentakkan keatas dengan pahaku. Walau aku lelah namun kami mendapatkan kesenangan yang baru kami peroleh.


Hingga Ayu memelukku erat erat tanda Ayu sudah klimaks.
“Kakhh Ayu pipis” jerit Ayu
“Iya kakak pun kita bareng sama pipis yah” sahutku. Saat tersebut aku tidak tahan lagi kemudian membalik dan menindih tubuh Ayu kemudian menggenjot keras keras memeknya.
“Kakakhh Udah Ayu nggak tahhaanhh” Ayu menjerit
Hingga akhirnya..
“Kakhh” Ayu menjerit. “Akh..nikmatthh” desahku ketika ejakulasi dan kami saling mendekap erat erat. Aku menembakan maniku yang kedua kali sekitar 5 tembakan tanpa melepas kontolku dari dalam memek Ayu dan Ayu menyiram kontolku dengan air maninya sekitar 4 tembakan.

Hari jadian kami dimulai dengan percintaan yang baru kami rasakan. Tak sadar kami dihampiri oleh tante Nana yang sudah semenjak tadi mengintip. Tante Nana langsung menyuruh kami main di kamarnya sebab tadi belum puas sebab permainannya denganku terhenti.

“Yusha kemana tante?” tanyaku
“mereka pergi kok tidak boleh takut” jawab tante Nana. Ayu dan aku mengarah ke kekamar tante Nana tanpa menggunakan kembali pakaian kami. Saat hingga dikamar tante Nana yang cerah ternyata Tante Nana telah tidak gunakan tanktop lagi tetapi memakai rok saja sebagai penutup tubuhnya. Rok itu melulu mampu menutupi susu sama memeknya saja namun paha atas hingga pangkal paha tampak jelas.

“Kak tante Nana sexy yah kak” ucap Ayu polos.
“Iyah..” aku membalas sambil mendesah
Tak sabar aku langsung melepas kaosku sampai bugil sebab celanaku ditinggal di serambi lokasi tinggal tante Nana. Ayu melepas rok kecil yang masih merintangi memeknya sampai-sampai tubuh mulus anak SD-nya kelihatan semua. Aku langsung mendekati tante Nana. Tanganku meraih ikatan rok tante Nana kemudian melepasnya. Aku langsung menetek susu tante Nana tanpa diperintah.

“Tante enak nggak” tanya Ayu
“Ahh..enakhh banget Ayu sayang, Ayu jilatin dong memek tante” tante membimbing kepala Ayu kememeknya.
“Nah terus Yu yang dalem..ahh masukin lidah anda dong..terushh..” tante Nana mendesah desah.
Merasa telah pernah aku ajari, Ayu langsung menjilat jilat laksana menjilat es krim hutan dan memek tante Nana. Dan tangan tante Nana memegang kemaluanku kemudian mengocoknya naik turun.

“Akhh..terus ayoo..miahh..” desahnya tak teratur.
Lalu mendarat tiba tante Nana mengajak kami berhenti.
“Krish anda tiduran aja sayang biar tante masukin kontol kamu, tante udah nggak powerful sayang” katanya tak sabar. Lalu aku istirahat terus tante Nana naik keatas tubuhku sambil menempati penisku otomatis penis tegangku masuk perlahan lahan sampai masuk semua.
“Akhh..Krish kontolmu kok besar banget sih tante sakithh namun enak kok Krishh..” erangnya kenikmatan.
“Tante masukin terus kontol Krishna biar tante enak” jawabku menantikan kontolku masuk semua.
Sementara tersebut Ayu menyaksikan dari samping seraya mengeluar masukkan jarinya didalam memeknya. Dia terangsang sekali ketika itu. Saat tersebut memek tante Nana masuk seluruh lalu dia menggenjot pinggulnya laksana kesetanan.

“Ahh..tante terushh.. mhh” desahku kenikmatan.
‘cleepp..plek plek cleep..plek” suara beradunya kemaluan kami.
“Akhh..kontol anak anak memang nikhhmathh..” teriak tante Nana tidak sadar.
“Tante, Krishna inginkan diatas, tante pindah turun dong” pintaku pada tante Nana.
Lalu tante Nana turun tanpa melepas kontolku dari memeknya. Aku langsung menggenjot kontolku sedang tante Nana menggoyangkan pinggulnya kekiri dan kekanan laksana tari striptease.

Kami memburu puncak kami hingga seperempat jam dan Ayu masturbasi hingga ia pun menjangkau puncaknya.
“Krishna, tanhh..te hingga nihh..” erang tante Nana.
“Sleph..slep..slep” Aku mempercepat gerakanku supaya tante Nana cepat menjangkau ejakulasinya..lalu..
“Akhh..mhh” terasa kontolku basah dan hangat dipenuhi air mani tante Nana tanda tante Nana sudah sampai. Aku lalu menarik keluar penisku yang masih tegang dan basah terus mendekat Ayu.
“Ayu main lagi yuk sayang, Kak Krishna inginkan gantian sama Ayu”kataku mendekap Ayu.
“Iya kak”jawab Ayu.
Lalu aku mendekati memek Ayu yang kelihatan basah dan tidak banyak berdarah tanda perawannya sudah hilang.
“Yu, punya Ayu berdarah yah?” tanyaku
“Sakit tidak?” tanyaku lagi
“Sedikit kak, makanya yang pelan yah kak” kata Ayu.
“Iya sayang” kataku kemudian aku menjilat memek Ayu sampai cairan mani Ayu berakhir dan berganti oli kesenangan Ayu.
“Sekarang masukin lagi yah kontol kakak ke memek Ayu yah sayang” kataku.
“Iya Kak pelan pelan yah” jawab Ayu.
“Kita kekursi tersebut yah kemudian Ayu kakak pangku lagi namun yang naik turun Ayu yah” aku mengajari lagi.
“Krishna bila kamu udah inginkan sampai bilang tante yah ntar pejumu masukin aja ke memek tante biar tante menikmati siraman pejumu Krish, tante disini inginkan nonton ngentot kalian” tante Nana memesan pejuku laksana memesan Es jus.
“Iya tante”jawabku singkat.
Lalu aku duduk dan memangku Ayu.
“Yu, mari dong anda naik turun” kataku ketika kontolku telah masuk setengahnya. Lalu menurunkan Ayu pelan pelan fobia Ayu kesakitan lagi. Ayu juga tidak kesakitan laksana tadi dan mulai menaik turunkan pantatnya pelan pelan lama kelamaan mulai cepat laksana orang naik kuda.
“Akhh..Ayu kakak sayanghh.. Ayuu..terushh sayang nikmat sekallii..”desahku.
“Kak Nikhhmathh Ayu inginkan dong kapan kapan, anda mainhh lagi yah kakkhh” desah Ayu ketagihan.
“Yahh sayanghh..” jawabku. Kami tak berhenti sampai akhirnya..
Aku berteriak untuk tante Nana bila aku telah akan klimaks.
“Ah..tante Krishna inginkan sampai tante anda gantian yuk” teriakku.
“Iya, tunggu tante” tante Nana buru buru mendekatiku. Ayu diturunkan dan tante naik menggantikan Ayu kemudian menggenjot memeknya powerful kuat supaya aku cepet sampai. Aku memasukan dua jariku kedalam memek Ayu supaya Ayu pun merasakan kenikmatanya yang tertunda. Hingga akhirnya..


“Achh tante Krishna hingga nih” teriakku ketika air pejuku inginkan keluar.
“Semprotin terus dalam memek tante sayang, seluruh ayo..” kata tante Nana menyambut pejuku.
“crot.. crot.. crot.. crot.. crot” empat kali pejuku menyemprot mengairi memek tante Nana yang sempit dan..
“Kak tidak boleh keras kerashh..kakhh sakiithh..” ketika tak sadar aku mengocok memek Ayu terlampau keras.
“Kakhh Ayu pipishh” kata Ayu ketika sampai.
“Serr.. serr.. serr.. serr” air maninya menyembur nyembur mengairi tanganku.
Tante Nana turun saat sejumlah saat diam di pangkuanku tidak mempedulikan kontolku mengecil sendiri kemudian aku menjilat memek Ayu sampai bersih dan menjilat memek tante Nana membersihkannya pun menjilat seluruh air mani Ayu yang terdapat ditangannya.


“Krishna tante puas sekali, terima kasih yah namun kamu kelak harus kemari dan anda main laksana ini lagi yah” katanya.
“Ayu boleh ikutan tante?” Ayu menyahut
“Iya deh sayang namun Ayu dilarang gunakan celana dalam dan menggunakan kaos dalam melulu boleh gunakan daster terusan rok aja yah sayang” jawabku.
“Terserah anda deh Krish, tante capek nih inginkan tidur” kata tante Nana.
“Ya telah tante kami mau kembali dulu, sampai kelak tante” kataku.
“Sampai kelak tante” kata Ayu.
“Bye semua” kata tante Nana kemudian mengantar kami hingga keserambi depan rumah memungut dan mengenakan pakaian kami.
Saat hingga diluar lokasi tinggal dan berlangsung pulang bareng Ayu aku mengajari bermasturbasi yang nikmat. Aku mengajari bila tak terdapat aku Ayu dapat mengeluar masukkan tiga jarinya didalam memeknya seraya meremas remas susunya dan memelintir putingnya hingga dia puas dan menerbitkan air maninya, tapi mesti didalam kamarnya dan tidak menyuruh siapapun juga.

Wednesday, January 3, 2018

January 03, 2018

Cerita Sex Ngentot Dengan Teman Bule Suamiku Yang BerKONTOL 20cm - BONUS VIDEO BOKEP 3GP - ceritasexnesia.blogspot.com



Suatu ketika suamiku mesti meneruskan S2nya ke luar negeri guna tugas perusahaan. Aku mengantar kepergian suamiku hingga di bandara. Demikian semenjak itu, aku mesti membudayakan hidupnya dengan jadwal tugas suamiku, sebuah hari menjelang senja hari, sesudah menyediakan santap malam di atas meja, yang pada ketika ini mesti disiapkan sendiri, karena pembantuku sedang kembali kampung, sebab mendadak ada family dekatnya di dusun yang sakit berat.


John, rekan suamiku yang orang Italy pada masa-masa mereka sekolah di Inggris bersama, sedang mendapat tugas di Indonesia sedangkan ini bermukim dirumah. Telah nyaris satu bulan John tinggal bareng kami, istrinya tetap sedang di Italy. Seperti seringkali setelah selesai santap bersama, aku pulang kekamar dan sebab udara diluar terasa panas aku hendak mengambil shower kemudian aku memungut handuk dan masuk ke kamar mandi guna berpancur.

Letak kamar mandi menyambung dengan kamar tidurnya. Setelah berlalu mandi, aku mengeringkan tubuhku dan dengan melulu membungkus tubuhku dengan handuk mandi, aku membuka pintu kamar mandi dan masuk ke dalam kamar tidurku. Disudut seberang kamar istirahat yang tidak tertutup pintunya tampak John sedang santai dikamarnya, rupanya dia sudah selesai santap dan masuk ke kamarnya guna nonton TV memang dia lebih senang di dalam kamar yang lantainya dilapisi karpet tebal dan udaranya dingin oleh AC.

Dengan masih dililit handuk, aku duduk di depan meja rias guna mengeringkan dan bersisir rambut. Pada saat tersebut John kulihat dari cerminku seketika bangkit dari lokasi duduknya dan berlangsung mondar mandir di dalam ruangan kamarnya, tampak malam ini John agak gelisah, tidak laksana biasa yang selalu memblokir pintu kamarnya, malam ini dia mondar mandir dan sekali-sekali matanya yang biru kecoklatan menyaksikan ke arahku yang sedang duduk menyisir rambutku.

Melihat John laksana itu, aku bangkit berdiri dan berjalan mengarah ke pintu untuk memblokir pintu kamarku, aku sempat menyaksikan John tersenyum padaku seraya berkata, “Hai Hesty kau cantik sekali malam ini..!”.
Tiba mendarat John langsung berdiri melintas kamarnya, tanpa aba-aba di antara kakinya menyangga pintu kamarku kemudian tangannya yang kekar mengupayakan menggapai pinggangku, terhirup olehku bau alkohol dari mulutnya rupanya John baru saja minum whisky, “..John, sadar.. aku Hesty istri temanmu..!”

John dapat bicara dalam bahasa Indonesia, aku mengupayakan berbalik dan sebab eratnya pegangannya di pinggangku, aku terhuyung-huyung dan aku jatuh telentang di lantai yang dilapisi karpet tebal. Kedua kakiku terpentang lebar, sampai-sampai handuk yang awalnya menutupi unsur bawahku tersingkap, yang menyebabkan bagian bawahku tersingkap polos tampak bagian pahaku yang putih mulus masih agak basah sebab belum sempat kering dengan betul.

Rupanya minuman keras sangat memprovokasi pikiran John yang telah begitu lama tidak kencan dengan wanita, John dengan cepat berlangsung ke arahku yang sedang telentang di lantai dan kini jongkok diantara kedua kakiku yang tersingkap lebar itu.

Dengan cepat kepalanya sudah berada diantara pangkal pahaku dan tiba-tiba terasa lidahnya yang kasar dan basah tersebut mulai menjilati pahaku, urusan ini memunculkan perasaan yang paling geli. Aku mencoba unik badannya ke atas guna menghindari serbuannya pada pahaku, akan namun tangannya begitu kekar tubuhnya tampak besar dan atletis menyangga tubuhku.


John menunjukan matanya yang jalang, yang menciptakan aku ketakutan sampai-sampai badanku terdiam dengan kaku. Kedua matanya melotot dengan ganas melihat ke arah selangkanganku, kepalanya berada diantara kedua pahaku. Jilatannya kian naik ke atas dan tiba-tiba badanku menjadi kejang saat bibir John tersebut terasa menyentuh pinggir dari belahan bibir kemaluanku dari bawah terus naik ke atas dan kesudahannya badanku terasa meriang saat lidah John yang besar basah dan kasar tersebut menyentuh klitorisku dan menggesek dengan sebuah jilatan yang panjang, yang menciptakan aku terasa terbang melayang-layang laksana layang-layang putus ditiup angin.
“..Aaarrgghh..!” tak terasa terbit keluhan panjang dari mulutku.


Tubuhku terus bergetar-getar laksana orang kena setrum dan mataku terbeliak menyaksikan kearah lidah John yang bolak balik menyapu belahan bibir kemaluanku dan dengan tanpa kusadari kedua pahaku kian kubuka lebar, menyerahkan peluang yang kian besar pada lidah John bermain-main pada belahan kemaluanku. Dengan mustahil ditahan lagi, cairan pelumas mulai membanjiri terbit dari dalam kemaluanku dan dari cairan ini kian membuat John kian giat memainkan lidahnya terus menyapu dari bawah ke atas, mulai dari permukaan lubang anusku naik terus menyapu belahan bibir vaginaku hingga pada puncaknya yakni pada klitorisku.
Ohhh… ssshh… gilaa.. aku diciptakan melayang..! dengan cepat vaginaku menjadi basah kuyup oleh cairan birahi yang terbit terus menerus dari dalam vaginaku. Sejenak aku seolah-olah lupa diri, terbawa oleh nafsu birahi yang melanda..! akan namun pada ketika berikut aku baru sadar akan kondisi yang menimpaku.
“Aduuuhh benar-benar tak waras ini, aku terayun oleh nafsu sebab sentuhan seorang laki laki bule.. aaahh.. tidak.. tidak dapat ini terjadi!”, dengan cepat aku unik tubuhku dan mengupayakan bergulir membalik badan untuk dapat meloloskan diri dari John.
Dengan membalik badan, kini aku merangkak dengan kedua tangan dan lutut dan rupanya ini sebuah gerakan yang salah yang berdampak sangat paling fatal bagiku sebab dengan tiba-tiba terasa sesuatu tenaga yang besar menyangga pinggangku dan saat masih dalam suasana merangkak tersebut aku menoleh kepalaku ke belakang, tampak John dengan kedua tangannya merangkul pinggangku dan kepalanya memeluk punggungku tangannya mencoba unik handuk yang melulu tinggal separoh melilit badanku, badannya yang berat tersebut menekan tubuhku.

Aku mengupayakan merangkak maju dan berpegang pada tepi lokasi tidur untuk mengupayakan berdiri, akan namun tiba-tiba John mengurangi badannya yang beratnya nyaris 80 Kg tersebut sehingga posisiku yang sudah separuh berlutut, sebab beratnya badan John, kesudahannya aku tersungkur ke lokasi tidur dengan posisi berlutut di pinggir lokasi tidur dan setengah badan tertelungkup di atas lokasi tidur, di mana badan John menindih badanku. Kedua kaki John berlutut seraya bertumpu di lantai diantara kedua pahaku yang agak terkangkang dan sebab posisi badanku yang tertelungkup itu, kesudahannya handuk yang separuh melilit dan menutupi badanku lepas, sampai-sampai seluruh tubuhku tersingkap telanjang dengan lebar. Terdengar John mendesah menyaksikan pinggangku yang ramping serta bongkahan pantatku yang bulat menonjol.
“..Oh..Hesty tak kusangka kau begitu sexy..!” Tubuh John kian dirapatkan ketubuhku, sampai-sampai terasa pantatku tergesek oleh kedua pahanya yang besar dan berbulu.
Dalam usaha merenggangkan kedua kakiku, tangan John bergerak-gerak di selangkanganku dan tanpa bisa dihindari unsur bawah vaginaku tergesek-gesek oleh jari jarinya yang besar besar itu. Bagai terpapar aliran listrik aku menjerit, “Ouch..! ..Jooohn.. jaaangaaan..!”

Aku mengupayakan melawannya, namun kedua tanganku tidak bisa digerakkan sebab terhimpit diantara badanku sendiri. Tiba-tiba aku menikmati ada sebuah benda kenyal, bulat panas terhimpit pada belahan pantatku dan tiba-tiba aku menyadari bakal bahaya yang bakal menimpaku, John rupanya telah mulai bertindak dengan menggesek-gesekan batang kemaluannya pada belahan kenyal pantatku.


“Auooohh.. John.. stopp..! pleasee.. aach..!” dengan panik aku mengupayakan menyuruhnya berhenti mengerjakan aksinya, akan namun seruan tersebut tidak dipedulikan oleh John malahan kini terasa gerakan-gerakan menusuk nusuk benda itu pada belahan bongkahanku terdahulu perlahan dan semakin lama semakin gencar saja. Aku menoleh ke kanan, ke arah kaca besar lemari yang serupa berada di samping kanan lokasi tidur, tampak batang kemaluan orang asing tersebut sudah tegang dan ya ampun.. besaaar sekali..! dan tampak batang kemaluannya yang merah berurat laksana sosis besar dengan ujungnya berbentuk agak bulat sedang menggesek gesek unsur pantatku. Rupanya Orang asing ini sudah paling terangsang dan kini dia sedang berjuang memperkosaku. Aku benar-benar menjadi panik, bagaimana tidak.. aku bakal diperkosa oleh rekan suamiku yang terlihat sedang kesetanan oleh nafsu birahinya.

Tanpa kusadari sodokan-sodokan batang kemaluan John semakin gencar saja, sampai-sampai aku yang melihat melewati cermin gerakan pantat bule yang bahenol pahanya yang kekar benar-benar membuatku terpana sebab gerakan tekanan-tekanan ke depan pantatnya benar-benar paling cepat dan gencar, terasa kini serangan-serangan kepala batang kemaluannya itu mulai memunculkan perasaan geli pada belahan pantatku dan kadang-kadang ujung batang kemaluannya menyentuh dengan cepat lubang anusku, memunculkan perasaan geli yang amat sangat.
Terlihat kedua kakinya melangkah ke depan, sampai-sampai sekarang kedua pahanya yang berbulu memepeti kedua pahaku dan gerakan desakan dan cocolan-cocolan kepala batang kemaluannya mulai terarah menyentuh bibir kemaluanku, aku menjadi meningkat panik, disamping perasaan yang mulai terasa tidak menentu, sebab sodokan-sodokan kepala batang kemaluan John memunculkan perasaan geli dan mulai membangunkan nafsu birahiku yang sama sekali aku tidak kehendaki.



Akhirnya dengan sebuah gerakan dan desakan yang cepat, John mendorong pantatnya ke depan dengan kuat, sampai-sampai kemaluannya yang sudah terjepit diantara bibir kemaluanku yang memang sudah basah kuyup dan licin itu, kesudahannya terdorong masuk dengan powerful dan tenggelam ujung kemaluannya kedalam vaginaku, dibuntuti dengan jeritan panjang kepedihan yang terbit dari mulutku.
“Aduuuhh..!” kepalaku tertengadah ke atas dengan mata yang melotot serta mulut yang terbuka terengah-engah kehabisan udara serta kedua tangan memegang erat dengan powerful pada kasur. Akan namun John, tanpa memberikan peluang padaku untuk beranggapan dan menyadari suasana yang sedang terjadi, dengan cepat mulai memompa batang kemaluannya dengan gerakan-gerakan yang beringas, tanpa mengenal kasihan pada istri temannya yang baru kesatu kali ini menerima batang kemaluan yang sedemikian besarnya dalam vaginaku.

“Aaahh.. !” tiba-tiba aku menikmati sesuatu yang besar, benar-benar besar sedang mulai memaksa masuk ke dalam vaginaku, memaksa bibir vaginaku membuka sebesar-besarnya, rasanya hingga sebatas keterampilan yang dapat kutolerir. Aku menoleh ke arah cermin untuk menyaksikan apa yang sedang memaksa masuk ke dalam vaginaku tersebut dan.., “Aaaduuuhh.. gila.. benar-benar luar biasa besarnya batang penis bule ini” keluhku, tampak bagian pangkal belakang batang kemaluan John sepanjang tidak cukup lebih 5 cm membengkak, menyusun seperti bonggol, dan dari bagian itu sedang mulai dipaksakan masuk, mengurangi bibir-bibir kemaluanku dan secara perlahan-lahan menerobos masuk ke dalam lubang vaginaku .

“Ooohh.. aaampun.. tidak boleh John.. aku tidak mampu kalau anda memaksakan benda tersebut masuk ke dalam vaginaku!” aku memelas tak berdaya menginginkan John bakal mengerti, bakal tetapi percuma saja, dengan mata melotot aku menyaksikan benda itu mulai menghilang ke dalam liang kemaluanku, “Hesty.. nanti bila sudah masuk semuanya dan licin kau bakal merasakan kesenangan yang anda belum pernah rasakan sebelumnya..!”
John mengupayakan menenangkanku, kepalaku tertengadah ke atas dan mataku terbalik ke belakang sampai-sampai bagian putihnya saja yang kelihatan, dan sekujur badanku mengejang, bongkahan itu terus menerobos masuk ke dalam lubang vaginaku, hingga akhirnya semua lubang kenikmatanku diisi oleh kepala, batang kemaluan dan bongkahan pada pangkal batang kemaluan bule tersebut.
Oh.. benar-benar terasa sesak dan sarat rongga vaginaku dijelali oleh borongan batang kemaluan bule tsb. Dalam keadaan tersebut John terus melanjutkan menekan-nekan pantatnya dengan cepat, menciptakan badanku ikut bergerak-gerak sebab belakang batang kemaluannya sudah terganjal di dalam lubang kemaluanku dampak bongkahan pada pangkal batang kemaluannya yang besar itu.


Pantat John itu terus bergerak-gerak dengan liarnya, seraya bibirnya menciumi pundakku yang telah tidak ditutupi handuk, megap-megap dan mendengus-dengus, urusan ini menyebabkan batang kemaluannya dan bongkahan itu mengesek-gesek pada dinding-dinding vaginaku yang sudah paling sangat kencang dan sensitif mencengkeram, yang memunculkan perasaan geli dan nikmat yang amat sangat.. aku mulai menyadari alangkah hebatnya kesenangan yang sedang menyelubungi semua sudut-sudut yang sangat dalam di relung tubuhku dampak sodokan-sodokan batang kemaluan bule dalam rongga vaginaku yang mengapit erat sampai-sampai kepalaku tergeleng-geleng ke kiri dan ke kanan dengan tak terkendali dan dengan histeris pantatku kutekan ke belakang merespon perasaan nikmat yang diserahkan oleh John, yang tak pernah kualami sekitar ini.
“Ooohh.. tidaak..!” pikirku, “Aku tak pantas merasakan ini.. aku bukan seorang maniak seks! Aku sekitar ini tidak pernah nyeleweng dengan siapa pun.. ta. taapii.. sekarang.. ooohh seorang bule? Adduuuhh! Tapiii.. ooohh.. enaaaknya.. aghh.. akuuu.. tak dapat menyangga ini.. agghh.. aku tak menyadari alangkah nikmaaatnya.. penis besar dari seorang bule yang perkasa ini..! ssssshhhh… aaaaqhh..!.. Ooohh.. benar pun katanya belum pernah aku menikmati begini dahsyat rasa nikmaaatnyaaa..!” “..Ssshh.. aaachh.. apa yang mesti kulakukan..??

Batang kemaluannya yang spektakuler besar tersebut dengan cepat terbit masuk melicinkan lubang kemaluanku tanpa mempedulikan alangkah besar batang kemaluannya yang bakal dimasukkan itu dikomparasikan dengan daya tampung vaginaku. Akhirnya semua batang kemaluan bule tersebut masuk, dari masing-masing gerakan mengakibatkan keseluruhan bibir vaginaku mengembang dan memegang erat batangnya dan klitorisku yang sudah terbit semuanya dan mengeras ikut tertekan masuk ke dalam, di mana klitorisku terjepit dan tergesek dengan batang kemaluannya yang besar dan berurat itu, walaupun terasa sarat sesak namun lubang vaginaku telah semakin licin dan lancar, “..Ooohh..mengapa aku jadi keenakan.?. ini tak barangkali terjadi..!” pikirku separuh sadar.

“Aku mulai merasakan diperkosa oleh rekan suamiku, bule lagi? gilaa..!” sedangkan perkosaan tersebut terus berlangsung, desiran darahku terasa mengalir semakin cepat secepat masuknya batang kemaluannya yang spektakuler besar itu, benak warasku perlahan-lahan menghilang kalah oleh permainan kesenangan yang sedang diserahkan oleh keperkasaan batang kemaluannya yang sedang ‘menghajar’ liang kenikmatanku, perasaanku seolah-olah terasa melayang-layang di awan-awan dan dari unsur vaginaku yang dijejali batang kemaluannya yang super besar tersebut terasa mengalir sebuah perasaan mengelitik yang menjalar ke semua bagian tubuh, menciptakan perasaan nikmat yang terasa sangat luar biasa yang belum pernah aku rasakan sedemikian dahsyat, menciptakan mataku terbeliak dan terputar-putar dampak pengaruh batang kemaluan John yang begitu besar dan begitu dahsyat mengaduk-aduk semua bagian yang sensitif di dalam vaginaku tanpa terdapat yang tersisa satu milipun.

Keseluruhan syaraf syaraf yang dapat menimbulkan kesenangan dari dinding dalam vaginaku tak lolos dari sentuhan, tekanan, gesekan dan sodokan kepala dan batang kemaluan John yang benar-benar besar itu, rasanya sangat tidak tiga kali besarnya dari batang kemaluan suamiku namun seratus kali lebih nikmaaat…! dan teknik gerakan pantat bule perkasa ini bergerak memompakan batang kemaluannya terbit masuk ke dalam vaginaku, benar-benar luar biasa sangat cepat, membuatku tak sempat memungut nafas ataupun menyadari apa yang terjadi, melulu rasa nikmat yang menyelubungi semua perasaanku, pandanganku benar benar gelap menciptakan secara total aku tidak bisa mengendalikan diri lagi.

Akhirnya aku tidak bisa mengendalikan diriku lagi, rasa bersalah kalah oleh kesenangan yang sedang melanda semua tubuhku dari perasaan yang begitu nikmat yang diserahkan John padaku, dengan tidak kusadari lagi aku mulai mendesah menggumam bahkan merintih kenikmatan, pikiranku benar benar melambung tinggi.. Tanpa malu aku mulai mengoceh merespons gelora kesenangan yang menggulung diriku, “Ooohh.. John you’re cock is so biiig.. so fuuuulll.. so gooood..!! enaaakk.. sekaaaaliii..!! aaaggh..! teruuusss.. Fuuuck meee Jooohn..”
Aku benar-benar kini telah pulang menjadi seekor kuda binal, aku betinanya sedang ia kuda jantannya. Pemerkosaan telah tidak terdapat lagi di benakku, pada ketika ini yang yang kuinginkan ialah disetubuhi oleh John senikmat dan sekitar mungkin, suatu kesenangan yang tak pernah kualami dengan suamiku sekitar ini.



“Ooohh.. yess mmmhh.. puasin aku John sssshh.. gaaaghh….! pen.. niiishh.. mu.. begitu besaaar dan perkasaa..! ..aaaarrgghhh…!” terasa cairan hangat terus terbit dari dalam vaginaku, mengairi rongga-rongga di dalam lubang kemaluanku. “Aaagghhh.. ooohh.. tak kusangka benar-benar nikmaaaaat.. dientot kontol bule..” keluhku tak percaya, terasa badanku terus melayang-layang, suatu kesenangan yang tak terlukiskan.
“Aaagghhh… Joohhn.. yesss.. pushhh.. and.. pulll.. your big fat cock..!” gerakanku yang semakin liar tersebut agaknya menciptakan John merasa nikmat juga, diakibatkan otot-otot kemaluanku berdenyut-denyut dengan powerful mengempot batang kemaluannya, barangkali pikirnya ini ialah kuda betina terhebat yang pernah dinikmatinya, hangat.. sempit dan paling liar.

Tiba mendarat ia menarik keluar seluruh batang kemaluannya dari lubang vaginaku dan herannya aku menikmati suatu kehampaan yang luar biasa..! Dengan tegas ia menyuruhku merangkak keatas kasur dan memintaku merenggangkan kakiku lebar lebar serta menunggingkan pantatku tinggi tinggi, oh benar benar kacau pikiranku, kini aku mesti melayani semua permintaannya dan sejujurnya aku masih mengharapkan ‘pemerkosaan’ yang luar biasa ini, menikmati batang kemaluan John yang besar tersebut menggesek semua alur syaraf kesenangan yang terdapat diseluruh sudut lubang vaginaku yang sangat dalam yang belum pernah tersentuh oleh batang kemaluan suamiku.
Sementara otakku masih beranggapan keras, tubuhku dengan cepat mematuhi keinginannya tanpa kusadari aku telah dalam posisi yang sangat memicu menungging seraya kuangkat pantatku tinggi tinggi kakiku kubuka lebar dan yang sangat menggiurkan orang bule ini ialah liang vaginaku yang menantang merekah basah pasrah diantara bongkahan pantatku lalu, kubuat gerakan erotik sedemikian rupa guna mengundang batang kemaluannya menghidupkan pulang gairah rangsangan yang barusan kurasakan.


Rupanya John baru menyadari alangkah sexynya posisi tubuh istri temannya ini yang mempunyai buahdada yang ranum pinggangnya yang ramping serta bongkahan pantatnya yang bulat, dan barusan menikmati betapa nikmatnya lubang vaginanya yang hangat dan sempit memegang erat erat batang penisnya itu, “..Ooohh Hesty tak kusangka tubuhmu begitu menggairahkan vaginamu begitu ketat begitu nikmaaat..!” aah aku begitu tersanjung belum pernah kurasakan gelora birahiku begitu meletup meletup, suamiku sendiri jarang menyanjungku, entah mengapa aku hendak lebih bergairah lagi kemudian kuangkat kepalaku kulemparkan rambut panjangku kebelakang dengan gerakan yang paling erotik.

Dengan perlahan ia tujukan ‘monster cock’ nya tersebut keliang vaginaku, aku begitu penasaran hendak melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana metodenya ia memasukkan ‘benda’ tersebut kevaginaku kemudian kutengok kecermin yang terdapat disampingku dan apa yang kulihat benar benar luar biasaa..! jantungku berdegup kencang napasku mulai tidak beraturan dan yang tentu gelora birahiku meluap deras sekaaalii..! alangkah tidak tubuh john yang besar kekar bulunya yang menghias didadanya sungguh pemandangan yang spektakuler sexy buatku.! belum lagi menyaksikan batang kemaluannya yang belum pernah kulihat dengan mata kepalaku sendiri begitu besaaar, kekaar dan panjaaang..!
Dan kini akan pulang dimasukkan kedalam liang vaginaku..! Secara perlahan kulihat benda besar dan hangat tersebut menembus liang kenikmatanku, bibir vaginaku memekar memegang erat batang penisnya ketat sekali..! rongga vaginaku tersumpal sarat oleh ‘big fat cock’ John.

“..Sssshhh.. Aaaarggghhh..!” Aku mendesah laksana orang kepedesan saat batang kemaluannya mulai digeserkan terbit masuk liang kenikmatanku..! nikmatnya bukan kepalang..! belum pernah kurasakan sebegini nikmaat..! besaar.. padaat.. keraas.. panjaang..! oooggghhh.. entah masih tidak sedikit lagi kehebatan batang kemaluan John ini. Dan saat John mulai memasukkan dan menerbitkan secara berirama maka hilanglah semua kesadaranku, pikiranku terasa melayang layang diawang awang, tubuhku terasa enteng hanyut didalam arus laut kesenangan yang maha luas. Setengah jam john memompa batang kemaluannya yang besar dengan gerakan berirama, separuh jam aku mendesah mengerang dan merintih diombang ambingkan perasaan kesenangan yang luar biasa, mendarat tiba dengan gaya “doggy style’ ini aku hendak merasakan lebih liar, aku hendak John lebih ganas lagi
“Yess.. John.. harder.. John.. faster.. aargh..  me.. WILDER..!”

Giliran John yang terhipnotis oleh teriakanku, kurasakan tangannya memegang erat erat pinggangku dengusan napasnya kian cepat laksana banteng terluka gerakan-gerakan tekanannya kian cepat saja, gerakan-gerakan yang binal dari batang penisnya yang besar tersebut menimbulkan perasaan ngilu dibarengi dengan perasaan nikmat yang spektakuler pada unsur dalam vaginaku, membuatku kehilangan kontrol dan memunculkan perasaan tak waras dalam diriku, pantatku kugerak-gerakkan ke kiri dan ke kanan dengan binal mengimbangi gerakan sodokan John yang kian menggila cepatnya, mendarat tiba pemandanganku menjadi gelap semua badanku bergetar..! Ada sesuatu yang hendak meletup begitu dahsyat didalam diriku.

“Ooohh..  fuck me hard..! aaaduuh.. aaaghh! Joooohn..! I can’t hold any longerrr..! terlampau eeeeenaaaakk..! tuntaaassin Johnn..! Aaaaarrrghh..! I’m cummiiiiiing.. Joooohn..” lenguhan panjang terbit dari mulutku dibarengi dengan glinjangan yang binal dari tubuhku saat gelombang orgasme begitu panjaaang dan dahsyaaat menggulung sekujur tubuhku.

Badanku mengejang dan bergetar dengan hebat kedua kakiku kurapatkan erat sekali mengapit batang penis John seolah olah aku hendak memeras kesenangan tetes demi tetes yang didapatkan oleh batang kejantanannya, kepalaku tertengadah ke atas dengan mulut tersingkap dan kedua tanganku memegang erat kasur dengan kuat sementara kedua otot-otot pahaku mengejang dengan hebat dan kedua mataku terbeliak dengan unsur putihnya yang kelihatan sedangkan otot-otot dalam kemaluanku terus berdenyut-denyut dan urusan ini pun menimbulkan perasaan nikmat yang spektakuler pada John sebab batang kemaluannya terasa dikempot kempot oleh lobang vaginaku yang menyebabkan sebentar lagi dia pun akan merasakan orgasme.


“..Aaaarghh.. Hesty your cunt is sooo tiiiight….! I’ve never crossed in my mind that your cunt so delicious..! aargh ..!” John mendengus dengus laksana kuda binal tubuhku dipeluk erat dari belakang, bibirnya menciumi tengkukku belakang telingaku dan tangannya meraih payudaraku, puting susuku yang telah mengeras dan gatal kemudian dipuntir puntirnya.. ooohhh sungguh luar biasaa..! kepalaku terasa pulang berputar putar, mendarat tiba John merintih keras.. mendarat tiba kurasakan semburan hebat dilorong vaginaku cairan hangat dan kental yang menyembur terbit dari batang kejantanannya, rasanya lebih hangat dan lebih kental dan tidak sedikit dari punya suamiku, air mani John serasa dipompakan, tak henti-hentinya ke dalam lobang vaginaku, rasanya langsung ke dalam rahimku tidak sedikit sekali.

Aku dapat menikmati semburan-semburan cairan kental hangat yang kuat, tak putus-putusnya dari penisnya memompakan benihnya ke dalam kandunganku terus menerus nyaris selama 1 menit, mengosongkan air maninya yang tersimpan lumayan lama, sebab selama ini dia tidak pernah bersetubuh dengan istrinya yang berada jauh di negaranya.



John terus mengurangi batang kemaluannya sampai-sampai clitorisku ikut tertekan dan urusan ini kian memberikan perasaan nikmat yang hebat, “..Aaaaaaarrrrggghhhh…!” tak kusangka, tubuhku bergetar lagi menikmati rangsangan dahsyat pulang menggulung sekujur tubuhku hingga akhirnya aku merasakan orgasme yang kedua dengan eranganku yang lumayan panjaaang, Tubuhku laksana layang layang putus ambruk dikasur.
Aku tertelungkup terengah engah, saldo sisa kesenangan masih berdenyut denyut di vaginaku merembet keseluruh tubuhku. John membaringkan dirinya disampingku sambil membelai punggungku dengan mesra. Seluruh tubuhku terasa tidak terdapat tenaga yang tersisa, enteng seenteng kapas pikiranku melayang jauh entah menyesali kejadian ini atau justru mensyukuri kejadian yang spektakuler ini. Akhirnya aku tertidur dengan nyenyaknya sebab letih.

Keesokan harinya aku terbangun dengan tubuh yang masih terasa lemas dan terasa tulang-tulangku seolah-olah lepas dari sendi-sendinya. Aku agak terkejut menyaksikan sesosok tubuh tidur nyenyak disampingku, pikiranku menerawang menilik kejadian tadi malam seraya menatap ke arah sosok tubuh tersebut, kupandangi tubuhnya yang telanjang kekar besar tampak bulu bulu halus kecoklat-coklatan menghias dadanya yang bidang kemudian bulu bulu itu turun kebawah semakin lebat dan memutari suatu benda yang tadi malam ‘menghajar’ vaginaku, benda tersebut masih tertidur namun ukurannya bukan main.., jauh lebih panjangdaripada penis suamiku yang telah tegang maksimum. Tiba mendarat darahku berdesir, vaginaku terasa berdenyut, “..Oh.. apa yang terjadi pada diriku..?”